Friday, 19 July 2019

# Anyang-anyangan # Combiphar

Makin Aktif dan Percaya Diri bersama Prive Uri-cran


Dear friends,

Sebagai seorang freelancer yang juga content creator, membuat saya harus bekerja secara mobile. Harus datang ke event satu ke event lainnya, bahkan tak jarang harus ke luar kota. Tapi kalau sedang tidak ada event atau undangan yang harus didatangi, saya juga bekerja dari rumah, membuat konten untuk blog.

Baik kerja dibalik layar komputer maupun pada sat di lapangan kadang membuat saya menunda-nunda saat ada hasrat buang air kecil. kalau sedang di luar kota, permasalahannya adalah karena ketakutan saya akan toilet kotor. Padahal nggak semua toilet umum kotor. Jadi, biasanya saya menunda hasrat ingin pipis saya hingga tiba kembali ke hotel.

Kebiasaan saya menunda buang air kecil pun berlanjut hingga saya berada di rumah. Entah kenapa saya doyan sekali menahan pipis. Kaki rasanya berat banget kalau harus ke kamar mandi. Beberapa kali menunda BAK ternyata bisa berdampak buruk, loh. Saya jadi anyang-anyangan. Berkali-kali jadi sering kerasa pengen buang air kecil. Setelah sampai kamar mandi, eh ternyata yang keluar cuma dikit dan rasanya ngak tuntas. Ada rasa nyeri juga di bawah perut. Duuh, ternyata begini ya akibatnya suka menunda buang air kecil. Huhu..

Kata orang tua jaman dulu, biasanya sih kalau anyang-anyangan, jempol kaki dikaretin. Entah ide dari mana itu ngaretin jempol kaki pake karet. Apa hubungannya coba, jempol dikaretin bisa nyembuhin anyang-anyangan. Padahal kalo dibiarin, anyang-anyangan bisa jadi ISK (infeksi Saluran kemih) loh. Bahaya, kaan.

Ternyata sampai sekarang pun banyak orang yang belum tahu gimana caranya mengobati anyang-anyangan dengan benar. Untunglah, Combiphar berbaik hati mengadakan sharing mengenai bagaimana cara mencegah Infeksi Saluran Kemih bersama beberapa komunitas perempuan dalam acara Prive Uri-cran Women Community Solo. Kenapa hanya bersama komunitas perempuan? Karena perempuan lah yang paling rentang terjangkit ISK (Infeksi Saluran Kemih).

dokpri. Prive Uri-cran Women Community

Dalam dunia medis, anyang-anyangan berkaitan erat dengan gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK), yaitu sebuah kondisi dimana organ yang termasuk ke dalam sistem kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, mengalami infeksi.

Sebenernya, ISK ini dapat terjadi pada siapa saja. Akan tetapi, karena tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek yaitu sekitar 2,5 cm - 4 cm, sementara pria sekitar 15 - 20 cm. Jadi, wanita lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih. Bahkan 5 dari 10 wanita pernah mengalami ISK dan 2 diantaranya mengalami ISK berulang. Dan kalau ini dibiarin, ISK ini juga bisa berpotensi menjadi gagal ginjal.

Dokter Erwin yang menjadi narasumber di acara Prive Uri-cran Women Community Solo menyampaikan, bahwa infeksi saluran kemih adalah infeksi akibat terbentuknya koloni kuman di saluran kemih yang dicapai melalui cara hematogen dan ascending. Hematogen merupakan penyebaran mikroorganisme patogen yang masuk melalui darah yang terdapat kuman penyebab penyakit, sedangkan ascending keadaan dimana kuman masuk melalui jalur bawah.

Makanya kita harus benar-benar menjaga kebersihan diri kita, saat ada di luar rumah dan harus BAK di toilet umum kita harus pastikan bahwa keadaan toilet bersih, minimal kloset tempat kita buang air kecil kita guyur dulu dengan air mengalir. Jangan lupa untuk membasuh dari depan ke belakang ya, jangan terbalik. Dan sebisa mungkin kalau sudah merasa harus BAK jangan ditahan-tahan ya. Karena menahan BAK bisa jadi salah satu penyebab ISK.

ISK bisa dikenali dari beberapa gejala, seperti di bawah ini :

ISK bagian atas atau melalui darah

  • Demam tinggi
  • Hilang nafsu makan
  • Mual dan Muntah
  • Nyeri pada bagian pinggang (lokasi ginjal)
  • Dapat menderita ISK bagian bawah juga.

