Thursday, 31 March 2016

Masa Kecil Penuh Warna

23:51:00 26 Comments
#Day 4 One Day One Post
Dear Friends, 
Kalau ditanya tentang masa kecil saya, sudah pasti saya jawab seru banget. Bisa dibilang saya kecil adalah anak yang super aktif. Main kesana kemari bersama beberapa teman laki-laki. Mandi di sungai, main ketapel, memanjat pohon, main layangan sudah menjadi makanan sehari-hari. Jangan ditanya berapa kali sehari pantat saya kena cubit atau telinga yang kena jewer akibat kelakuan saya. Sudah dilarang main dan mandi di sungai, tetap saja ngeyel. Diam-diam saat Ibu lengah saya menyelinap pergi ke sungai dimana teman-teman saya sudah menunggu. Dulu, sungai itu masih cukup lebar dan dalam. Makanya kami senang karena bisa melompat dari tebing dan menyelam hingga dasar sungainya. Biasanya setelah ketahuan mandi di sungai, Ibu akan memandikan saya menggunakan daun randu yang diremas dengan sabun. Badan saya dari ujung kepala sampai ujung kaki di gosok sampai licin. Dalam hati saya menggerutu, cara Ibu memandikan saya seperti memandikan kerbau. Haha..
Senangnya mandi di sungai
Teman sepermainan saya memang kebanyakan laki-laki. Sholat di masjid juga di tempat laki-laki. Bahkan sampai kelas 2 SD saya masih sholat pakai sarung lho. Haha. Mungkin orangtua saya dulu berharap kalau anak pertamanya laki-laki, maka baju-baju saya kebanyakan model baju anak laki-laki. Saya lebih suka pakai celana pendek dan kaos daripada rok. 
Kenakalan saya saat kecil membuahkan beberapa tanda yang membekas hingga sekarang di badan saya. Suatu hari saya sedang asyik membonceng tetangga yang bersepeda dengan menghadap ke belakang. Waktu itu tangan kanan saya memegang pisau dapur yang sering saya bawa ketika bermain. Karena menghadap ke belakang, saya tak menyadari kalau kaki saya tersangkut di pagar . Akibatnya saya terjatuh terjembab dengan pisau yang merobek bibir dan menancap di pipi kanan saya. Pisau itu menancap seperti lidi yang disematkan di bungkusan lontong. Ya..persis seperti itu. Akibatnya bibir dan pipi kanan saya mendapat 9 jahitan yang membekas hingga kini. Saya ingat dulu Ibu sampai takut karena pipi saya cacat. Mungkin takut karena saya perempuan. Ibu takut nggak ada laki-laki yang mau sama saya. Padahal ketakutan Ibu itu terlalu berlebihan. Nyatanya banyak juga kok, laki-laki yang suka pada saya *over pede.  LOL. 
Belum lagi jahitan di pipi kanan saya kering, saya sudah berulah lagi. Memanjat pohon melinjo sore-sore. Saya tidak tahu kalau pohon melinjo itu "getas" atau mudah patah ketika sore hari. Bisa ditebak, saya langsung jatuh dari pohon melinjo setinggi 3 meteran. Dahan yang saya pegang dan saya jadikan pijakan patah. Untunglah dibawah pohon melinjo ada tumbuhan teh-tehan yang cukup perdu. Tubuh kecil saya mendarat disana. Adik saya Jefrri waktu itu baru berumur 3 tahun hanya memandang saya yang meringis kesakitan. Herannya meskipun kesakitan karena jatuh, saya masih sempat membersihkan dahan-dahan yang patah karena takut dimarahi Mbah. Pohon melinjo yang saya panjat adalah milik Mbah (ibu dari Bapak). Rasa sakit itu makin menjadi ketika saya hendak mandi. Tangan kiri saya tidak bisa diangkat saat melepaskan baju. Kontan Ibu saya curiga, lalu mencecar saya dengan pertanyaan bertubi-tubi. Akhirnya saya mengaku kalau habis jatuh dari pohon. Herannya saya tidak menangis meskipun sakit sekali rasanya waktu itu. Malamnya saya dibawa ke tukang urut. Tangan kiri saya patah. Makanya tangan kiri saya agak bengkok sekarang. Sepulang dari tukang urut, Ibu menyuruh saya bercermin. 
"Kae ngoco! Jal, deloken. Pipimu diperban, tanganmu digendong. Siro kuwe cah lanang po cah wedok, kok polahmu ra ketulungan" .
Tuh liat, pipimu di perban, tanganmu digendong. Kamu itu anak laki-laki atau anak perempuan. Ulahmu kok nggak ketulungan".
Setelah peristiwa itu, kenakalan saya mulai berkurang. Saya mulai mau memakai rok, meski masih sering memakai celana. Masih memanjat pohon meski tak sesering dan setinggi dulu. Sampai sekarang kenangan itu masih melekat kuat di hati dan benak saya. Selamanya akan jadi kenangan yang penuh warna bagi saya.


Wednesday, 30 March 2016

Kumpul Keluarga Membawa Bahagia

23:19:00 35 Comments
#Day 3 One Day One Post

Dear Friends,
Saya terlahir dari keluarga besar (bukan badannya yang besar, loh), baik dari pihak Ibu maupun Bapak. Ibu adalah anak ke 2 dari 8 bersaudara, sedangkan Bapak anak bungsu dari 3 bersaudara. Saya sendiri adalah sulung dari 5 bersaudara. Adik saya yang kedua meninggal ketika masih kecil, jadi kami tinggal berempat. Saya , Jefrri, Arinta (blogger juga loh) dan si bungsu Elia (Opik). Saudara sepupu saya banyak dan tersebar dari Jawa Barat, Jawa Timur sampai ke Lombok. Meski tinggal berpencar tapi tiap Lebaran atau ada acara keluarga, semuanya selalu berkumpul di rumah Purworejo. Maklum lah rumah kami di Purworejo adalah rumah pusaka, rumah peninggalan Eyang kami. Meski tinggal berpencar tapi kami merasa selalu dekat karena komunikasi tak pernah putus. Kebetulan ada keluarga besar kami yang berinisiatif membuat grup BBM, jadi setiap hari bisa saling bertegur sapa entah itu hanya berkirim gambar masakan, berbagi resep, saling mendoakan ketika ada yang ulang tahun atau hanya sekedar mengobrol ringan.

Ini belum semuanya ngumpul, loh
Keluarga besar kami juga seolah ada ikatan batin yang kuat. Meski sepupu-sepupu jarang bertemu, tapi begitu berkumpul tak ada rasa canggung satu sama lain. Pun ketika kami saling berkunjung, dekapan dan rengkuhan hangat yang akan diberikan. Selalu saja ada keseruan setiap kami berkumpul bersama. Entah itu jalan-jalan ke tempat wisata atau hanya jalan-jalan di sekitar kampung. 
Yang paling seneng sih ketika kami semua berbagi oleh-oleh khas daerah masing-masing. Yang dari Madura biasanya membawa rengginang lorjuk, keripik singkong, kerupuk udang dan ikan kering. Yang dari Cirebon membawa terasi, kerupuk udang, sumpia dan kerupuk melarat. Yang dari Bogor membawa roti unyil dan lapis Sangkuriang yang tersohor itu. Saya sendiri kadang *kadang membawa tahu bakso atau moci wijen.

Jalan-jalan di sawah sekitar kampung, Lebaran tahun 2011
Pantai Glagah, Lebaran tahun 2010
Saya, Jeffri, Bapak, Arinta & Opik
Meski keluarga besar hanya bertemu setahun sekali, tapi keluarga inti saya berusaha meluangkan waktu untuk bertemu. Setelah saya menikah dan kemudian dua adik saya yang lain susul menyusul menikah, intensitas pertemuan kami mulai berkurang. Kadang bisa berbulan-bulan tak bertemu, karena kesibukan kami masing-masing. Tapi kalau sedang ada waktu saya dan adik-adik janjian untuk berkumpul di rumah Bapak di Purworejo. Seperti Minggu (27/03/16) kemarin, saya dan anak-anak memberi kejutan pada Bapak dan adik-adik. Kebetulan saat itu, 3 adik saya juga sedang pulang di rumah Bapak. Mereka tak ada yang tahu kalau saya, suami dan anak-anak akan datang. Jadilah hari itu penuh kejutan dan hati kami dipenuhi bunga-bunga bahagia.

Seru-seruan berempat
Sedih itu kemudian muncul ketika kami harus meninggalkan Bapak sendiri. Apalagi sejak Opik kuliah di Solo, Bapak benar-benar sendiri. Makanya untuk menghibur Bapak, kadang saya atau adik-adik bergantian menelpon Bapak setiap hari agar Bapak tak merasa sepi. Meski didera sepi saya yakin Bapak bahagia karena saya dan adik-adik selalu saling menyayangi dan menjaga. Jangan khawatir Pak, kami akan selalu saling menjaga dan menyayangi seperti pesanmu.



