Dear Friends,
Ibu saya adalah seorang yang bertangan dingin dalam urusan dapur. Apapun yang dimasak Ibu pasti enak. Meski hanya berbahan biasa rasa masakan Ibu bisa menjadi luar biasa. Kemampuan Ibu dalam urusan memasak tak hanya diakui oleh keluarga saja, bahkan hampir semua orang yang pernah mencicipi masakannyapun mengakuinya. Beliau sering mencoba resep-resep masakan, baik itu makanan berat atau kudapan. Pernah suatu hari, saya mendapati makanan di meja. Saya belum pernah melihat makanan itu sebelumnya. Bentuknya lingkaran. Sepertinya terbuat dari tahu putih dan daun singkong kemudian digoreng menggunakan telur. Baru pertama kali saya melihat makanan seperti itu. Rasanya gurih, bahkan mulut saya tak henti mengunyah hingga tanpa terasa saya menghabiskan beberapa potong dalam sekejap. 

Kata Ibu nama makanan itu adalah rolade tahu. Biasanya rolade terbuat dari daging sapi atau ayam cincang berisi telur, tapi Ibu membuat rolade dengan bahan berbeda. Bahannya sederhana saja, hanya tahu putih, daun singkong rebus dan telur. Karena hampir semua penghuni rumah suka, Ibu jadi sering membuatnya. Biasanya untuk dijadikan lauk, tapi lebih sering di cemil sih.

Saya dan adik-adik sedikit mewarisi kemampuan Ibu dalam hal memasak. Tapi kata keluarga besar, hanya masakan saya yang rasanya mendekati dengan rasa masakan Ibu (adik-adikku ga boleh ada yang protes, yak). Tak heran, tiap ada acara kumpul keluarga biasanya saya mendapat jatah urusan dapur. 

Kalau sedang kangen Ibu, biasanya selain mengirim doa saya akan memasak masakan yang biasa beliau masak untuk kami. Seperti sore kemarin, tiba-tiba saja saya kangen rolade bikinan Ibu. Apalagi hujan yang turun sepanjang siang hingga sore membuat rasa rindu saya makin menggebu. Hujan memang selalu membuat rindu pada masakan Ibu, karena dulu Ibu selalu membuatkan kami cemilan hangat saat hujan. Sayangnya di kulkas tak ada tahu. Hanya ada telur dan Bakmi Mewah saja yang tersisa. Daun singkongnya tinggal ambil di kebun belakang rumah.

Hmm..baiklah, saatnya berkreasi. Tahu sebagai bahan utama saya ganti dengan Bakmi Mewah saja. Butuh beberapa tahap sih untuk membuatnya. Tapi, saya yakin nggak terlalu ribet, kok. 

Kreasi Rolade Bakmi Mewah 

Siapkan saja :

Bahan-bahan Rolade Bakmi Mewah
  • 1 bungkus Bakmi Mewah
  • daun singkong muda, secukupnya
  • 2 butir telur
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sdm garam (sesuaikan selera)
  • merica bubuk, secukupnya
  • daun pisang, untuk membungkus
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara membuat :
  1. Rebus Bakmi Mewah, kurang lebih 3 menit kemudian tiriskan. Sisihkan.
  2. Rebus daun singkong hingga empuk
  3. Kocok 1 butir telur, tambahkan bawang putih yang telah dihaluskan dan merica bubuk. Masukkan rebusan Bakmi Mewah, aduk hingga rata.
  4. Tata dua lembar daun pisang. Ambil Bakmi Mewah, letakkan di atas daun pisang, ratakan. Susun daun singkong di atas bakmi. Ulangi hingga bakmi dan daun singkong rebus habis. Terakhir tambahkan daging ayam dan jamur dari Bakmi Mewah, ratakan.
    Adonan Rolade siap digulung
  5. Gulung hingga adonan padat, seperti kalau kita membuat lontong. 
  6. Kukus hingga adonan rolade matang, sekitar 20 menit.
    Kukus Rolade hingga matang
  7. Setelah 20 menit, matikan api. Biarkan rolade dingin. 
  8. Potong-potong rolade sesuai selera. 
    Rolade siap digoreng
  9. Kocok telur untuk melapisi rolade yang akan di goreng, tambahkan sedikit garam.
  10. Masukkan rolade yang sudah dipotong ke dalam kocokan telur. Goreng hingga berwarna kecoklatan.
  11. Angkat, tiriskan. Sajikan hangat bersama saus sambal atau lalap cabai rawit.
Rolade Bakmi Mewah siap disantap
Ternyata hasil coba-coba membuat rolade dari Bakmi Mewah tidak sia-sia. Anak-anak dan suami suka, bahkan meminta saya untuk membuat rolade bakmi mewah lagi. Jadi, ceritanya mereka ketagihan, nih. Hehe.
Akhirnya kerinduan saya akan rolade bikinan Ibu bisa terobati juga. Bakmi Mewah ternyata tak hanya bisa dikreasikan menjadi masakan utama saja tetapi bisa juga menjadi kudapan ala resto nan lezat, loh. 

Tentang Bakmi Mewah

Acara launching Bakmi Mewah
Sebenarnya saya sudah cukup lama mengenal Bakmi Mewah. Hampir setahun yang lalu, saya berkesempatan menghadiri launching Bakmi Mewah yang diadakan di sebuah resto di Semarang. Sebuah kebanggaan tersendiri dong, karena saya menjadi salah satu blogger yang mencicipi Bakmi Mewah untuk pertama kali. Acara yang juga dihadiri oleh Hengky Kurniawan dan Gita Gutawa itu membawa kesan tersendiri buat saya. Bukan hanya terkesan karena bisa berfoto dengan artis ibukota, tetapi karena saya bisa mencicipi olahan bakmi instan tetapi tidak seperti mie instan.
 
Awalnya saya pikir Bakmi Mewah adalah mie instan biasa. Tapi setelah melihat kemasannya, ternyata Bakmi Mewah dibuat dari bahan pilihan. Pantesan teksturnya lebih kenyal, licin, tipis dan tidak mudah putus. Daging ayam dan jamur asli dengan bumbu yang pas untuk dinikmati kapanpun. Topingnya yang juicy membuat Bakmi Mewah seperti bakmi olahan resto. Rasa bakminya tidak seperti mie instan kebanyakan yang menyebabkan haus setelah menyantapnya. Cara membuatnya gampang dan tidak butuh waktu lama. Jadi, Bakmi Mewah bisa jadi pertolongan pertama pada kelaparan tuh. Hehe. 


Nah, kalau kalian sudah berkreasi apa nih dengan Bakmi Mewah?