Friday, 31 March 2017

Bangga di Banggai : Menjemput Impian, Menjejak Kota Banggai

23:11:00 74 Comments
"Saya sudah di Luwuk sekarang,"tutur sahabat saya melalui ponselnya.

"Luwuk? daerah mana, tuh?" tanya saya.

"K island. Sulawesi. Lebih tepatnya di Sulawesi Tengah," jawabnya singkat.

"Kenapa musti pindah ke tempat yang jauh, sih?" tanya saya penuh selidik.

"Hei, Luwuk  itu masih ada di Indonesia. Nggak sejauh jarak dari Jawa ke Zimbabwe,"selorohnya.

Lalu saya membayangkan sebuah kota yang sering ditayangkan di berita-berita televisi karena situasi yang kurang kondusif di beberapa kota di sana.

"Jangan membayangkan yang tidak-tidak," katanya, seolah tahu apa yang ada dalam bayangan saya. "Banggai itu punya apa yang belum pernah kamu bayangkan sebelumnya," lanjutnya.

Saya penasaran dengan kata-katanya. Ada apa sih di Banggai?  Apa istimewanya kota Banggai?

Demi membuktikan ucapannya, sejak itu sahabat saya rajin mengirimi foto-foto yang menggambarkan bagaimana istimewanya Banggai. Dia rupanya paham betul bagaimana memuaskan rasa penasaran saya terhadap Banggai. Kadang dia ceritakan bagaimana asyiknya jogging di sepanjang pantai Kilo Lima, petualangannya menuju Pulau Tinalapu  hingga jauhnya perjalanan menuju Pulau Dua. Bahkan pernah tiba-tiba mengirimkan fotonya ketika sedang berada di bukit Tuntungan yang mirip dengan bukit teletubbies.

Lalu saya mulai jatuh cinta. Saya mulai jatuh cinta pada Banggai dan mulai bermimpi untuk bisa ke sana. Ratusan kertas "post it" bertuliskan Luwuk Banggai tertempel di papan wish list saya.

Ada beberapa tempat yang sangat ingin saya datangi, suatu saat jika saya bisa mewujudkan impian saya di Banggai. Saya bahkan sudah meminta sahabat saya untuk mengantar ke beberapa tempat ini.

Pantai Kilo Lima

Foto milik Cipta Wira : Pantai Kilo Lima
Kata sahabat saya pantai Kilo Lima terletak tak jauh dari pusat kota Luwuk. Ombaknya yang tenang sering dimanfaatkan para pengunjung untuk bersampan atau berenang. Saya membayangkan betapa asyiknya berjalan menyusuri pantai sembari menikmati deburan ombak dan bermain air di pantai Kilo Lima.

Bukit Tuntungan (Bukit Teletubbies)

Foto milik Cipta Wira : Bukit Tuntungan (bukit teletubbies)
Melihat hamparan savana yang hijau dengan sebuah jalan yang melaluinya membuat mata saya "hijau". Meski kata sahabat saya, jalan menuju bukit Tuntungan cukup terjal, tak membuat saya menghapusnya dari salah satu tempat yang ingin saya tuju. Rasanya ingin memenuhi paru-paru saya dengan sejuknya udara di sana. 

Air Terjun Salodik

sumber foto news.luwukpost.info : Air Terjun Salodik
Kata sahabat saya, ada banyak wisata air terjun di Luwuk Banggai tetapi air terjun Salodik ini bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Air terjun Salodik ini istimewa karena memiliki beberapa tingkatan dan terletak di ketinggian 600 m di atas permukaan laut.