Tuesday, 29 March 2016

Manfaat TOGA Sebagai Alternatif Pengobatan Keluarga

23:00:00 31 Comments
#Day 2 One Day One Post

Dear Friends,
Setelah kemarin menulis dengan tema yang lumayan berat, hari ini tema one day one post sedikit lebih ringan. Pasalnya tema ini masih berhubungan dengan aktivitas keseharian kita yaitu manfaat toga sebagai apotik hidup di lingkungan keluarga. Teman-teman pasti sudah banyak yang tahu apa itu Toga, kan. Bukan toga yang biasanya dipakai untuk wisuda, lho. Toga yang ini adalah tanaman obat keluarga yang biasanya ditanam dengan memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah. Jenis tanaman yang dibudidayakan adalah jenis-jenis tanaman obat yang memenuhi beberapa kriteria. Tanaman itu sudah lazim dimanfaatkan sebagai obat di daerah pemukiman, dapat tumbuh di daerah pemukiman, dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain misalnya buah-buahan dan bumbu-bumbu masakan dan tanaman yang hampir punah. Tanaman yang biasanya ditanam sebagai toga adalah jahe, kunyit, kencur, daun sirih, daun dewa, daun binahong, ginseng, kumis kucing, beluntas, sambiloto, keji beling, pace dan banyak lagi jenisnya. 

Salah satu fungsi toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang meliputi upaya preventif (pencegahan), upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan) dan upaya kuratif (penyembuhan penyakit). Coba kalau setiap rumah memiliki toga dengan jenis yang berbeda-beda, pasti nggak akan bingung ketika ada yang membutuhkannya.

gambar dipinjam dari teruskan.com

Orangtua saya dua-duanya senang bercocok tanam. Kegemaran mereka itu terlihat dari lingkungan rumah kami yang asri karena banyak tanaman yang menghiasi. Kebetulan halaman rumah kami di kampung cukup luas, jadi tanaman yang ada juga beragam. Di pinggir-pinggir halaman, ditanami pohon buah-buahan. Ada  rambutan (pohon paling banyak), pohon mangga, pohon nangka, jambu air, jambu biji hingga duwet. Tidak hanya pohon buah-buahan, di belakang rumah Bapak dan Ibu menanam empon-empon (bumbu dapur) yang juga bisa dimanfaatkan sebagai obat. Ada jahe, kunyit, kencur, kunci, lengkuas dan serai. Disebelah tanaman-tanaman itu tumbuh juga tanaman ginseng yang kadang dijadikan lalapan Bapak. Lalu ada lagi pohon rosella yang tumbuh bersebelahan dengan pohon cabai tepat di depan jendela dapur. 

Setelah Ibu tiada, Bapak yang merawat tanaman-tanaman itu. Dan kami, anak-anaknya yang menikmati hasilnya. Setiap berkumpul pasti deh ada acara masak besar yang membutuhkan banyak bumbu dapur. Tak perlu membeli, tinggal ambil di belakang rumah. Begitupun kalau ada diantara kami yang sakit, entah itu flu atau batuk, tinggal ambil saja kencur atau jahe untuk meredakannya. Saya dan keluarga memang lebih memilih untuk menggunakan obat tradisional ketimbang obat-obatan kimia. Lebih dekat, lebih terjangkau dan pastinya juga aman dikonsumsi siapapun. 

Bagi yang tidak memiliki lahan atau pekarangan untuk menanam toga, gunakan saja pot-pot atau polibag untuk menanamnya. Yakin deh, suatu saat toga yang kita tanam pasti ada manfaatnya.

 
 

Pengumuman BundaFinAufara 1st Giveaway

00:10:00 50 Comments
Dear Friends, 
Duh-duh...sebelumnya saya minta maaf pada teman-teman yang sudah ikutan Giveaway pertama blog bundafinaufara.com ini karena pengumuman yang mundur dari jadwal. Habis, gimana ya...tulisan teman-teman bikin bingung jurinya (jurinya nggak mau disebutin namanya) karena semuanya bagus-bagus banget. Pengennya sih, dikasih hadiah semua biar adil ya. Hehe...
Tapi, yang namanya lomba tentu harus ada dong pemenangnya. Ada 6 orang pemenang yang akan mendapatkan beberapa hadiah yang pernah saya posting sebelumnya. Dan ada 5 pemenang hiburan yang masing-masing akan mendapatkan pulsa sebesar @ 20ribu.
Sebelumnya saya tuliskan nama-nama peserta yang sudah mendaftar di postingan pengumuman Giveaway ya. Yang tidak mendaftar di komenan postingan, terpaksa saya diskualifikasi karena tidak memenuhi persyaratan.

Daftar peserta BundaFinAufaRa 1st GiveAway  :
1.  Ismawati
     https://blognyaismawati.wordpress.com/2016/03/01/sepenggal-kisah-tentang-diriku/
2.  Anjar Sundari
     http://waktuberhargabersama.blogspot.co.id/2016/03/rangkuman-perjalanan-empat-dasawarsa.html
3.  Mei Riani
     http://sasilimo.blogspot.com/2016/03/kisah-klasik-masa-lalu.html
4.  Astin Astanti
     http://www.astinastanti.com/2016/03/biografi-singkat-anak-cilacap-yang.html  
5.  Rosyida Bangun
     http://rosyidabangun.blogspot.co.id/2016/03/menyusuri-jejak-jejak-hikmah-dalam.html 
6.  Rifki Jampang
     https://jampang.wordpress.com/2016/03/06/all-about-rifki/ 
7.  Ade Delina Putri
     http://www.sohibunnisa.com/2016/03/ade-delina-putri-dan-sejarah-singkatnya.html 
8.  Gustyanita Pratiwi
     http://gembulnita.blogspot.co.id/2016/03/transformasi-si-anak-cemen.html 
9.  Marita Surya Ningtyas
     http://maritaningtyas.blogspot.co.id/2016/03/welcome-march.html
     http://maritaningtyas.blogspot.co.id/2016/03/welcome-march-secuil-kisah-tentang.html
10.  Ihwan Hariyanto
       http://ihwanhariyanto.blogspot.co.id/2016/03/sejarah-hidup-pria-biru.html 
11.  Inda Chakim
       http://www.indachakim.com/2016/03/sejarah-hidup-dalam-menemukan-arti.html
12.  Susanti Dewi

       http://www.santidewi.com/2016/03/secuil-sejarah-hidup-yang-biasa-saja.html
13.  Slamet Parmanto

