Dear friends, 
Sejak memutuskan berhenti mengajar bertahun lalu, saya selalu berupaya mencari cara untuk tetap berpenghasilan meski tinggal di rumah saja. Memang sih, ada suami yang memenuhi kebutuhan kami sekeluarga. Tapi tetap aja, sebagai seorang istri pasti ada keinginan untuk membantu suami mencari nafkah meski tak seberapa. 

Untuk menambah penghasilan dari rumah, sudah banyak yang saya lakukan, mulai dari menulis lalu mengirimkannya ke majalah dan tabloid, berjualan makanan, jualan mukena dan lain. Pokoknya yang bisa menghasilkan duit, saya lakukan. Sayangnya, sudah hampir dua tahun ini saya berhenti jualan mukena dan makanan karena terkendala modal. 

Tahun lalu, saat pandemi melanda hampir di seluruh dunia, hampir semua terdampak terutama di sektor perekonomiannya. Saya adalah salah satunya. Tetapi saya masih bersyukur suami karena tidak termasuk karyawan yang diPHK, meski mengalami pengurangan pada penghasilannya. Sebagai seorang istri, mau tak mau saya harus memutar otak agar kebutuhan keluarga kami tercukupi. 

Terbersit di benak saya untuk membantu suami agar bisa menambah penghasilan meski hanya di rumah saja. Pilihannya adalah dengan berjualan lagi. Lalu, saya mencoba menerima pesanan makanan lagi sedikit demi sedikit. Saya membuat beberapa macam makanan lalu saya jual secara online. Ya lumayan lah hasilnya. Meski capek tapi hasilnya bisa sedikit membantu mencukupi kebutuhan. 

Tahun ini saya ingin ada peningkatan, mengingat kebutuhan hidup semakin bertambah. Ingin sekali rasanya bisa berjualan secara online yang tidak butuh modal besar. Ya maklum saja, modal saya hanya ponsel dan kuota. 

Beruntung saya kemudian dikenalkan dengan ISC oleh seorang teman. Penasaran kan, apa itu ISC?

Sekilas tentang ISC 

ISC adalah singkatan dari PT. Indo Supply Chain yang merupakan sebuah perusahaan distributor produk kebutuhan dasar. ISC ini memasarkan kebutuhan dasar rumah tangga seperti beras, mie, kecap, sambal, garam bahkan cairan pencuci piring hingga produk kebutuhan dasar lainnya dengan sistem penjualan langsung dan didesain dengan merk Gotong Royong. 

beberapa contoh barang yang dijual di ISC

ISC dibangun berdasar kemitraan dan semangat kebersamaan serta gotong royong dalam memasarkan produk-produk lokal maupun produk hasil UKM. ISC juga bisa disebut sebagai bisnis tanpa modal karena kita tidak perlu menyetok barang. 

Kita sebagai mitra ISC berperan sebagai dropshipper yang hanya perlu melakukan order barang secara online dan nantinya barang dikirimkan langsung ke alamat konsumen. Menarik, bukan? 

 Apa Saja yang Dijual di ISC? 

Sebelum benar-benar memutuskan menjadi mitra ISC, saya terlebih dulu mencari tahu barang apa saja yang potensial untuk dijual. Yang utama tentunya barang yang menjadi kebutuhan dasar manusia yaitu beras. Ternyata untuk beras saja ada banyak banget jenisnya, diantaranya ada beras merah, putih, coklat, campuran merah dan putih, beras premium, beras oriental, pandanwangi dan beras ketan. 

Selain beras, ada banyak produk UKM yang dijual seperti gudeg dalam kaleng, aneka sambal, snack, madu, mie, kerupuk dan lain sebagainya. ISC juga menyediakan paket bundling yang bisa juga digunakan untuk membantu sesama. 

Paket bundling ini ada dua macam, yaitu paket bundling 1 dan paket bundling 2. Paket bundling 1 berisi Keripik Kaca, Keripik Pisang Coklat, Gula Aren Cair, Mie Kuah Rasa Bawang, Mie Goreng Rasa Bawang, Garam Beryodium, Makaroni Kriuk Balado Jeruk dan Coklat, dan Handsanitizer. Jika kita menjadi mitra, kita hanya perlu membayar dengan harga mitra sebesar 150 ribu rupiah saja. Sedangkan untuk harga konsumen 160ribu. Nah, mayan juga selisihnya, kan. 

paket bundling 1


Sedangkan paket bundling 2 berisi Beras Merah, Kerupuk Bawang 400gr, Bawang Goreng, Sambal Bawang, Tepung Bumbu, Mie Kuah , Mie Goreng, Garam 2 pcs, Bumbu Pecel, Kecap Manis Asin, dan Handsanitizer. Untuk paket bundling 2 ini, sebagai mitra ISC kita hanya membayar 300 ribu rupiah, sedangkan untuk harga konsumen 320 ribu rupiah. Harga-harga tersebut sudah termasuk PPN ya. 

paket bundling 2


Oh iya, seperti yang saya tulis tadi, kita bisa melakukan donasi melalui ISC loh. Beberapa waktu lalu ISC juga membantu korban bencana di Mamuju & Majene. 

Saya beritahu caranya berdonasi melalui ISC, ya. Caranya gampang banget, kok 
  • Buka website ISC, lalu buka menu pemesanan, lalu lakukan pembelian produk 
  • Kemudian ceklis kotak pada menu donasi saat melakukan konfirmasi pemesanan 
  • Lalu pilih nominal donasi yang diinginkan 
  • Klik pesan, akan muncul nominal pembayaran pesanan yang harus kita bayar. Nominal yang tertera di sana sudah termasuk nominal yang kita donasikan 
  • Langkah terakhir adalah lakukan pembayaran transaksi dengan batas waktu pembayaran 1×24 jam.
Gampang banget, kan? Sana donasi yang telah terkumpul di ISC disalurkan melalui Komunitas WeCare yang telah bekerjasama dengan ISC, dan diberikan kepada masyarakat membutuhkan bantuan. Melalui ISC kita bisa berdonasi sekaligus membantu UKM juga. 

 Apakah ISC hanya ada di Jakarta? 

Jangan salah ya. ISC tidak hanya berada di Jakarta saja tetapi sudah tersebar ke beberapa kota besar lainnya. PT Indo Supply Chain yang berdiri pada tahun 2017 ini berkantor pusat di MTH Square , Jakarta Timur. Saat ini ISC telah berkembang di berbagai kota besar seperti Bandung, Surabaya, Semarang dan Bali. 

 ISC Store sekarang ini sudah ada di Cibubur, Denpasar, Surabaya, Semarang dan Bandung sedangkan untuk Distribution Center ada di kota Tangerang Selatan dan Yogyakarta. ISC juga sudah hadir di aplikasi mobile yaitu ISCGlobe sejak tahun 2018. 

Hal ini tentu semakin mempermudah akses bagi para mitra dan konsumennya. Jadi makin semangat deh untuk mulai bermitra dengan ISC. 

 Kini impain saya untuk menambah penghasilan meski dari rumah saja. Masih bingung cari cara menambah penghasilan dari rumah? Jadi mitra ISC aja!!

Tulisan ini diikutsertakan pada Blogging Competition Indo Supply Chain bersama komunitas blogger Gandjel Rel