Pulau Dua Balantak

Foto milik Cipta Wira : Pulau Dua Balantak, Luwuk Banggai
Menurut sahabat saya, Pulau Dua inilah ikon wisata di propinsi Sulawesi Tengah yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit. Tak heran jika Pulau Dua dijadikan sebagai destinasi paling diminati banyak wisatawan karena dari atas bukit kita bisa menyaksikan maha karya ciptaan Tuhan yang luar biasa indahnya. Untuk menuju ke sana, kita harus menempuh perjalanan yang cukup jauh karena Pulau Dua Balantak berjarak kurang lebih 90 km dalam waktu 2 hingga 3 jam melalui darat. Sesampai di kecamatan Balantak, kita masih harus menyeberang dengan perahu selama 10 sampai 15 menit. Nyali saya tak akan ciut meskipun setelah itu masih harus melakukan trekking agar bisa melihat pemandangan dari atas bukit.

Pulau Tinalapu

Foto milik Cipta Wira : Pulau Tinalapu
Pulau Tinalapu atau lebih sering disebut Tinalapu Island terletak di kecamatan Pagimana kabupaten Banggai. Tinalapu adalah sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang memiliki keindahan luar biasa. Katanya pulau Tinalapu ini surganya para pecinta diving karena airnya yang jernih, bersih, berarus tenang dan memiliki terumbu karang  besar. Untuk menuju Tinalapu kita harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3 jam. Sampai di kecamatan Pagimana, kita harus melanjutkan perjalanan menggunakan kapal motor selama 1 jam. Sahabat saya menuturkan bagaimana asyiknya perjalanan menuju pulau Tinalapu karena sepanjang perjalanan laut ditemani ikan-ikan terbang yang beterbangan di sisi kapal.

Tentang  Banggai

sumber foto banggaikab.go.id : Kota Luwuk Banggai
Luwuk merupakan ibukota kabupaten Banggai, yang terletak di Sulawesi Tengah. Kabupaten Banggai memiliki luas wilayah 9.672 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 323.872 jiwa. Memiliki kekayaan alam yang melimpah berupa hasil laut, hasil bumi, pertambangan serta gas. Bahkan menurut sahabat saya, tahun ini untuk pertama kalinya Luwuk mulai mengekspor hasil lautnya ke negara tetangga. Saya yakin Banggai terus berbenah, menyiapkan diri untuk menghadapi era globalisasi di masa mendatang.

Suku dan Budaya Masyarakat Banggai

Membaca sejarahnya, dahulu kabupaten Banggai merupakan bekas Kerajaan Banggai yang meliputi wilayah Banggai daratan dan Banggai kepulauan. Masyarakat Banggai terdiri dari beberapa suku antara lain suku Loinang, suku Lo'on serta suku Lobo. Meski berbeda suku, mereka hidup berdampingan dengan damai serta tetap bersama-sama melestarikan adat istiadat dan budaya warisan leluhur mereka.

Seperti budaya yang masih dipertahankan hingga saat ini yaitu Upacara Adat Molabot Tumpe. Upacara Adat ini dilaksanakan setiap tahun pada bulan September pada musim pertama bertelurnya burung Maleo, yaitu burung endemik Sulawesi yang hidup di kawasan Bakiriang, Kecamatan Batui.

sumber gambar news.luwukpost.info : Upacara Molabot Tumpe
Upacara Molabot Tumpe, diawali dengan pengumpulan telur burung Maleo sebanyak 160 butir oleh perangkat Adat Batui. Setelah itu telur tersebut dikumpulkan di Rumah Ketua Adat, dilanjutkan dengan menyiapkan perahu dan pengantar telur Maleo yang berjumlah 7 orang yang terdiri 3 orang dari Tua-Tua Adat dan 4 orang pendayung. Telur Maleo akan dibungkus dengan daun Komunong sebelum diberangkatkan ke Banggai. Masyarakat Batui belum boleh memakan telur burung Maleo sebelum telur tersebut diantar ke Banggai. Bila ada masyarakat Batui yang melanggar ketentuan, konon bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semisal sakit dan sebagainya.