       https://parmantos.wordpress.com/2016/03/08/aku-dan-sejarah-kota-persinggahan/
14.  Yuni Marliasari
       http://justtama.blogspot.co.id/2016/03/sekelumit-kisah-hidupku-yang-putih-abu.html
15.  Rindang Yuliani
       http://bintangpamungkas.blogspot.co.id/2016/03/this-is-me-rindang.html
16.  Intan Novriza Kamalasari
       http://www.inokari.com/2016/03/inokari-dan-sejarah-diri.html
17.  Hastira Soekardi
       http://mamahtira.blogspot.co.id/2016/03/metamorfosis-hidup.html  
18.  Kanianingsih
       http://www.petualanganzara.com/2016/03/perjalanan-hidup-seorang-perempuan.html
19.  Irawati Hamid
       http://www.irawatihamid.com/2016/03/sejarah-singkat-kehidupan-irawati-hamid.html  
20.  Witri Prasetyo Aji
       http://witricom.blogspot.co.id/2016/03/di-balik-seorang-witri-prasetyo-aji.html 
21.  Kharisma Rosalina
       http://nuniekkr.blogspot.com/2016/03/si-puteri-cikal-yang-suka-berkhayal.html
22.  Diah Kusumastuti
       http://www.dekamuslim.com/2016/03/sepenggal-kisahku-introvert-dan-merasa.html
23.  Avicena Zen
       http://faziazen.blogspot.co.id/2016/03/tulisanmu-tidak-logis.html
24.  Reni Dwi Astuti
       http://kaylakita.blogspot.co.id/2016/03/the-story-of-me.html  
25.  Dwi Aprilytanti Handayani
       http://braveandbehave.blogspot.co.id/2016/03/my-life-story-mother-is-transformer.html
26.  Yanti Mariyana
       http://yantimariyana.blogspot.co.id/2016/03/wanita-gagah-gigih-dan-berakal.html
27.  Annisa Nurjannah
       http://junijanuari.blogspot.co.id/2016/03/lika-liku-perjalanan-hidupku.html
28.  Annisa Ae
       http://www.anisae.com/2016/03/tentang-saya-dan-luka.html
29.  Yulia Octaviana Wibisono
       http://yuliaoctavianawibisono.blogspot.co.id/2016/03/assalamuallaikum.html
30.  Nurul Hikmah Al-Ghazel
       http://roelalghazel.blogspot.co.id/2016/03/rantau-menempaku-menjadi-pribadi.html
31.  Ngainun Naim
       http://spirit-literasi.blogspot.co.id/2016/03/hidup-dan-ketidakterdugaan.html.
32.  Gilang Maulani
       http://giegilangmaulani.blogspot.co.id/2016/03/sekilas-tentang-gilang-maulani.html
33.  Ummi Nadliroh
       http://umminadliroh.blogspot.co.id/2016/03/jalinan-sejarah-hidupku.html
34.  Dewar Alhafiz/ Roni Ramlan
       http://dewaralhafiz.blogspot.co.id/cerita-di-putih-abu-abu
35.  Rotun DF
       http://nyakrotun.com/2016/03/17/story-of-my-life-rotun-si-anak-dusun/
36.  Fafa Az Zahra
       http://fatimah-azz.blogspot.co.id/
37.  Inna Riana
       http://www.innariana.com/2016/03/bidadari-dari-bulan.html
38.  Ade Anita
       http://www.adeanita.com/2016/03/jangan-panggil-aku-anita.html
39.  Hidayah Sulistyowati
       http://www.hidayah-art.com/2016/03/cerita-kehidupan-yang-tak-pernah.html
40.  Arina Mabruroh
       http://www.arinamabruroh.com/2016/03/metamorfoself-sekelumit-kisah-si-ulat.html
41.  Jiah Al Jafara
       http://www.jiah.my.id/2016/03/hei-siapa-dirimu.html
42.  Rahmi Aziza
       http://www.rahmiaziza.com/2016/03/lima-hal-yang-tak-terlupakan-tentang-saya.html
43.  Napitupulu Rodame
       http://rodame.com/ini-sejarah-hidup-tentang-saya/
44.  Dessy Natalia
       http://www.ibujerapah.com/2016/03/kata-om-wiki-sejarah-adalah-ilmu.html
45.  She  Ieka
       http://anakbawangimut.blogspot.co.id/2016/03/cerita-hidup-saya.html
46.  Widi Utami
       http://www.widut.co/2016/03/mengenang-jejak-kehidupan.html
47.  Fafa Fathurrohma
       http://www.fafafathurrohma.blogspot.co.id/2016/03/aku-dan-kehidupanku
48. Hadiani Rahmi
      https://hadianirahmi.wordpress.com/2016/03/17/my-wonderful-life/
  
Fiuuh...tuuh banyak kan pesertanya. Sampe bingung deh jurinya menilai. Nah, setelah beberapa kali membaca, melihat, mencerna, menelaah, meneliti (kali ada yang typo tulisannya) maka dengan ini juri (bukan saya lho jurinya) memutuskan bahwa :

Juara 1 
Marita Surya Ningtyas
Hadiah :  Modem Smartfren,  Paket Buku 101 Travel Writing + 12 Wisata Pusaka Budaya Nusantara

Juara 2
Rotun DF
Jam tangan + jam meja Hello Kitty, Paket Buku 101 Travel Writing + 12 Wisata Pusaka Nusantara

 Juara 3
Rifki Jampang
Paket kosmetik Wardah, 1 buah tas, Paket Buku 101 Travel Writing + 12 Wisata Pusaka Nusantara

 Juara 4
Ihwan Hariyanto
1 buah tas, 1 buah Avisa Hijab, 1 Buku Tasaro, 1 buku Jelajah Ujung Barat Indonesia Banda Aceh, 
1 buah gantungan kunci

Juara 5
Gustyanita Pratiwi
1 buah Avisa Hijab, 1 Buku Tasaro, 1 Buku Blogger Walking, 1 Buku Blogger Bicara Parenting, 
1 buah gantungan kunci

Juara 6
 Arina Mabruroh
3 Bungkus Cilok Pingpong, 1 buku The Kolor of My Life, 1 Buku Blogger Flamboyan

Pemenang Hiburan Pulsa @ 20ribu
Ismawati
Anjar Sundari
Hidayah Sulistyowati
Rahmi Aziza
Napitupulu Rodame
 


Selamat bagi semua pemenang ya. Semoga nggak kapok ikutan lomba saya lagi ya. Bagi para pemenang, silahkan menghubungi saya via inbox untuk pengiriman hadiah. Bagi pemenang yang tidak menghubungi saya dalam waktu 1 minggu, hadiah akan saya berikan pada peserta lain. Nggak mau dong, hadiahnya saya kasihkan ke yang lain? Hehe..

  

Monday, 28 March 2016

MEA, Siapkah Kita Menghadapinya?

22:17:00 20 Comments
#Day 1 One Day One Post
Dear Friends,
Bismillah. Hari pertama one day one post yang digelar di grup Fun Blogging menantang kita dengan tema yang menurut saya cukup serius. Apalagi buat saya nih, tantangan banget karena biasanya hanya menulis tema yang ringan dan biasa-biasa saja. Tapi, bukankah sebagai blogger kita juga harus bisa menaklukkan tantangan apapun? 
The first theme of one day one post is about MEA *sok-sokan pake bahasa Inggris. *LOL.
Tahu dong, apa itu MEA? Kebangetan deh kalau nggak tahu. MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi Asean. Itu mah, sudah banyak yang tahu. 

Yang sering saya dengar maupun baca, MEA adalah sebuah agenda integrasi ekonomi negara-negara ASEAN yang bertujuan menghilangkan atau meminimalisasi hambatan-hambatan di dalam melakukan kegiatan ekonomi lintas kawasan, misalnya dalam perdagangan barang, jasa ataupun investasi. Ini dilakukan supaya kita bisa menyaingi negara Cina dan India untuk menarik para investor asing. Kalau banyak yang melakukan investasi, otomatis lapangan kerja banyak tercipta dan masyarakat kita juga bisa sejahtera. Ya, kan?

gambar dipinjam dari restorasinews.co.id
Sejak dicanangkannya MEA pada tahun 2015 lalu, kegiatan ekonomi di negara kita sudah mulai bergeliat. Para investor asing pun sudah mulai melirik Indonesia lagi. MEA sebenarnya adalah babak awal negara kita untuk mengembangkan berbagai kualitas perekonomian di kawasan Asia Tenggara dalam perkembangan pasar bebas. Bagai dua sisi mata uang, di satu sisi hal ini bisa jadi kesempatan bagi negara kita untuk menunjukkan kualitas dan kuantitas produk pada negara-negara lain dengan terbuka, namun di sisi lain bisa menjadi boomerang kalau negara kita tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Pemerintah juga mulai memberi perhatian nih buat para pelaku UKM supaya bisa ikut bersaing di pasar bebas. Macem-macem lah bentuknya. Mulai dari bantuan modal dengan kredit lunak, membuat event dimana para pelaku UKM bisa berkumpul dan sebagainya.

Persiapan menghadapi MEA tidak melulu tugas pemerintah lho. Kita sebagai warga masyarakat diharapkan turut andil didalamnya.  Dunia yang saya geluti saat ini berkaitan erat dengan persaingan ketat. Semakin banyak peluang dan kesempatan yang ada, semakin banyak pula pesaingnya. Yah, blogger juga termasuk masyarakat yang mau tidak mau, suka tidak suka berhubungan dengan kondisi ini. Untuk itulah kita harus mulai mengupgrade diri. Caranya adalah dengan meningkatkan kualitas diri dan kreatif agar kita mampu bersaing dengan yang lain. Biasakan juga untuk disiplin, memperluas networking, memperbaiki sikap dan perilaku serta terus menambah pengetahuan kita akan berbagai hal. Saya juga sedang berjuang keras untuk itu. Saya nggak mau dong, tergeser oleh para pesaing yang juga selalu mengupgrade diri mereka. Yang jelas, saya tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

Ibu rumah tangga juga bisa ikut andil menghadapi MEA. Jangan hanya mau berdiam diri di rumah tanpa melakukan sesuatu. Setidaknya kita bisa menambah pengetahuan dengan membaca, bersosialisasi atau berwirausaha. Dengan menambah pengetahuan, ketika anak-anak bertanya tentang pelajaran sekolah mereka setidaknya kita bisa membantu menjawab. Kalau bisa mengajari anak-anak di rumah kan lumayan, anak-anak nggak perlu les lagi. Hemat kan? *ketularan mak Irits. Kita bisa menyiapkan anak-anak kita supaya siap juga menghadapi MEA. Karena anak-anak kita akan menghadapi persaingan yang luar biasa di luar sana. Upgrade kemampuan diri supaya bisa mengupgrade kemampuan orang lain.