ISK bagian bawah

  • Nyeri saat BAK, rasa panas pada uretra saat BAK
  • BAK lebih sering sampai dimalam hari
  • BAK tidak tuntas
  • Nyeri pada bagian bawah
  • Demam ringan, tidak enak badan  

Infeksi Saluran Kemih juga bisa terjadi pada kehamilan. Asymptomatic bacteriuria adalah ISK tanpa gejala dimana ISK ini disebabkan oleh bakteri komensal yang apabila tidak diobati dapat menjadi Pyelonephritis (radang ginjal akibat infeksi bakteri). Urethritis akut/cystitis gejala yang dialami sama seperti gejala ISK bagian bawah. Pyelonephritis dengan gejala panas, demam, menggigil, malaise, nyeri pinggang.

Kalau gejala-gejala di atas tidak diobati, dikhawatirkan akan bertambah serius dan menjadi masalah bagi kehamilan dan menyebabkan komplikasi ISK pada kehamilan seperti kelahiran prematur, bayi dengan berat badan rendah (BBLR), preeklampsia, hipertensi, gagal ginjal bahkan kematian janin. Duuh, ngeri kaan.

Nah, terus gimana dong caranya biar terhindar dari ISK? Dan kalau sudah terlanjur mengalami ISK gimana cara mengatasinya?

Kita bisa melakukan pencegahan ISK dengan cara modifikasi perilaku, seperti di bawah ini :

  • Minum air putih 1,5-3 liter/hari.
  • Menjaga higienitas
  • Hindari menahan BAK
  • Bersihkan area kewanitaan dengan benar yaitu dari depan ke belakang. Jangan terbalik
  • Pemeriksaan urin secara rutin. Khususnya pada saat kehamilan disarankan untuk periksa sejak awal kehamilan secara berkala supaya jika ada keluhan atau bila terjadi ISK bisa segera ditangani.
  • Gunakan pakaian yang menyerap keringat, hal ini bertujuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri/jamur.

Selain modifikasi perilaku, kita juga bisa melakukan pencegahan dengan cara lain yaitu dengan mengonsumsi Cranberry. Cranberry telah lama diteliti dan digunakan di dunia untuk mencegah ISK karena cranberry kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih. Nah penggunaan cranberry sebagai alternatif non antibioti profilaksis, yang dapat mengurangi angka kejadian infeksi e-coli pada saluran kemih sebesar 36%, serta menurunkan 58% angka kejadian Infeksi Saluran Kemih berulang.

Sayangnya buah Cranberry hanya ada di luar negeri, kalopun ada di Indonesia harganya mahal sekali. KIta juga musti mengolahnya terlebih dulu untuk bisa dikonsumsi. Repot, kan. Nah, untungnya ada Combiphar yang memahami dan memberikan solusi praktis untuk mengonsumsi buah cranberry ini dengan menciptakan produk Prive Uri-Cran yang dibuat dari ekstrak buah cranberry untuk mencegah ISK dan ISK berulang. 

Ada 2 jenis produk yang disarankan yaitu Prive Uri-cran berbentuk kapsul dan juga Uri-Cran plus berbentuk serbuk. 



Prive Uri-cran plus ini rasanya seger banget, loh. Mengonsumsi uri-cran dapat membantu cegah anyang-anyangan dan ISK sehingga tidak perlu konsumsi antibiotik. Cara kerja antibiotik adalah dengan mematikan seluruh bakteri yang ada di dalam tubuh, bakteri baik maupun jahat. Padahal tubuh kita membutuhkan bakteri baik. Mengkonsumsi antibiotik juga tidak bagus untuk ibu hamil. Nah probiotik yang ada di dalam Prive Uri-cran Plus ini baik untuk tubuh, jadi Prive Uri-cran bisa dikonsumsi ibu hamil.

Prive Uri-Cran ini bisa dibeli di Watson, Guardian, Century, Apotek K-24, Viva Health, Kimia Farma, bisa juga ditemukan di Lazada dan apotek lain di daerah kalian. Kalau kalian mau tahu lebih banyak lagi tentang ISK dan produk Uri-Cran, kalian bisa loh kunjungi website resmi Uri-Cran di www.uricran.co.id  dan juga follow sosial medianya di @uricran.id.

Jangan sepelekan anyang-anyangan ya, friends! Kalo udah kerasa pengen BAK, segera tuntaskan. Jangan sampai ISK menghantui hidup kalian. Tetap sehat, semangat, serta aktif dan percaya diri bersama Prive Uri-cran, ya!


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup. Jangan lupa komentarnya yaaa.....
bundafinaufara.com

Follow Me @ikapuspita1