sumber gambar asliklaten.com : Burung Maleo
Upacara Molabot Tumpe ini masih dilakukan hingga sekarang, selain untuk melestarikan adat dan tradisi leluhur juga sebagai wujud kearifan lokal dalam upaya melindungi burung Maleo sebagai burung endemik Sulawesi

Kuliner Khas Banggai

Menurut sahabat saya, kuliner khas Banggai mirip-mirip dengan makanan khas kota lain yang masih satu wilayah. Sebut saja Onyop (papeda) yang disajikan dengan ikan kuah asam. Membayangkannya saja sudah bisa menerbitkan air liur. Kemudian ada Pisang Louwe yang disantap dengan sambal, Milu siram, nasi Jaha hingga Saraba. Lalu, saya membayangkan menyantap makanan-makanan itu sambil duduk di pinggir pantai Kilo Lima. Ooh, nikmatnya.

Ingin Hadir di Festival Sastra Banggai 2017

Kalau saja sahabat saya tidak pindah ke kota Luwuk Banggai, mungkin sampai saat ini saya tidak tahu bahwa ada kota seindah ini di Sulawesi Tengah. Saya tak ubahnya seperti katak dalam tempurung, yang tak pernah tahu bahwa ada banyak tempat-tempat lain yang indah di luar sana.

Itulah mengapa saya ingin berpartisipasi dengan menjadi bagian dari peserta lomba menulis blog Bangga di Banggai yang dihelat oleh Babasal Mombasa. Lomba ini merupakan salah satu event yang terkait dengan pelaksanaan FSB (Festival Sastra Banggai) 2017 di kota Luwuk. Siapa tahu saya menjadi salah satu orang yang beruntung bisa hadir dalam event Sastra pertama di Banggai untuk merayakan kata dan membumikan ilmu.

Selain itu, tentu saja ini salah satu ikhtiar saya untuk menjemput impian saya untuk menjejak kota Banggai. Betapa ingin saya melihat secara langsung keindahan kota Luwuk Banggai dan tempat-tempat wisata yang ada di sana. Akan saya ceritakan pengalaman saya kepada sanak saudara dan teman-teman saya di Jawa bahwa Luwuk Banggai adalah salah satu tempat yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Saya ingin berada di sana, menjadi seorang yang "Bangga di Banggai".


Thursday, 30 March 2017

7 Alasan Gamers Harus Memiliki ASUS ROG GX800

20:58:00 7 Comments
Perangkat gaming seperti apa sih yang dibutuhkan para gamers agar bisa memuaskan hasrat ketika bermain game online? Tentunya perangkat gaming yang gahar, kan. Nah, ada kabar gembira nih, buat para gamers yang hobi main game secara online. ASUS kini meluncurkan notebook gaming dengan spek "dewa" yaitu ASUS ROG GX800. Bahkan konon harganya setara dengan harga sebuah mobil, loh. Namun bagi gamers sejati, harga mahal tentu tak jadi soal asalkan benar-benar memiliki spek yang dibutuhkan untuk nge-game.

Perangkat gaming yang harganya hampir setara dengan harga sebuah mobil tentuya memiliki desain dan mesin yang sebanding dengan harganya. Penasaran dengan ASUS ROG GX800?

Mengapa gamers harus memiliki ASUS ROG GX800? Ini dia alasannya.

ASUS ROG GX800 Memiliki Perangkat yang Gahar



Main Spec.
ROG GX800 (G-SYNC)
CPU
Intel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,2GHz
Operating System
Windows 10 Home
Memory
64GB DDR4 up to 2800MHz
Storage
M.2 PCIEX4  NVMe 512G*3 RAID 0
Display
18.4” Anti Glare UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI 16GB GDDR5 VRAM
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
Camera
Built-in HD camera and array mic
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.
Dimension

Battery

MSRP

Warranty
2 years full global warranty

ASUS ROG GX800 memiliki prosesor Intel Core i7-7820HK, yang memiliki kecetapan clock speed lebih tinggi dibandingkan type sebelumnya yaitu 4,6GHz. Clock speed yang lebih tinggi tentu memiliki pengaruh  besar pada kinerja dan processing speed pada komputer secara keseluruhan, antara lain mampu meningkatkan frame rate (FPS) pada game.