Jadi, sudah siap menghadapi MEA?



Saturday, 26 March 2016

Tampil Cantik dengan Aplikasi Outer sebagai Luaran Busana Muslim

19:31:00 25 Comments
Yabi Lavender by Mel Ahyar
Dear Friends,
Desain busana muslim kini hadir dengan model beragam dan unik. Makanya banyak aplikasi yang ditambahkan saat menggunakan busana muslim, seperti model outer atau baju muslim luaran. Bagi wanita muslim, mengaplikasikan gamis atau dress mereka dengan outer dapat menjadi kreativitas tersendiri. Dengan begitu mereka dapat tampil tidak monoton dengan model gamis dan dress yang itu-itu saja. Kini makin banyak butik, toko atau onlineshop yang bekerjasama dengan berbagai brand kenamaan seperti Happa dengan desainer Mel Ahyar yang menyediakan banyak pilihan outer cantik yang bisa dikenakan dengan gamis atau busana muslim kita.

Selain diaplikasikan dengan gamis dan dress, outer juga bisa dipadupadankan dengan busana muslim lain seperti kemeja dan atasan biasa. Misalnya ketika kita memakai rok maksi dengan atasan kemeja polos atau t-shirt lengan panjang yang dimasukkan ke dalam rok bisa ditambah dengan pemakaian outer bermotif dan hijab polos. Pemakaian busana semacam itu tentu harus dengan warna yang serasi dan warna yang tidak bertabrakan. Kita bisa memakai busana dengan model seperti ini saat kuliah atau sedang jalan-jalan.

Dengan tampilan outer yang memiliki paduan cantik seperti outer Yabi Lavender dari brand Happa yang kini sudah tersedia di hijup tentu akan membuat penampilan kita jadi berbeda dari sebelumnya. Selain itu kita akan terlihat lebih cantik dan modis sesuai dengan tren busana muslimah masa kini namun tetap syar'i. Pilihlah outer yang menggunakan bahan berkualitas yang nyaman dan elegan saat dipakai. Bahan outer yang berkualitas tentu akan memberikan kesan tersendiri pada busana tersebut dan tentu saja bagi pemakainya. Hijup.com adalah salah satu butik yang selalu memperhatikan semua itu. Jangan takut untuk berkreasi dan melakukan modifikasi dalam berbusana muslim, asal tetap sesuai dengan syari'at dan aturan fashion. Dengan begitu, pengetahuan kita dalam berbusana akan bertambah.


Menjadi Womanpreneur Melalui Training

14:06:00 6 Comments
Dear Friends,
Makin hari makin  bertambah saja wanita yang menggeluti bisnis. Tapi sayangnya banyak yang belum mengerti benar bagaimana cara berbisnis dengan baik. Banyak yang hanya memikirkan keuntungan semata tanpa berpikir bahwa menjadi pelaku usaha tidak hanya untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Indari Mastuti, CEO salah satu bisnis di bidang penulisan dan training meyakininya. Wanita yang menjadi juara 2 Wirausaha Muda Mandiri 2012 ini membangun Indscript Creative pada tahun 2007. Sudah banyak makan asam garam dalam berbisnis hingga nyaris bangkrut, ibu dari dua anak ini ingin berbagi pengalamannya dalam berbisnis.


Lini bisnis Indari Mastuti yang kini tengah menggeliat adalah Indscript Creative Training. Bisnis ini dibuat sebagai pusat pelatihan para pebisnis perempuan baik yang sudah memiliki usaha, yang usahanya sedang terpuruk ataupun perempuan yang ingin membuat usaha. Di pelatihan bisnis tersebut, para peserta akan mendapat ilmu dan bimbingan untuk action.
"Tahukah anda jika bahwa satu-satunya yang akan menyelamatkan anda dari semakin sulitnya kondisi saat ini adalah dengan meningkatkan skill. Bukan lagi soal modal uang. Bukan lagi soal barang bagus untuk dijual. Bukan lagi tempat usaha yang strategis. Karena uang, barang yang bagus, lokasi usaha yang strategis tidak akan mampu membuat anda memenngkan persaingan yang sengit dan iklim yang buruk. Anda hanya akan bisa bertahan, berkembang dan melesat hanya dengan ilmu. Jadi perbesar belanja ilmu anda," tutur wanita berhijab ini. Awal Februai 2016 lalu, Indscript meluncurkan inovasi baru yaitu paket training serba 100 ribu. Anda bisa memilih 16 tema paket training hanya dengan investasi 100 ribu rupiah per training. Paket Training Bisnis (baca: Disclosure) tersebut antara lain :
  1. Memulai Bisnis dari Nol
  2. Get 100 Reseller
  3. Status Jadi Duit
  4. Satu Kali Status Langsung Closing
  5. Memprospek Langsung Langsung Deal
  6. Copywriting for Direct Selling
  7. Complain Langsung Closing
  8. Sales Plan
  9. Busy Nggak Bikin Keki (tentang manajemen waktu)
  10. Omzet Puluhan Juta per Bulan Bagaimana
  11. Cepat Balik Modal
  12. BC Langsung Closing
  13. Time Management IRT
  14. 7 Kesalahan Dalam Mengelola Keuangan
  15. Berani Jualan Online
  16. 1 Bulan Naik Omzet
Hingga awal Maret 2016 saja sudah ada lebih dari 100 orang yang siap mengikuti trainingnya. Trus, apa saja sih  materi training bisnis yang akan diberikan pada peserta training?
Misalnya nih, untuk training Memprospek Langsung Deal, anda akan mendapatkan rahasia bagaimana cara berkomunikasi yang berakhir pada pembelian. Selain itu, bagaimana mencari tahu sisi percakapan terbaik untuk menawarkan produk, membuat konsumen bertransaksi dengan senang hati hingga meningkatkan omzet.
Training Status Menjadi Duit , anda akan mempelajari tentang cara membangun brand di media sosial, menemukan brand yang paling tepat di media sosial, me-rebrand diri di media sosial dan cara tepat menemukan pasar yang tepat.
Training Status Langsung Closing, anda akan mendapatkan materi bagaimana cara menjadi penjual yang nggak membosankan, bagaimana agar orang senang berkomunikasi dengan kita, merasa betah dan nyaman hingga terus menerus order barang atau jasa kita. Anda juga akan diberikan materi seputar copywriting untuk story telling, membuat iklan dengan mudah, membuka komunikasi tanpa menyebalkan calon konsume, membuat orang terpikat dan langsung beli sampai mencari benefit produk yang berbeda.
Berminat mengikuti training Omzet Puluhan Juta per Bulan, Bagaimana? Kalau iya, siap-siap saja. Anda akan menerima bocoran teknik membreakdown omzet bulanan menjadi omzet harian, teknik mengejar omzet, teknik menjual lebih cepat, serta teknik memaintenance pelanggan.
Nah, kalau ingin mengikuti training Cepat Balik Modal, anda akan mendapatkan materi dan tips praktis mengenai apa itu modal sebenarnya, bagaimana menghitung BEP, mengejar omzet hingga cara inventarisasi aset.

Konsep pelatihan training bisnis ini adalah menggunakan voice training via whatsapp. Pelatihan di setiap kelas training adalah 2 jam dengan komposisi 10% teori dan 90% praktik. Setelah mengikuti training, diharapkan seluruh peserta langsung action, mempraktikkan semua ilmu yang telah didapat selama training. Akan ada pendampingan selama 2 minggu dan diskusi terbuka dengan Indari Mastuti.

Anda berminat mengikuti training serab 100ribu ini? Hubungi saja konsultan Indscript atau bertanya melalui inbox di Fanpage Indscript News Update Online (https://www.facebook.com/Indscript/). Harapannya, semakin banyak perempuan Indonesia yang bisa menjadi womanpreneur setelah mengikuti training serba 100 ribu ini.


