All about my life

Friday, 20 January 2017

Jangan Lakukan Hal Ini Kalau Tak Ingin Gagal Ikut Lomba!

Dear Friends, 
Jangan lakukan hal ini kalau tak ingin gagal ikut lomba!  Judulnya "ngeplak" banget ya (terutama buat yang nulis). LOL. Saking seringnya gagal ikutan lomba, akhirnya saya bikin deh tulisan ini. Bukan untuk menggurui sih,  hanya sekedar berbagi pengalaman saja. Ini juga sekaligus jadi pengingat, supaya besok-besok nggak gagal lagi kalau mau ikutan lomba.

Sebenarnya apa aja sih, yang biasanya menjadi penyebab kegagalan kita ikut lomba?

sumber : akuinginsukses
Lupa Deadline
Saya pernah gagal ikut lomba dan itu membuat saya nyesel setengah mati karena lupa deadline. Pas mau nulis ternyata udah lewat deadline lombanya. Huhu. Padahal lomba itu hadiahnya gede dan kece, diantaranya ada Iphone idaman saya. Tahu sendiri kan, harga iphone terbaru sekarang berapa? Kalau harus beli pake duit sendiri kayaknya harus nabung dulu beberapa tahun. Keburu ganti type dan mode lagi, kan. Nyesel banget, deh *kayak udah pasti menang aja. LOL.
Makanya sekarang saya tandai atau tulis gede-gede lomba yang akan saya ikuti, biar nggak lupa deadline.

Menunda-nunda Waktu untuk Menulis
Biasanya kalau ada lomba, saya selalu bookmark link nya. Cuma bookmark doang sih, haha. Waktu lomba yang biasanya panjang membuat saya terlena dan selalu menunda untuk mulai menulisnya.

"Besok aja ah, kan masih lama"
"Ah, deadline masih lama, ntar aja ah nulisnya"
"Masih ada waktu, besok aja lah nulisnya. Paling juga sejam dua jam jadi"

Iya, bisikan-bisikan setan itu yang membuat saya menunda-nunda untuk menulis. Akibatnya bisa ditebak lah. Pada hari H deadline lomba, saya kalang kabut. Nggak ada ide mau nulis apa, padahal waktu terus berjalan. Ditambah lagi timeline Facebook sudah penuh dengan postingan-postingan peserta lomba lain. Duuh, jadi makin stress dan nggak bisa konsen lagi, kan?

Menulis Tanpa Konsep
Kesalahan ini sering banget saya lakukan. Duduk di depan laptop, menatap nanar layar monitor tanpa mengetik satu kata pun. Menulis tanpa konsep, bagaikan berjalan di dalam kegelapan. Meraba-raba. Nggak ada bayangan sama sekali tentang apa yang akan ditulis. Yekan. Tahu-tahu waktu deadline tinggal 10 menit lagi. Akhirnya lewat deh, nggak jadi ikut lomba. Hadeuh. Makanya sekarang sebelum menulis, saya menentukan dulu konsep apa yang akan saya tulis. Jadi, waktu saya nggak akan habis karena bengong di depan laptop. 

Menganggap Enteng Tema Lomba
"Ah, temanya gampang banget. Santai aja, aku pasti bisa nulis dalam beberapa menit". Jujur, saya juga sering banget meremehkan sebuah tema lomba. Kesombongan saya justru membuat saya terlena. Ide-ide yang seharusnya muncul dan dituliskan mendadak hilang. Tema yang sebelumnya saya anggap enteng mendadak jadi susah untuk saya tuliskan. Kalau sudah begini, mau apa? 

Tidak Percaya Diri
Rasa tidak percaya diri ini biasanya muncul begitu mengetahui siapa rival kita dalam mengikuti lomba. Apalagi kalau melihat peserta lainnya adalah orang-orang yang langganan juara. Pokoknya begitu mendengar namanya sudah keder duluan. Baca postingan peserta lain yang bagus-bagus malah nyali kita makin mengkeret. Akhirnya, batal deh ikutan lomba. Padahal, belum tentu juga dia yang menang kan. Tipe juri kan beda-beda, siapa tahu tulisan kita menemukan takdirnya untuk menang. Yekan. *ngomong sambil ngaca, sis!

Mudah Terpengaruh Orang Lain
Kadang kita dengan mudahnya terpengaruh orang lain. Misalnya ada seseorang yang biasanya getol ikutan lomba, tiba-tiba nggak ikut lomba, eh kita ikut-ikutan. Karena ada yang nggak ikut, kita jadi batal ikut lomba, deh. Padahal lumayan tuh, kalo banyak yang nggak ikutan kan peluang kita untuk menang lebih besar.