ASUS ROG GX800
Clock speed yang lebih tinggi  ini juga multitasking karena bisa mempercepat waktu rendering 3D/video editing dan mempercepat berbagai aplikasi yang sangat boros daya atau resource intensive, seperti game dan beberapa aplikasi sosial media yang menggabungkan foto, video dan teks sekaligus di dalamnya.


ASUS ROG GX800 Memiliki Desain dan Teknologi Terbaru 

Desain ASUS ROG GX800 terbuat dari alumunium


Desain ASUS ROG GX800 sebenarnya hampir sama dengan ASUS ROG GX700. Sepertinya, ASUS ingin memberikan satu identitas wujud yang seragam bagi perangkat-perangkat gaming machine premium buatannya. Salah satunya dengan merancang bodi perangkat-perangkat gaming tersebut hampir sama persis.

Bahkan jika dilihat sepintas ASUS ROG GX800 pun terlihat sama dengan ROG G752, salah satu mesin gaming seri high-end. Sebab notebook gaming dengan pendingin watercooling terpisah ini memiliki warna metallic grey atau abu-abu mengkilap. Pada bagian tengah notebook terdapat logo ASUS dan dua garis tegas dengan sudut kemiringan sekitar 70 derajat yang bisa menyala. Keren, kan guys.

Panel LID atau covernya terbuat dari alumiunium, begitu juga dengan area keyboard dan palm rest. Nah, kalau bodi bagian bawah, khususnya cover penutup untuk mengakses kompartemen bagian dalam tempat menyimpan HDD, SSD, dan RAM terbuat dari material plastik khusus.

Meski penampilan luar dari GX800 dan seri notebook gaming premium ASUS yang lain hampir sama persis, tapi tidak pada komponen bagian dalamnya. ASUS benar-benar mengganti hampir seluruh hardware penting pada perangkatnya itu dengan teknologi terbaru. Bisa dibilang, suksesor ASUS ROG GX700 ini bermandikan teknologi anyar yang paling update sekarang ini. 

ASUS ROG GX800 Memiliki Kartu Grafis Nvidia GTX 1080

ASUS ROG GX800 ini menggunakan kartu grafis bertipe 2 Way SLI GTX1080. Itu artinya ada dua buah VGA card GTX 1080 yang ditanam di dalam notebook gaming ini. Performa dan kinerja keduanya digabungkan untuk menghasilkan satu kekuatan yang lebih besar. Satu buah Nvidia GTX 1080 saja sudah memiliki kekuatan yang sangat gahar. Apalagi kalau ada dua buah GTX1080 yang kekuatannya digabungkan. Makin gahar pastinya.

Secara spefikasi GTX 1080 memiliki CUDA Core sebanyak 2560, sementara base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz. Satu buah GTX 1080 memiliki VRAM sebesar 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps.

Gamers nggak perlu kuatir, kartu grafis kelas teratas dari Nvidia ini sudah dibekali dengan fitur VR Ready serta beberapa teknologi lain seperti Nvidia G-Sync, Vulkan API, OpenGL dan lainnya. Semua fitur tersebut berguna untuk memaksimalkan serta mengoptimalkan efek efek di dalam game agar bisa berjalan mulus ketika dimainkan. Jadi, acara main game kalian jadi makin seru karena efek-efek tersebut.

ASUS ROG GX800 Memiliki Layar Berteknologi G-Sync

Layar dengan teknologi G-Sync

ASUS ROG GX800 memiliki bentang layar seluas 18.3 inci yang termasuk besar untuk ukuran notebook. Sebagai perangkat gaming bagi hardcore gamers, ukuran notebook ini sih pas, karena menyesuaikan kebutuhan untuk bermain game kelas premium. Finishing matte pada display-nya membuat mata para gamers nggak mudah lelah ketika main game waktu yang cukup lama. Jenis layar seperti ini pun juga membantu mereduksi pantulan sinar cahaya dari luar arah belakang secara signifikan.