Thursday, 24 March 2016

Yuk, Segera Lunasi Pajak Pribadi

23:00:00 19 Comments

Dear Friends,
Tak terasa bulan Maret sudah hampir berakhir. Jangan lupa, ada kewajiban membayar pajak yang harus dilakukan hingga akhir bulan ini yaitu pajak pribadi. Pajak pribadi ini wajib dilaporkan paling lambat setiap tanggal 31 Maret. 
Siapa saja sih yang harus melaporkan dan membayar pajak pribadi?
Wajib Pajak Pribadi yaitu orang yang mendapatkan penghasilan, baik sebagai direktur di satu atau banyak perusahaan, pemegang saham, komisaris, pegawai baik ditingkat menengah maupun bawah, hingga pekerja mandiri seperti dokter, pengacara, notaris dan sebagainya. Jangan sampai terlambat melaporkan dan membayar lho, karena hal ini bisa merugikan diri sendiri. 
Zeti Arina adalah seorang konsultan pajak (baca : Disclosure) yang sangat concern mengedukasi masyarakat untuk melek pajak. Beliau menjelaskan penghasilan apa saja yang wajib dilaporkan dalam SPT, antara lain :
  1. Penghasilan dari usaha (seperti berdagang, memproduksi barang, dan sebagainya) dan penghasilan dari pekerjaan bebas (seperti konsultan, pengacara, dokter, notaris/PPAT, dan sebagainya) serta penghasilan sebagai pegawai negeri. Pemeriksa pajak akan mengecek terlebih dulu angka-angka yang tercantum di SPT.
  2. Investasi dalam bentuk saham, tabungan, deposito, sewa, hak kekayaan intelektual, properti dan lainnya (jika memiliki). Penghasilan yang diperoleh dari berbagai jenis investasi itu adalah dividen (pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki), bunga, royalti, atau capital gain (laba yang diperoleh dari investasi dalam surat berharga atau efek seperti saham, obligasi atau dalam bidang properti dimana nilainya melebihi harga pembelian). Pemeriksa akan meminta berbagai dokumen dan informasi yang berkaitan dengan bukti-bukti kepemilikan.
  3. Daftar Biaya Hidup atau daftar yang berisi rincian selama periode tertentu yang umumnya adalah bulanan. Didalamnya, kita harus mengisikan jumlah rata-rata dari pengeluaran untuk makan dan minum, telepon/ komunikasi, listrik, air, transport/ BBM, langganan koran/ majalah dan semua biaya yang dikeluarkan secara rutin tiap bulan. Pemeriksa pajak akan menilai keseimbangan antara pengeluaran dengan penerimaan. Yah, logikanya pajak yang harus kita bayarkan tergantung dari besarnya penghasilan kita sesungguhnya. Kecuali, kalau kita memiliki pengeluaran besar sementara penghasilan kita kecil karena mendapat hibah atau warisan. Lain lagi deh ceritanya. Kalau untuk kalangan jetset atau super kaya, pemeriksaan seperti ini tidak diperlukan.
Lalu apa saja yang harus kita siapkan untuk membuat laporan pajak?
Siapkan berkas-berkas antara lain bukti penghasilan. Untuk karyawan sebuah perusahaan biasanya melampirkan bukti potong  1721 A1. Formulir 1721 A1 adalah bukti bahwa seseorang yang berstatus sebagai pegawai telah membayar pajak dari penghasilan yang diperoleh setiap bulan dalam satu tahunnya melalui pemberi kerja.

Kita bisa juga lho menghitung sendiri pajak pribadi kita. Sudah tahu caranya?
  1. Hitunglah penghasilan bruto kita tiap bulan. Penghasilan bruto itu mencakup gaji pokok, tunjangan, premi jaminan yang sifatnya dibayar teratur, uang lembur, uang perjalanan dinas, bonus dan uang cuti.
  2. Hitung total pengurangan, antara lain biaya jabatan (5% dari gaji pokok), iuran pensiun (2% dari gaji pokok), iuran Jaminan Hari Tua (5,7% dari gaji pokok dengan perhitungan 3,7% ditanggung perusahaan dan 2% ditanggung pekerja).
  3. Hitunglah penghasilan  bersih kita per bulan dengan cara mengurangi hasil dari nomor 1 dengan hasil dari nomor 2. Bisa, kan.
  4. Kemudian hitunglah penghasilan kita selama satu tahun. Caranya, hasil dari nomor 3 dikalikan 12. 
  5. Hitung juga penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Ini tergantung pada status wajib pajak, apakah dia belum kawin atau sudah kawin tapi belum punya anak (K-0), kawin punya anak 1 (K-1), kawin punya anak 2 (K-2) dan kawin punya anak 3 (K-3).
  6. Selanjutnya hitunglah penghasilan kena pajak. Caranya, hasil dari nomor 4 dikurangi dengan hasil dari nomor 5.
  7. Hitunglah pajak penghasilan pribadi. Beberapa tarif pajak pribadi disesuaikan dengan besarnya penghasilan kita antara lain 5% bagi yang memiliki penghasilan dibawah 50 juta, 15% bagi yang memiliki penghasilan 50-250 juta, 25% bagi yang memiliki penghasilan 250-500 juta dan 30% bagi yang memiliki penghasilan diatas 500 juta.
  8. Nah, terakhir hasil dari nomor 7 dibagi 12. 
Nah, bagi kalian yang baru memiliki NPWP tapi sudah memiliki penghasilan beberapa waktu sebelumnya tetap wajib membuat laporan pajak, ya. Penghasilan harus dilaporkan sesuai tahun perolehan. Bila perolehann adalah tahun 2015 maka harus dilaporkan di tahun 2015 sehingga bila ada penghasilan sebelumnya, harus melalui pembetulan. Jangan lupa, hal ini berdampak pada adanya sanksi atau denda bila kurang bayar.
Kalau ada yang lupa membayar pajak pribadi setelah tanggal 31 Maret nanti, maka wajib pajak pribadi akan dikenakan sanksi administratif sebesar Rp. 100.000,- dan sanksi bunga 2% per bulan atas kurang bayarnya dan keterlambatan membayar pajak.
Wah, jangan sampai dong kita kena sanksi dan denda hanya karena lupa. Yuk, segera lunasi pajak pribadi kita. Orang bijak, taat pajak.


Wednesday, 23 March 2016

Tahu Petis Yudhistira, Kuliner Kaki Lima yang Siap Mendunia

19:23:00 31 Comments
Dear Friends,
Semarang identik dengan makanan khasnya yaitu Lumpia. Padahal selain lumpia masih banyak makanan khas yang sebenarnya tidak kalah enak. Salah satunya adalah tahu petis. Tahu petis memang kalah pamor dengan lumpia karena kurangnya promosi. Adalah Wieke Anggarini yang pertama kali mengenalkan tahu petis ini ke luar daerah Semarang. Beliau inilah yang mempopulerkan tahu petis sebagai makanan khas Semarang yang juga layak disandingkan dengan makanan khas Semarang lain yang sudah lebih dikenal luas.
Sore itu, Rabu  (16/03/2016) saya dan beberapa teman blogger Gandjel Rel diundang oleh mbak Wieke di outlet Tahu Petis Yudhistira untuk ngobrol. Kebetulan banget, saya sudah lama penasaran dengan keberadaan outlet ini. Saya dan teman-teman disambut hangat oleh wanita ayu ini. Mbak Wieke menceritakan bagaimana sejarah awal berdirinya Tahu Petis Yudhistira. 

tahu-petis-yudhistira-kuliner-kaki-lima-yang-siap-mendunia
Berbagi cerita, dibalik kesuksesan Tahu Petis Yudhistira
Sebelum memutuskan berbisnis tahu petis, mbak Wieke bekerja di sebuah shipping company (kayak suami saya dong..hehe). Berangkat pagi-pagi dan pulang larut malam membuat mbak Wieke jenuh, hidupnya hanya habis di jalan. Tahun 2006, setelah berdiskusi dengan suami akhirnya dipilihlah tahu petis sebagai bisnis yang akan dijalankan. Setelah melakukan beberapa kali uji coba resep, mbak Wieke mulai berjualan tahu petis di Pasar Tebet Timur menggunakan gerobak. Beberapa kali pindah tempat, akhirnya Tahu Petis Yudhistira di ITC Ambasador Kuningan. Tak disangka istri pak Irwan Hidayat Sidomuncul  yang juga pelanggan tahu petisnya yang menawari lokasi usaha di Plasa Indonesia. Tahu Petis Yudhistira mendapat sambutan yang cukup bagus disana.
Tidak cukup hanya itu, pada tahun 2009 Tahu Petis Yudhistira juga berpartisipasi di acara Festival Jajanan Bango yang diadakan di Senayan. Kata mbak Wieke, kompor yang digunakan untuk menggoreng tahu menyala nonstop dari pagi hingga malam karena antusiasme masyarakat yang ingin mencicipi Tahu Petis Yudhistira. Wuiih, kebayang deh rasanya.

Wieke Anggarini, owner Tahu Petis Yudhistira
Tahun 2008, mbak Wieke menyabet juara 2 Wanita Wirausaha yang diselenggarakan Femina karena mampu mengangkat jajanan tradisional menjadi makanan yang prestisius dan dijual secara online. Bersamaan dengan itu, Tahu Petis Yudhistira juga meluncurkan website resminya yaitu tahupetisdotcom.
Meski telah menyandang  berbagai prestasi, mbak Wieke terus berinovasi. Salah satunya dengan membuat petis in jar atau petis siap saji. Berbulan-bulan mbak Wieke belajar cara pengemasan dan meracik resep agar petis buatannya bisa tahan lama meski tanpa pengawet. Dibantu seorang kawan, akhirnya petis siap saji buatannya kini bisa bertahan hingga 6 bulan. Seiring dengan hal itu banyak permintaan untuk franchise, akhirnya tahun 2010 mbak Wieke membuat SOP untuk membuka peluang kemitraan. Hingga kini Tahu Petis Yudhistira telah tersebar di beberapa tempat diantaranya Cibubur, Cinere hingga Balikpapan. Meski begitu mbak Wieke tetap selektif lah memilih mitra kerjanya.