Nah, beberapa hal itulah yang biasanya membuat saya gagal ikut lomba. Belajar dari pengalaman itu, saya nggak ingin teman-teman juga melakukan hal yang sama. Jadi, kalau nggak mau gagal ikut lomba, jangan lakukan hal-hal yang bisa membuat kalian gagal ikut lomba.




Thursday, 19 January 2017

Tips Memilih Broker Jual Beli Tanah Terbaik


Memilih broker jual beli tanah terbaik tentu menjadi keinginan setiap orang yang terjun ke bisnis jual beli tanah. Apalagi, saat ini banyak orang tidak ingin ambil pusing untuk mencari para calon konsumen properti mereka. Maklum saja, umumnya menjual tanah tidak semudah jual barang yang lain. Oleh karena itu wajar saja jalan termudah selalu ingin diambil, menggunakan broker salah satunya.

Menggunakan layanan broker atau agen properti yang profesional merupakan satu diantara langkah untuk memudahkan masalah Anda dalam menjual tanah. Jumlah agen properti dari yang profesional hingga baru mengawali usaha properti sekarang ini amat banyak. Anda harus cermat-cermat memilih tentunya. Salah-salah pilih mungkin saja Anda bakal mengalami kerugian serta penyesalan. Oleh karenanya selektif dalam pilih agen property mutlak dibutuhkan untuk mendapatkan harga tanah dijual yang terbaik.

Properti Lawyer Erwin Kallo, menjelaskan broker property seperti lazimnya broker atau penghubung yang lain yang menjembatani transaksi pada penjual dengan konsumen, mempunyai manfaat yang strategis dalam menjalani pekerjaannya.

Menurut dia broker property dituntut mempunyai pengetahuan serta keyakinan yang spesial mengingat objek transaksi yakni properti tidak cuma diliat dari sisi fisik propertinya semata seperti tanah serta bangunan namun ada segi lain yakni segi hukum yang tidak bisa diliat secara kasat mata.

Maka broker properti juga dituntut menguasai beberapa dasar hukum kepemilikan properti, supaya bisa menghindari kliennya dari persoalan hukum di kemudian hari. Oleh karena itu, ketika Anda memilih jasa broker, Anda pun ingin mendapatkan broker jual beli tanah terbaik. 

Simak beberapa tips memilih broker jual beli tanah terbaik ini, semoga bisa membantu :
·         Cermati Agen Properti yang Dituju
Anda harus cermati mutu agen properti, yang harus diperhitungkan salah satunya pengetahuan mendasar tentang property, hukum kepemilikan properti, kejujuran, mudah dihubungi, sering mengatasi proses transaksi jual beli dari proses pemasaran hingga AJB (akta jual beli) di notaris. 

·         Pilih Agen Properti Bersertifikat
Pastikan dulu agen yang Anda tentukan termasuk kualifikasi yang baik serta memiliki sertifikasi yang sesuai dengan prosedur serta undang-undang. 

·         Jaringan Property yang Luas
Miliki jaringan yang luas, bila pemilik ingin memasarkan property ke luar negeri, pastinya harus memilih agen property broker jual beli tanah yang memiliki jaringan nasional hingga internasional.

·         Reputasi Agen Broker
Ada kenyamanan dari seorang agen dengan memperlihatkan bukti prestasi penjualan property yang sudah dicapai serta jumlah transaksi yang pernah terjadi pada client yang bersangkutan, agar para client yang ingin menggunakan jasa agen broker property merasa percaya

·         Lokasi Tanah Dijual
Mengetahui daerah atau tempat properti jual beli tanah yang memiliki nilai yang baik, seperti beberapa sarana yang mungkin saja dibutuhkan baik untuk client atau agen Property tersebut

·         Update Informasi Property
Akan lebih baik jika agen broker property jual beli tanah ini memiliki akses informasi data listing yang senantiasa terbarukan. Sehingga dapat memberikan informasi terkini dan lengkap untuk para client yang menggunakan jasa broker dalam jual beli tanah.

·         Agen Property yang Resmi
Bagi Anda yang memang menggunakan jasa broker jual beli tanah, pastikan dulu agen property tersebut tercatat serta sudah berlisensi. Karena jika sudah tercatat akan lebih aman dalam memlakukan transaksi tanah dijual dan beli dari segi hukum.

