teh-hijau

Dear Friends,

Sudah menjadi tradisi di keluarga saya setiap pagi dan sore, ngeteh bersama. Biasanya Ibu selalu membuatkan teh manis hangat buat kami sekeluarga. Teh bikinan Ibu memang istimewa. Tehnya memang merk biasa, tapi karena Ibu membuatnya dengan penuh cinta makanya tehnya terasa istimewa. 
Kebiasaan minum teh itu masih terbawa hingga saat ini. Setiap pagi dan sore, saya rutin membuatkan teh untuk keluarga saya. Suami yang dulu nggak pernah ngeteh, sekarang jadi ketagihan, deh. Cuma bedanya, kalau dulu Ibu membuatkan teh hitam dengan aroma melati, sekarang saya ganti jadi teh hijau. Sesekali aja saya minum teh hitam, pas lagi kangen sama Ibu. 

Kenapa saya pilih teh hijau?

Menurut sumber yang saya baca, kandungan dan manfaat teh hijau itu banyak loh. Terutama untuk kesehatan. Siapa sih yang nggak mau hidup sehat?

Teh hijau berasal dari daun tanaman Camellia sinensis yang diolah dengan metode pengukusan. Hal ini sangat baik karena kandungan katekin di dalam teh hijau tidak akan hilang. Teh hijau juga dinilai memiliki kandungan kafein yang jauh lebih rendah daripada kopi. Jadi kalau kita mengonsumsi teh hijau tidak perlu khawatir akan adanya efek tertentu. Selain itu di dalam teh hijau terkandung antioksidan penting, yaitu polifenol. Manfaat jenis antioksidan ini sangat vital bagi tubuh. 

Apa aja sih yang akan kita dapatkan kalau rutin mengonsumsi teh hijau?

1. Sistem Imun Meningkat

Teh hijau ini memiliki kandungan antioksidan berupa flavonoid dan polifenol yang bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Hal ini mencegah kita supaya nggak mudah sakit dan tubuh lebih kuat dalam menangkal serangan virus dan infeksi. Kandungan vitamin C yang terdapat pada teh hijau juga berperan penting, loh. Orang-orang yang mengalami sistem kekebalan tubuh yang lemah akan mudah jatuh sakit atau tertular virus. 

2. Terhindar dari Osteoporosis

Salah satupenyakit yang cukup ditakuti oleh orang-orang menjelang usia lanjut adalah osteoporosis atau pengeroposan tulang. Bayangkan bila kita terkena osteoporosis. Kita nggak akan bisa bergerak bebas karena sedikit saja bergerak, resikonya adalah cedera. Nah, teh hijau memiliki kandungan fluoride yang cukup banyak dan berfungsi untuk menjaga tingkat kepadatan tulang, sehingga membantu mencegah timbulnya masalah kerusakan tulang. Termasuk  menurunkan resiko penyakit osteoporosis.

3. Terhindar dari Penyakit Neurologis

Teh hijau mengandung polifenol yang bermanfaat untuk melindungi bagian organ otak yang berfungsi untuk mengatur kemampuan ingatan dan menyerap informasi. Minum teh hijau ini secara rutin untuk mencegah kerusakan sel di otak dan mencegah penyakit neurologis seperti parkinson dan alzheimer.

4. Kulit Kita Lebih Sehat

Sejumlah penelitian menemukan adanya manfaat teh hijau untuk kesehatan kulit. Kandungan antioksidan di dalamnya bermanfaat untuk kesehatan kulit. Minum teh hijau secara rutin membantu kita memiliki kulit yang lebih segar dan bercahaya. Senyawa antidioksidan berupa polifenol berfungsi mencegah penuaan dini. Nah, kalian yang ingin memiliki kulit yang indah, coba deh konsumsi teh hijau secara rutin ya. 

5. Terhindar dari Penyakit Kanker

Para ilmuwan di Penn State University, Amerika Serikat, menemukan bahwa senyawa yang terkandung di dalam teh hijau mampu menargetkan sel-sel abnormal. Epigallocatechin-3-gallate (EGCG), merupakan suatu senyawa yang ditemukan dalam teh hijau yang mampu membunuh sel-sel kanker mulut tanpa merusak sel normal. Senyawa polifenol dalam teh hijau juga membantu menargetkan sel mitokondria dan mengurangi kemampuan pelindung dari sel-sel kanker. Mitokondria adalah "powerhouses" atau bagian dari sel-sel yang bertanggung jawab untuk mengubah gula dan oksigen menjadi energi, yang diperlukan agar sel dapat berfungsi dengan semestinya. 

6. Kadar Kolesterol Turun

Teh hijau mengandung senyawa tanin yang berkhasiat untuk membantu mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh. Senyawa tanin ini bekerja untuk melawan kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Keberadaan LDL bisa mengakibatkan terjadinya penumpukan plak di arteri, yang akan menimbulkan masalah penyumbatan di arteri. Ini sangat berbahaya, loh.

Studi ilmiah menunjukkan bahwa kandungan zat katekin yang ada di dalam teh hijau bermanfaat untuk menghambat penyerapan kolesterol di dalam usus, sehingga dampak buruk dari mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol bisa diminimalisir. Nah, untuk menghindari masalah kolesterol tinggi, sebisa mungkin kita harus membatasi segala bentuk makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Kita juga disarankan secara rutin mengonsumsi teh hijau yang berkhasiat untuk menurunkan kolesterol. 

7. Berat Badan Turun

Siapa nih yang pengen punya berat badan ideal? *langsung ngacung. Saya sendiri termasuk perempuan yang memimpikan punya berat badan ideal. Makanya saya mulai rutin mengonsumsi teh hijau. Harapannya sih, bisa langsing seperti dulu lagi. Etapi alasan utamanya sih, lebih ke manfaat untuk kesehatannya. Kalau nantinya bisa langsing, saya anggap sebagai bonus. Hehe.

Teh hijau mengandung antioksidan berupa polifenol katekin berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu, manfaatnya dapat mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh dengan mengubah lemak menjadi kalori. Fungsi lainnya adalah mengoptimalkan proses detoksifikasi di dalam tubuh dan menekan nafsu makan yang berlebihan. Ini sangat penting untuk membantu menurunkan berat badan. 

Tuh kan, ternyata dampak dari mengonsumsi teh hijau secara rutin begitu dahsyat, loh. Kalian yang ingin terhindar dari beberapa penyakit tadi, coba deh mulai konsumsi teh hijau secara rutin.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, kan.