Petis Yudhistira siap saji
Bekerjasama sejak tahun 2011 kini petis siap saji produksinya sudah tersedia di pusat oleh-oleh Bandeng Juwana. Berkembangnya bisnis Tahu Petis Yudhistira diluar daerah asal membuat mbak Wieke tergelitik untuk membuat outlet di Semarang. Akhirnya tahun 2015 lalu, dibukalah outlet Tahu Petis Yudhistira di rumah orangtua mbak Wieke di jalan Yudhistira setelah beberapa kali gagal mendapat lokasi untuk outletnya.

Suasana outlet Tahu Petis Yudhistira
Suasana outlet Tahu Petis Yudhistira cozy dan nyaman untuk kongkow. Jadi bisa lah, lain kali saya dan teman-teman ngobrol cantik di sini. Apalagi disini tak hanya menyediakan jajanan saja, tapi juga minuman.

Ini dia bintangnya, Tahu Petis Yudhistira
Kerja keras mbak Wieke membawa tahu petis menjadi jajanan tradisional sejajar dengan jajanan prestisius lain nampaknya mulai membuahkan hasil. Nyatanya kini banyak yang mencari tahu petis sebagai kudapan yang bisa dipesan secara online. Kini di outlet Tahu Petis Yudhistira juga tersedia lumpia, tahu bakso kakap dan snack-snack khas oleh-oleh Semarang.

Lumpia dan Tahu bakso kakap
Meski telah sukses, mbak Wieke tak pernah berhenti mempromosikan tahu petis sebagai jajanan tradisional yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Tujuannya selain memperkenalkan tahu petis di masyarakat luas juga untuk menjaga tahu petis sebagai warisan leluhur yang perlu dipertahankan keberadaannya. Terutama untuk kalangan anak muda yang lebih banyak memilih jajanan produk luar daripada jajanan tradisioal negeri sendiri. Tapi saya yakin, suatu saat mbak Wieke mampu membawa Tahu Petis Yudhistira mendunia.
Penasaran dengan gurihnya Tahu Petis Yudhistira? Datang langsung ke outletnya di dekat kampus Udinus Semarang.

Tahu Petis Yudhistira
Jl. Yudhistira 21 Semarang
FB        :  Tahu Petis Yudhistira
Twitter  :  @juraganpetis
IG        :  @tahupetisyudhistira
Web     :  tahupetis.com


Tuesday, 22 March 2016

Lebih Dekat dengan Esti Sulistyawan

16:14:00 20 Comments
Dear Friends,
Meski sudah berteman cukup lama di jejaring sosial, tapi saya baru sempat bertemu sekali dengan blogger beken ini. Esti Sulistyawan. Pemilik blog estisulistyawan.com "My Love Note" ini ternyata sudah cukup lama berkecimpung di dunia menulis. Saya aja nih yang nggak ngeh, padahal hampir semua teman-teman saya kenal betul dengan ibunda dari Andhien ini. Meski bekerja sebagai PNS, mbak Esti masih sempat menulis. Tapi bagi perempuan ayu ini motivasinya untuk menulis, ya hanya untuk menulis. Menulis saat dia ingin menulis.

Akhirnya bisa kopdar dengan mbak Esti untuk pertama kali
Meski begitu, tulisan mbak Esti tidak bisa dibilang biasa-biasa saja lho. Nyatanya wanita berpembawaan kalem ini ternyata memiliki talenta dalam hal menulis. Isi blognya juga informatif. Ada tulisan yang berisi informasi-informasi yang kita butuhkan, ada tulisan yang berisi petuah atau nasihat diri dan juga resep masakan. Tuh, macem-macem kan. 
Saya sendiri tertarik pada tulisannya tentang sugesti diri dan surat cinta untuk yang tercinta. Tulisan tentang sugesti positif ketika menantikan kehadiran buah hati setelah sekian lama menikah. Bagaimana mbak Esti sengaja mengelus perutnya dan mengajak bicara seolah ada bayi di perutnya. Dan tak berapa lama setelah selalu menancapkan sugesti positif pada hati dan pikirannya, akhirnya buah hati yang ditunggu-tunngu akhirnya datang juga. Saya juga terkesan dengan tulisannya yang tentang LDR itu loh. Saya dulu juga mantan pelaku LDR kok, mbak. Hampir 6 tahun saya dan suami LDR-an. Alhamdulillah sekarang sudah kumpul lagi. Eh, kok malah mbahas diri sendiri. 
Mbak Esti juga blogger yang keberadaannya sudah diperhitungkan, terbukti dengan berbagai tulisan review yang menghias blognya. Salut deh. Disela kesibukannya masih juga mengerjakan hobi ngeblog yang juga menghasilkan. Teruslah menginspirasi, mbak Esti. Semoga kita bisa ketemu lagi dilain kesempatan ya.



Monday, 21 March 2016

Sebab Lupa dan Cara Mengatasinya

21:06:00 32 Comments
Dear Friends,
Masih muda, tapi dikit-dikit lupa. Lupa ini, lupa itu. Selain bisa bikin gemes sendiri, sudah pasti bikin gemes orang lain atau parahnya lagi dengan klien. Bisa rugi dong jadinya. Ternyata kalau sudah berlebihan, sifat pelupa ini bisa juga disebut penyakit, lho. Semua  penyakit tentu ada sumber penyebabnya, begitupun dengan penyakit lupa. Jadi, sebenarnya apa sih yang memicu timbulnya sifat pelupa?
#Pola Makan yang Tidak Sehat
Menurut pakar, timbunan lemak dan tingginya kadar kolesterol akibat terlalu sering makan junk food bisa mengakibatkan peredaran darah ke otak jadi tidak lancar. Efeknya, otak jadi kekurangan oksigen sehingga kemampuan berpikirnya tidak bisa bekerja dengan optimal.
#Terlalu Sibuk
Kegiatan sehari-hari yang selalu padat juga bisa menjadi penyebab kita mudah lupa karena terlalu banyak hal yang harus dikerjakan. Kondisi tidak fokus dan selalu terburu-buru juga membuat sifat pelupa ini jadi makin parah.
#Stres
Kondisi stress bisa membuat kita sulit berkonsentrasi dan jadi mudah mengabaikan hal-hal lain.

Lalu, bagaimana cara mengatasi sifat pelupa ini? Simak dan ikuti tips berikut :
  1. Tempel post it atau kertas berisi catatan/ jadwal di setiap sudut yang mudah terlihat.
  2. Membuat check list. Terutama jika banyak hal yang harus kita kerjakan. Check list ini akan membantu kita terhindar dari kemungkinan melupakan sesuatu.
  3. Biasakan meletakkan benda-benda pada tempatnya, jadi saat kita membutuhkan kita tak perlu bingung mencarinya lagi.
  4. Makan makanan yang sehat dan kurangi makanan berlemak. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya protein, buah dan sayuran. Makanan sehat ini merupakan makanan yang baik untuk otak kita.
  5. Rutin berolahraga, karena olahraga memperlancar aliran darah ke otak kita dan membuat kita rileks sehingga mengurangi kondisi stress dan rasa cemas.
  6. Pasang reminder semua jadwal di smartphone dan pastikan kalian memiliki Huawei Band B0. 
sebab-lupa-dan-cara-mengatasinya

Huawei Band B0 bisa membantu kalian yang pelupa. Selain berfungsi sebagai jam tangan , band watch ini tetap bisa menerima informasi penting dari smartphone kalian. Jadi, jadwal yang sudah masuk ke smartphone akan muncul di pergelangan tangan kalian. Termasuk bisa menerima notifikasi telpon masuk walaupun sedang berjauhan dengan smartphone kalian. 
Jadi, yang sibuk dan pelupa atau tertarik dengan desain Huawei Band B0 yang keren ini, langsung googling aja deh Huawei Band B0


Saturday, 19 March 2016

Teman Wajib Buat Nongkrong

22:18:00 16 Comments
Dear Friends,
Weekend paling asyik kalau bisa ngumpul bareng teman-teman. Ya, nggak? Tempat sih bebas, bisa dimana saja. Tergantung kantong juga sih, masih isi atau enggak. Kalau masih tebel boleh lah sesekali nongkrong di food court mall sambil makan es krim Juju. Itu lho, es krim ala Korea yang bentuk cone-nya seperti huruf J. Tapi kalau uang sudah menipis, apa boleh buat. Jajan pisang coklat dan minum es susu dingin di warung roti bakar juga sudah mewah banget rasanya. 