Beberapa hal yang telah dijelaskan tadi dapat menjadi catatan bagi Anda untuk mendapatkan broker jual beli tanah terbaik. 



Rolade Bakmi Mewah, Pengobat Rindu Pada Ibu

Dear Friends,
Ibu saya adalah seorang yang bertangan dingin dalam urusan dapur. Apapun yang dimasak Ibu pasti enak. Meski hanya berbahan biasa rasa masakan Ibu bisa menjadi luar biasa. Kemampuan Ibu dalam urusan memasak tak hanya diakui oleh keluarga saja, bahkan hampir semua orang yang pernah mencicipi masakannyapun mengakuinya. Beliau sering mencoba resep-resep masakan, baik itu makanan berat atau kudapan. Pernah suatu hari, saya mendapati makanan di meja. Saya belum pernah melihat makanan itu sebelumnya. Bentuknya lingkaran. Sepertinya terbuat dari tahu putih dan daun singkong kemudian digoreng menggunakan telur. Baru pertama kali saya melihat makanan seperti itu. Rasanya gurih, bahkan mulut saya tak henti mengunyah hingga tanpa terasa saya menghabiskan beberapa potong dalam sekejap. 

Kata Ibu nama makanan itu adalah rolade tahu. Biasanya rolade terbuat dari daging sapi atau ayam cincang berisi telur, tapi Ibu membuat rolade dengan bahan berbeda. Bahannya sederhana saja, hanya tahu putih, daun singkong rebus dan telur. Karena hampir semua penghuni rumah suka, Ibu jadi sering membuatnya. Biasanya untuk dijadikan lauk, tapi lebih sering di cemil sih.

Saya dan adik-adik sedikit mewarisi kemampuan Ibu dalam hal memasak. Tapi kata keluarga besar, hanya masakan saya yang rasanya mendekati dengan rasa masakan Ibu (adik-adikku ga boleh ada yang protes, yak). Tak heran, tiap ada acara kumpul keluarga biasanya saya mendapat jatah urusan dapur. 

Kalau sedang kangen Ibu, biasanya selain mengirim doa saya akan memasak masakan yang biasa beliau masak untuk kami. Seperti sore kemarin, tiba-tiba saja saya kangen rolade bikinan Ibu. Apalagi hujan yang turun sepanjang siang hingga sore membuat rasa rindu saya makin menggebu. Hujan memang selalu membuat rindu pada masakan Ibu, karena dulu Ibu selalu membuatkan kami cemilan hangat saat hujan. Sayangnya di kulkas tak ada tahu. Hanya ada telur dan Bakmi Mewah saja yang tersisa. Daun singkongnya tinggal ambil di kebun belakang rumah.

Hmm..baiklah, saatnya berkreasi. Tahu sebagai bahan utama saya ganti dengan Bakmi Mewah saja. Butuh beberapa tahap sih untuk membuatnya. Tapi, saya yakin nggak terlalu ribet, kok. 

Kreasi Rolade Bakmi Mewah 

Siapkan saja :

Bahan-bahan Rolade Bakmi Mewah
  • 1 bungkus Bakmi Mewah
  • daun singkong muda, secukupnya
  • 2 butir telur
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sdm garam (sesuaikan selera)
  • merica bubuk, secukupnya
  • daun pisang, untuk membungkus
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara membuat :
  1. Rebus Bakmi Mewah, kurang lebih 3 menit kemudian tiriskan. Sisihkan.
  2. Rebus daun singkong hingga empuk
  3. Kocok 1 butir telur, tambahkan bawang putih yang telah dihaluskan dan merica bubuk. Masukkan rebusan Bakmi Mewah, aduk hingga rata.
  4. Tata dua lembar daun pisang. Ambil Bakmi Mewah, letakkan di atas daun pisang, ratakan. Susun daun singkong di atas bakmi. Ulangi hingga bakmi dan daun singkong rebus habis. Terakhir tambahkan daging ayam dan jamur dari Bakmi Mewah, ratakan.
    Adonan Rolade siap digulung
  5. Gulung hingga adonan padat, seperti kalau kita membuat lontong. 
  6. Kukus hingga adonan rolade matang, sekitar 20 menit.
    Kukus Rolade hingga matang
  7. Setelah 20 menit, matikan api. Biarkan rolade dingin. 
  8. Potong-potong rolade sesuai selera. 
    Rolade siap digoreng
  9. Kocok telur untuk melapisi rolade yang akan di goreng, tambahkan sedikit garam.
  10. Masukkan rolade yang sudah dipotong ke dalam kocokan telur. Goreng hingga berwarna kecoklatan.
  11. Angkat, tiriskan. Sajikan hangat bersama saus sambal atau lalap cabai rawit.
Rolade Bakmi Mewah siap disantap
Ternyata hasil coba-coba membuat rolade dari Bakmi Mewah tidak sia-sia. Anak-anak dan suami suka, bahkan meminta saya untuk membuat rolade bakmi mewah lagi. Jadi, ceritanya mereka ketagihan, nih. Hehe.
Akhirnya kerinduan saya akan rolade bikinan Ibu bisa terobati juga. Bakmi Mewah ternyata tak hanya bisa dikreasikan menjadi masakan utama saja tetapi bisa juga menjadi kudapan ala resto nan lezat, loh. 

