Dear Friends, 
Jangan lakukan hal ini kalau tak ingin gagal ikut lomba!  Judulnya "ngeplak" banget ya (terutama buat yang nulis). LOL. Saking seringnya gagal ikutan lomba, akhirnya saya bikin deh tulisan ini. Bukan untuk menggurui sih,  hanya sekedar berbagi pengalaman saja. Ini juga sekaligus jadi pengingat, supaya besok-besok nggak gagal lagi kalau mau ikutan lomba.

Sebenarnya apa aja sih, yang biasanya menjadi penyebab kegagalan kita ikut lomba?

sumber : akuinginsukses
Lupa Deadline
Saya pernah gagal ikut lomba dan itu membuat saya nyesel setengah mati karena lupa deadline. Pas mau nulis ternyata udah lewat deadline lombanya. Huhu. Padahal lomba itu hadiahnya gede dan kece, diantaranya ada Iphone idaman saya. Tahu sendiri kan, harga iphone terbaru sekarang berapa? Kalau harus beli pake duit sendiri kayaknya harus nabung dulu beberapa tahun. Keburu ganti type dan mode lagi, kan. Nyesel banget, deh *kayak udah pasti menang aja. LOL.
Makanya sekarang saya tandai atau tulis gede-gede lomba yang akan saya ikuti, biar nggak lupa deadline.

Menunda-nunda Waktu untuk Menulis
Biasanya kalau ada lomba, saya selalu bookmark link nya. Cuma bookmark doang sih, haha. Waktu lomba yang biasanya panjang membuat saya terlena dan selalu menunda untuk mulai menulisnya.

"Besok aja ah, kan masih lama"
"Ah, deadline masih lama, ntar aja ah nulisnya"
"Masih ada waktu, besok aja lah nulisnya. Paling juga sejam dua jam jadi"

Iya, bisikan-bisikan setan itu yang membuat saya menunda-nunda untuk menulis. Akibatnya bisa ditebak lah. Pada hari H deadline lomba, saya kalang kabut. Nggak ada ide mau nulis apa, padahal waktu terus berjalan. Ditambah lagi timeline Facebook sudah penuh dengan postingan-postingan peserta lomba lain. Duuh, jadi makin stress dan nggak bisa konsen lagi, kan?

Menulis Tanpa Konsep
Kesalahan ini sering banget saya lakukan. Duduk di depan laptop, menatap nanar layar monitor tanpa mengetik satu kata pun. Menulis tanpa konsep, bagaikan berjalan di dalam kegelapan. Meraba-raba. Nggak ada bayangan sama sekali tentang apa yang akan ditulis. Yekan. Tahu-tahu waktu deadline tinggal 10 menit lagi. Akhirnya lewat deh, nggak jadi ikut lomba. Hadeuh. Makanya sekarang sebelum menulis, saya menentukan dulu konsep apa yang akan saya tulis. Jadi, waktu saya nggak akan habis karena bengong di depan laptop. 

Menganggap Enteng Tema Lomba
"Ah, temanya gampang banget. Santai aja, aku pasti bisa nulis dalam beberapa menit". Jujur, saya juga sering banget meremehkan sebuah tema lomba. Kesombongan saya justru membuat saya terlena. Ide-ide yang seharusnya muncul dan dituliskan mendadak hilang. Tema yang sebelumnya saya anggap enteng mendadak jadi susah untuk saya tuliskan. Kalau sudah begini, mau apa? 

Tidak Percaya Diri
Rasa tidak percaya diri ini biasanya muncul begitu mengetahui siapa rival kita dalam mengikuti lomba. Apalagi kalau melihat peserta lainnya adalah orang-orang yang langganan juara. Pokoknya begitu mendengar namanya sudah keder duluan. Baca postingan peserta lain yang bagus-bagus malah nyali kita makin mengkeret. Akhirnya, batal deh ikutan lomba. Padahal, belum tentu juga dia yang menang kan. Tipe juri kan beda-beda, siapa tahu tulisan kita menemukan takdirnya untuk menang. Yekan. *ngomong sambil ngaca, sis!

Mudah Terpengaruh Orang Lain
Kadang kita dengan mudahnya terpengaruh orang lain. Misalnya ada seseorang yang biasanya getol ikutan lomba, tiba-tiba nggak ikut lomba, eh kita ikut-ikutan. Karena ada yang nggak ikut, kita jadi batal ikut lomba, deh. Padahal lumayan tuh, kalo banyak yang nggak ikutan kan peluang kita untuk menang lebih besar.

Nah, beberapa hal itulah yang biasanya membuat saya gagal ikut lomba. Belajar dari pengalaman itu, saya nggak ingin teman-teman juga melakukan hal yang sama. Jadi, kalau nggak mau gagal ikut lomba, jangan lakukan hal-hal yang bisa membuat kalian gagal ikut lomba.