Tapi intinya sih, hangout bareng teman-teman bisa dimana saja nggak dibatasi tempatnya. Menurut saya ada beberapa hal yang penting dan harus ada ketika  hangout bareng teman-teman. Apa saja? 
Teman-teman kalian
Ya iyalah, pasti harus ada teman satu geng atau satu komunitas. Namanya aja mau hangout dengan teman. Ada pepatah mengatakan "It's not the place you go, but the people you go with". Bukan soal tempat yang dituju tetapi orang-orang yang pergi bersama ke tujuan itu. Jadi kalau nggak ada teman-teman kita, semuanya jadi beda dan nggak asyik kan.

Cemilan dan Minuman
Cemilan ringan dan minuman tak boleh ketinggalan saat hangout bareng teman. Biasanya sih, saya dan teman-teman selalu membeli cemilan dan minuman yang berbeda supaya bisa kita makan bersama-sama. Jadi bisa saling cicip kan.

Permainan Seru (board game)
Permainan ini sih biasanya dilakukan oleh para cowok. Alih-alih hangout bareng teman, biasanya mereka melakukan permainan. Biasanya sih mereka bermain kartu remi, monopoli, ludo atau ular tangga. Buat seru-seruan aja, sih. Nggak seru dong, kalau ngumpul bareng tapi semua hanya asyik dengan gadgetnya masing-masing.

Smartphone
Smartphone sekarang sudah menjadi barang wajib yang harus dibawa setiap saat. Ya iyalah, ngumpul-ngumpul nggak asyik kalau nggak selfie atau groufie. Ya nggak? Meski sebenarnya smartphone nggak cuma dipakai buat foto-fotoan doang.

Musik
Hampir semua orang suka musik. Biasanya ngumpul-ngumpul bareng teman lebih seru kalau sambil mendengarkan musik. Apalagi kalau yang didengarkan adalah lagu-lagu favorit. Pasti suasana hangout juga akan lebih hidup kalau ada musik. Nggak harus memakai audio berlebihan, cukup dengan menyetel playlist lagu favorit kita di smartphone. Apalagi kalau smartphone kalian oke dan memiliki speaker mantap. 


Seperti Huawei Y6 ini lah.  
Huawei Y6 ini mempunyai fitur the box yang merupakan integrasi ruang suara dan 2 built-in speakers sehingga memberikan pengalaman suara yang benar-benar yahuud. Fiturnya juga bisa menaikkan volume hingga 150%, jadi benar-benar stereo surround sound. Yang jelas, kalau mendengarkan musik menggunakan Huawei Y6 pasti akan lebih nikmat jadinya.


Thursday, 17 March 2016

Thanks Allah I'm Alive (1)

17:35:00 12 Comments
pict. Pixabay
Dear Friends,
Alhamdulillah hari ini (17/03) saya milad. Yes, today I'm turning thirty blablabla.(blank) *LOL  haha. Sembuyiin KTP. Bukan apa-apa siih. Yang jelas saya sudah bertambah tua. Pertambahan usia saya hari ini adalah berkah. Berkah bahwa akhirnya saya telah sampai di usia ini. Bersyukur sekali hingga hari ini Allah beri saya kenikmatan yang luar biasa banyaknya.

Sudah lama saya tak merayakan ulang tahun. Bahkan seingat saya hanya pernah sekali merayakan ulang tahun pas usia 17 tahun. Itupun sangat sederhana sekali. Hanya beberapa teman sekolah yang datang dan makan nasi kuning yang dimasak Ibu saya. Tak ada yang spesial. Begitupun ketika saya sudah bekerja. Memiliki penghasilan sendiri tak lantas membuat saya bebas menghambur-hamburkan uang  untuk merayakan ulang tahun. "Lebih baik kirimkan uangmu untuk orangtua dan adik-adikmu," begitu pesan Om saya waktu itu. Dan saya manut saja waktu itu. 

Sejak menikah apalagi. Hampir nggak pernah merayakan Suami juga sering lupa ultah istrinya sendiri. Kayaknya belum pernah deh, dikasih surprais apaaa gitu. Dibeliin cincin berlian kek, gadget kek atau mobil gitu. Hahaha *curcol banget ini. Padahal kadang pengen juga siih di surpraisin sesekali. Yaelaaah bang...kapan dong istrimu ini dikasih surprais kayak yang lain gitu. >_<

Nggak sih. Nggak gitu-gitu amat sebenarnya. Dirayakan atau enggak, umur saya tetap bertambah tua. Dirayakan atau tidak, jatah hidup saya di dunia tetap berkurang lagi. Iyes kan? *sok bijak banget dah.
Yang pasti saya lakukan adalah muhasabah diri, menyiapkan diri, memperbaiki dan memantaskan diri untuk bertemu Allah SWT suatu hari nanti.

Rasa syukur tak terkira yang selalu terucap dari bibir saya. Saya masih bisa bernafas, bisa berkumpul dengan keluarga, bisa menjalin tali silaturrahim dengan teman-teman, masih bisa makan dengan enak, tidur dengan nyenyak dan nikmat-nikmat lainnya.

Jadi, hari ini adalah hari spesial saya. Hari dimana saya harusnya bermunajat, bermuhasabah agar bisa menjadi manusia yang lebih baik dari hari kemarin. Hari ini saya bersyukur.
Ya Allah, terima kasih...saya masih diberi kehidupan hingga saat ini.


Saturday, 12 March 2016

Cicil Masa Depan dengan Investasi Reksa Dana

22:39:00 57 Comments
Dear Friends,
Kehidupan manusia tidak dapat diprediksi. Bisa jadi saat ini dia kaya, tapi siapa yang tahu kalau beberapa tahun atau beberapa bulan kedepan dia jatuh miskin? Atau kebalikannya. Saat ini dia miskin atau biasa-biasa saja tapi beberapa tahun kedepan dia kaya raya? Kita juga tidak bisa memprediksi kapan kita akan sakit bahkan mati. Siapa yang bisa menjamin kehidupan kita kalau bukan diri kita sendiri?
Pertanyaannya adalah apakah kita sudah memiliki persiapan untuk masa depan?


Sebenarnya ini juga jadi pertanyaan pribadi saya, sih. Secara finansial saya dan suami merasa belum cukup memiliki persiapan untuk masa depan kami sekeluarga. Sumber pendapatan utama keluarga hanyalah gaji suami, sementara saya hanya freelancer yang penghasilannya tak menentu. Saya dan suami sudah menikah selama 16 tahun, dengan kondisi keuangan yang cukup. Diawal pernikahan kami memiliki tabungan yang cukup lumayan, tapi semua lenyap begitu saja akibat bisnis coba-coba. Saya dan suami pernah beberapa kali mencoba berbisnis, namun kurang perhitungan dan kurang fokus sehingga bisnis tidak jalan. Akibatnya bisnis merugi dan harus ditutup karena tabungan habis. Duuh, dada ini rasanya sesak banget kalau mengingatnya. Untunglah kami tidak berutang sehingga penghasilan suami masih aman karena tidak terpotong. Saya dan suami berusaha memulihkan keuangan dengan menabung sedikit demi sedikit, tapi rasanya tabungan tak pernah bertambah malah justru berkurang. Ada saja godaan untuk mengambil tabungan. Beli ini, beli itu yang tidak perlu. Tahu-tahu tabungan kosong lagi. Selain itu saya dan suami juga tidak konsisten menabung. Kami bahkan cenderung bersikap permisif pada pengeluaran. "Ah, nggak pa-pa lah, bulan depan masih bisa nabung. Bulan ini off dulu nabungnya". Begitu pikir kami. Sekarang baru mulai terasa deh akibatnya. Semua harga kebutuhan naik cukup signifikan, sedangkan pendapatan konstan akhirnya tidak bisa menabung. Padahal tahun ini anak sulung juga saya akan masuk SMA dan membutuhkan banyak biaya. Seandainya saya sudah memikirkan hal ini sejak dulu, tentu tak akan sepusing ini kepala saya.


Beruntung sekali pada saat acara syukuran ulang tahun pertama komunitas blogger Gandjel Rel saya dan rekan-rekan blogger mendapat pencerahan tentang bagaimana untuk sadar berinvestasi. Mas Surya Hadinata dari Reksa Dana Manulife menjelaskan dengan detail bagaimana caranya menyicil masa depan dengan investasi. Intinya adalah bagaimana kita mempersiapkan masa depan secara matang. Jangan sampai deh, muda foya-foya tapi ketika tua kita merana.