Tentang Bakmi Mewah

Acara launching Bakmi Mewah
Sebenarnya saya sudah cukup lama mengenal Bakmi Mewah. Hampir setahun yang lalu, saya berkesempatan menghadiri launching Bakmi Mewah yang diadakan di sebuah resto di Semarang. Sebuah kebanggaan tersendiri dong, karena saya menjadi salah satu blogger yang mencicipi Bakmi Mewah untuk pertama kali. Acara yang juga dihadiri oleh Hengky Kurniawan dan Gita Gutawa itu membawa kesan tersendiri buat saya. Bukan hanya terkesan karena bisa berfoto dengan artis ibukota, tetapi karena saya bisa mencicipi olahan bakmi instan tetapi tidak seperti mie instan.
 
Awalnya saya pikir Bakmi Mewah adalah mie instan biasa. Tapi setelah melihat kemasannya, ternyata Bakmi Mewah dibuat dari bahan pilihan. Pantesan teksturnya lebih kenyal, licin, tipis dan tidak mudah putus. Daging ayam dan jamur asli dengan bumbu yang pas untuk dinikmati kapanpun. Topingnya yang juicy membuat Bakmi Mewah seperti bakmi olahan resto. Rasa bakminya tidak seperti mie instan kebanyakan yang menyebabkan haus setelah menyantapnya. Cara membuatnya gampang dan tidak butuh waktu lama. Jadi, Bakmi Mewah bisa jadi pertolongan pertama pada kelaparan tuh. Hehe. 


Nah, kalau kalian sudah berkreasi apa nih dengan Bakmi Mewah? 



Monday, 16 January 2017

Trip dan Menginap di Hotel Terbaik di Jogja

Dear Friends,
Biarpun jarak antara Jogja-Semarang dekat dan bisa ditempuh hanya dalam 2 hingga 3 jam, tetapi rasanya ngetrip selama beberapa hari di Jogja bakal menjadi trip yang asik juga. Sekali-kali, kita perlu merasakan pengalaman menginap di salah satu hotel terbaik di Jogja demi kesempurnaan acara piknik. Layanan yang ditawarkan oleh hotel-hotel terbaik ini pasti akan membuat trip kita jadi lebih menyenangkan. Nah, untuk memesan hotel terbaik di Jogja, salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah memesannya di Traveloka

Nah, daripada bingung mau ngetrip kemana selama semingguan ini di Jogja, berikut ada beberapa contoh jadwal perjalanan yang bisa dicoba, nih :

Hari Pertama
sumber : wikipedia
Kalau kita datang di akhir pekan, sebelumnya harus memesan penginapan terlebih dahulu supaya tidak kehabisan. Jika kita tiba pada Sabtu pagi menjelang siang, kita bisa langsung menuju kawasan wisata Malioboro. Kita pergunakan waktu untuk menyusuri lorong-lorong Malioboro sambil berbelanja peralatan khas Kota Jogja.

Selanjutnya, kita bisa langsung masuk ke Pasar Beringharjo. Eh ingat ya, pasar ini akan ditutup pada pukul 18.00 WIB, jadi kita harus benar-benar mengatur waktu supaya tidak terlambat. Di Pasar Beringharjo, ada banyak sekali benda yang dijual, terutama suvenir untuk pernikahan.

Sebelum pukul 15.00 WIB, kita masih bisa masuk ke kompleks Keraton dan menikmati berbagai karya seni yang ada di sana. Nah, malam harinya, kita bisa menikmati Taman Lampion di Monjali.