Mas Surya dari Reksa Dana Manulife
Lalu, bagaimana cara kita memulai investasi?

Langkah awal yang musti kita lakukan adalah 3i. Insyaf, Irit dan Invest.
#Insyaf
Bila selama ini kita selalu cenderung permisif terhadap pengeluaran dan masih "denial" bahwa usia produktif kita terbatas maka segeralah sadar. Berdasarkan riset, ekspektasi hidup orang Indonesia adalah 80 tahun. Sedangkan usia produktif hanya sampai 55 tahun. Bila kita mulai bekerja saat usia 25 tahun, maka kita hanya memiliki masa produktif untuk bekerja selama 30 tahun. Bisakah kita tetap hidup berkecukupan setelah masa pensiun tanpa membenani anak-anak kita? Bisa asal kita merubah perilaku kita terhadap penghasilan kita.
#Irit
Apa bedanya irit dengan pelit? Pertanyaan yang cukup menggelitik, ya. Menurut saya, irit adalah membelanjakan uang sesuai kebutuhan. Sedangkan pelit cenderung pada perilaku orang yang sama sekali enggan mengeluarkan uang, bahkan untuk kebutuhannya sendiri. Beda kan? Jadi irit bukan berarti pelit, loh. Salah satu tips irit yang paling saya ingat adalah belanja seharusnya lebih kecil daripada penghasilan. Jadikan perilaku irit mejadi gaya hidup kita. Irit menjadikan hidup kita lebih sederhana. Yang tadinya sering ngopi-ngopi di cafe, mulai sekarang ngopinya di rumah aja deh. Atau yang biasanya nyuci mobil di tempat cucian mobil, mulailah nyuci mobil sendiri. Itung-itung olahraga. Disamping itu bisa mengurangi pengeluaran, kan.
#Invest
Sering sekali saya mendengar tentang investasi. Saya juga mengenal beberapa jenis investasi. Seperti yang dilakukan oleh orang-orang terdekat saya. Kebanyakan dari mereka ada yang berinvestasi dengan membeli emas, tanah dan properti. Tapi investasi semacam itu biasanya dilakukan orang-orang yang sudah banyak duit ya. Kalau saya sih, baru bisa ngiler aja karena kepengen.
Tapi kalau nggak mulai invest dari sekarang, trus mau kapan lagi?
Kata mas Surya, kita nggak perlu kecil hati. Dengan hanya menyisihkan Rp.100.000,- saja kita sudah bisa berinvestasi.

Caranya?


Pilih untuk investasi Reksa Dana Manulife. Hanya dengan Rp.100.000,- per bulan kita sudah bisa berinvestasi. Selain terjangkau banyak sekali keuntungan yang bisa kita dapatkan karena tidak akan ada potongan biaya, aman, fleksibel, bisa dicairkan kapan saja, transparan dan tentu saja uang kita akan bertambah tiap bulannya. Waah, kalau hanya menyisihkan Rp.100.000,- saja per bulan sih, insyaAllah bisa laah. Terus terang saya langsung tertarik untuk segera investasi dengan Reksa Dana Manulife setelah mendapat penjelasan yang detail dan mendalam dari mas Surya. Saya ingin sekali menyisihkan sebagian penghasilan saya untuk mempersiapkan masa depan keluarga saya. Usia saya sekarang 37 tahun. Bila usia produktif saya hingga 55 tahun, maka kesempatan untuk investasi Reksa Dana Manulife masih 18 tahun lagi. Bayangkan, berapa yang akan saya dapatkan bila saya menyisihkan Rp.100.000,- per bulan selama 18 tahun? Banyaaak. Makanya saya tak ragu untuk langsung mengajukan aplikasi untuk investasi Reksa Dana Manulife. Better late than never.


Yang membuat saya tambah yakin karena uang yang kita investasikan di Reksa Dana Manulife ini aman dan dikelola dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Transaksinyapun dapat dilakukan dengan mudah karena bisa dilakukan melalui transfer dan email. So, tunggu apalagi? Yuk, nyicil masa depan dari sekarang.


Monday, 7 March 2016

Seru-seruan di Acara Syukuran Ulang Tahun Komunitas Blogger Gandjel Rel

23:08:00 36 Comments
seru-seruan-di-acara-syukuran-ulang-tahun-komunitas-blogger-gandjel-rel
photo courtessy Mas Jo
Dear Friends,
Minggu (6/03/16) kemarin saya hepi banget, karena hari itu adalah puncak acara ulang tahun Komunitas Gandjel Rel yang pertama. Acara ini memang ditunggu-tunggu banget oleh anggota komunitas Gandjel Rel. Iya laah, kapan lagi bisa kopdaran sekaligus seru-seruan bareng dengan blogger lain. Selain itu, nunggu pengumuman posting serentak juga siih. Haha, ketahuan banget ya kalo ngarepin hadiah. 
Syukuran Komunitas Gandjel Rel ini diadakan di lantai 6 Riverview Cafe, kawasan Simpanglima Semarang. Acara syukuran ini juga bekerjasama dengan Reksa Dana Manulife, lho. Keren kan. Ini membuktikan bahwa Komunitas Blogger Gandjel Rel benar-benar sudah diperhitungkan keberadaanya. Thanks a lot for para founder sekaligus mimin Gandjel Rel. Tanpamu..apalah artinya mumun ini. Haha..

dokpri. Founder Gandjel Rel tiup lilin
Sambutan hangat disampaikan oleh mbak Rahmi selaku ketua Komunitas Gandjel Rel kepada para blogger dan tamu undangan. Setelah itu para founder rame-rame tiup lilin sebagai tanda syukur bahwa komunitas Gandjel Rel yang meski baru berusia satu tahun namun kiprahnya sudah diakui di kancah perbloggingan. Selain itu geliat para blogger yang berada di dalamnya juga semakin nampak. Haru bercampur bahagia, karena saya adalah salah satu blogger yang tumbuh bersama komunitas Gandjel Rel ini.

seru-seruan-di-acara-syukuran-ulang-tahun-komunitas-blogger-gandjel-rel
photo courtessy Mb Wati
Acara syukuran ulang tahun pertama komunitas Gandjel Rel ini dihadiri oleh sekitar 25 blogger.  Ada juga perwakilan dari beberapa komunitas blogger Semarang dan klien yang turut hadir meramaikan acara syukuran ini. Beberapa  diantaranya ada juga yang baru pertama ikut event, namun semua kekakuan itu seolah melebur oleh kehangatan rengkuhan founder Gandjel Rel dan anggota-anggota lain. Ditambah lagi ada presentasi mengenai Investasi Reksa Dana dari Manulife. Para blogger Gandjel Rel yang rata-rata sudah berstatus emak-emak jadi melek investasi nih. Bersyukur banget karena selain seru-seruan syukuran, para blogger juga mendapat informasi penting mengenai perencanaan keuangan. Saya yakin banget setelah acara kemarin, langsung banyak yang insyaf deh dalam mengatur keuangan *nunjuk idung ndiri. LOL.

MC cantik nan ketje  ;)
Acara yang dipandu emsi cantik, Cik Mei Mei aka Archa Bella berjalan dengan interaktif. Celotehannya yang lucu, banyolannya yang asyik membuat acara syukuran makin semarak. Makin seneng lagi ketika nama-nama pemenang postingan serentak diumumkan. Yeaayy...akhirnya saya termasuk jadi salah satu pemenang, nih. Alhamdulillah, dapet banyak hadiah boo, salah satunya bisa nyalon gratis niih. Selain saya ada juga mbak Muna sebagai juara pertama, mbak Noorma juara ketiga, mbak Marita favorit pertama dan mbak Wati favorit kedua.

Senengnya bisa menang
Selain membagi hadiah bagi para pemenang, Komunitas Gandjel Rel juga bagi-bagi hadiah bagi para blogger dan undangan yang hadir. Hampir semua kebagian hadiah, jadi nggak ada yang kecewa karena nggak dapat hadiah. Bener-bener kece kan, Gandjel Rel ini? Banyak sponsornya. Salut untuk para founder yang telah dengan susah payah, bahkan rela begadang demi mempersiapkan acara yang spektakuler seperti kemarin. Tapi saya yakin, semua kerja keras yang mereka lakukan ikhlas demi memberikan yang terbaik untuk komunitas Gandjel Rel kita tercinta. Harapan saya, Komunitas Gandjel Rel semakin besar, semakin dikenal luas, bisa merengkuh, mengayomi serta memberi ruang untuk terus belajar tentang dunia blogging pada anggotanya. Gandjel Rel, memiliki sebagian ruang di hati saya, yaitu ruang cinta. Iyaa....saya cintaaa Gandjel Rel. Saya cintaaa...foundernya. Saya juga cintaaa GRes semuanya. *lebay mode on.


Follow Me @ikapuspita1