Hari Kedua

sumber : yukpiknik.com

Jika hari kedua kita di Jogja adalah Minggu, kita bisa beruntung. Ada sebuah wisata yang sangat populer di Jogja yang bisa kita datangi, yaitu Sunmor atau Sunday Morning. Sunmor ini adalah semacam pasar tumpah yang sangat banyak peminatnya. Ada berbagai macam benda yang dijual di pasar ini.

Sedikit agak siang, kita bisa berkunjung ke Taman Pintar melihat berbagai koleksi pengetahuan yang terdapat di sana. Pada malam hari, kita bisa nongkrong santai di Alun-alun Selatan sambil mengendarai sepeda roda tiga atau becak berlampu warna-warni.

Hari Ketiga

sumber : wisata Jogja
Kita mungkin sering mendengar bahwa Jogja juga terkenal dengan pantai-pantainya. Pantai yang paling populer adalah pantai-pantai di sepanjang Gunungkidul. Sayangnya, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk berkunjung ke sana. Kita bisa berangkat dari dari hotel pada pagi-pagi hari.

Baca juga : Liburan Impian ke Gili Trawangan 

Di lokasi, ada banyak pantai yang bisa dipilih. Sepulang dari pantai, kita bisa mampir sebentar ke Bukit Bintang. Bukit Bintang ini adalah sebuah lokasi wisata kekinian tempat para anak-anak muda nongkrong.

Di Bukit Bintang ini, kita bisa menikmati hangatnya jagung bakar sambil melihat lansekap kota Jogja yang indah di tengah suasana matahari terbenam. 

Hari Keempat
sumber : SeputarJogjakarta.com
Objek wisata selanjutnya yang tidak bisa dilewatkan adalah Kaliurang. Kita bisa memilih untuk mengganti penginapan karena di sana juga terdapat hotel terbaik di Jogja. Di daerah Kaliurang, kita bisa mengunjungi Taman Kaliurang atau hutan yang asri di lereng Gunung Merapi. Suasana yang sejuk dan menyenangkan akan membuat perjalanan  ke Kaliurang pun tidak akan sia-sia.

Hari Kelima
sumber : paket Wisata Jogja

Pada hari yang kelima, kita bisa berkunjung ke Waduk Sermo dan Kalibiru untuk menikmati pemandangan dari atas pohon. Kalibiru kini bisa dibilang sebagai salah satu destinasi wisata populer di Jogja.

Suasana di  daerah Kalibiru ini mirip dengan daerah Umbul Sidomukti yang berada di Kabupaten Semarang. Kayaknya seru banget menyaksikan waduk yang dikelilingi bukit-bukit nan hijau di kejauhan.

Baca juga : Menjelajah Wisata di Atas Awan

Hari Keenam

sumber : LiburMulu.com
Pada hari ini, kita bisa bersenang-senang sejenak. Kita  bisa mengunjungi Jogja Bay Waterpark. Di sana, kita pasti akan sangat bahagia bisa bermain sepuasnya dengan air. Setelah agak segar, kita bisa mengunjungi Up Side Down di Jl. Ringroad Utara.

Supaya trip kita makin asik, ada beberapa tips yang musti kita perhatikan.


Tips Berwisata Panjang di Jogja

Supaya kegiatan wisata di Jogja tetap menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu disediakan:

● Sewalah kendaraan pribadi, baik motor atau mobil. Pilihan ini bisa dipastikan lebih murah dan praktis dibandingkan jika naik transportasi umum.

● Pilihlah hotel terbaik di Jogja. Ini akan memudahkan kita untuk menikmati liburan tanpa susah payah menghafal jalan.

● Nikmati setiap momen dengan baik. Mungkin kita tidak bisa berwisata sepanjang waktu yang telah disusun ini. Oleh karena itu, menikmati momen yang tersedia adalah hal yang wajib. Jangan terlalu mengejar daftar yang harus dikunjungi, tetapi nikmatilah pencapaian kita.

● Persiapkan diri sebelum berangkat. Sesuaikan peralatan yang kita bawa dengan kondisi tempat wisata yang akan dikunjungi.

Berkunjung ke Jogja secara non-stop adalah hal yang berbeda. Ada banyak pilihan hotel terbaik di Jogja, jadi kita tidak perlu bingung lagi akan tinggal di mana.

ID Corners

ID Corners

KEB

BRID

Blogger Perempuan

Fun Blogging Community

IDFB

Blogger Muslimah

Gandjel Rel

IIDN

IIDN

Warung Blogger

Warung Blogger

KOPI

KOPI

Copyright © My Life on Words | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com