Layar ASUS ROG GX800 telah dilengkapi dengan tingkat refresh rate 60Hz dengan panel beresolusi Ultra HD atau 4K (3840X2160). Hal ini berarti layar mampu menampilkan 60 gambar per detiknya. Notebook yang dibekali dengan kartu grafis mutakhir, harus diimbangi dengan layar berteknologi mumpuni agar kualitas gambar yang dihasilkan mampu ditransmisikan dengan baik.

Teknologi G-SYNC ini memperhalus gerakan gambar dengan menyesuaikan refresh rate layar dengan refresh rate yang dihasilkan oleh GPU, sehingga layar yang sudah menggunakan teknologi ini bisa dipastikan memiliki gerakan yang lebih mulus dan mampu mengeliminasi gerakan patah-patah (screen tearing) yang diakibatkan oleh ketidakcocokan refresh rate antara layar dan GPU.

ASUS turut memberikan teknologi in-plane switching atau yang biasa disebut dengan IPS yang mulai banyak digunakan pada banyak perangkat, termasuk smartphone. Karena kemampuan akurasi dan reproduksi gambar lebih baik, IPS sangat cocok untuk hal-hal seperti, fotografi, desain grafis, konten game 3D, hingga membuat film.



Di dalam display juga disematkan teknologi bernama Spendid Display. Fitur yang sangat menyenangkan ini, mempunyai empat buah mode yang bisa dipergunakan pengguna untuk menyetel layar agar nyaman ketika dipergunakan antara lain Normal Mode, Eye Care Mode, Vivid Mode, dan Manual Mode.

Normal Mode adalah mode dimana LCD telah diprogram (setting) secara lebih optimal untuk kenyamanan tampilan visual. Penggunaan mode ini cocok untuk bekerja sehari hari, seperti mengedit dokumen dan melihat gambar.

Eye Care Mode adalah mode dimana kecerahan pada cahaya biru di layar akan direduksi untuk menghindari cedera pada retina mata. Mode ini dirancang untuk keperluan penggunaan laptop dalam waktu yang lama.

Vivid Mode adalah mode dimana pengguna akan mendapatkan kontras warna, serta ketajaman gambar yang lebih tinggi dari sebelumnya. Itu berguna untuk memberikan pengalaman visual yang lebih hidup untuk melihat gambar seperti pemandangan di dalam film, foto dan lainnya.

Manual Mode adalah mode dimana pengguna dapat dengan bebas mengatur kecerahan dan tampilan pada layar sesuai dengan preferensi yang diinginkan.

Sesuaikan saja mode display dengan kebutuhan kalian, guys. Pilih mana yang dirasa paling nyaman dan aman bagi kalian.

ASUS ROG GX800 Memiliki Docking Watercooling yang Lebih Bertenaga


Watercooling yang Bertenaga


Cara kerja dari docking yang disebut sebagai Hydro Overclocking Station ini masih sama dengan watercooling pada GX700. Pendingin bekerja dengan cara mengalirkan cairan yang berasal dari tangki melalui tabung selang yang didorong oleh pompa menuju ke dalam perangkat untuk mendinginkan sistem yang sedang bekerja.

Meskipun kalian main game hingga berjam-jam, ASUS ROG GX800 nggak akan nge-lag gara-gara panas.

ASUS ROG GX800 Memiliki Kapasitas Penyimpanan Besar


Performa gahar tanpa kapasitas penyimpanan yang besar sepertinya sia-sia ya. Tenang, untuk urusan storage, ASUS ROG GX800 memiliki media penyimpanan yang mencapai 64 GB dengan jenis DDR4. Sementara itu media penyimpanannya terdiri dari tiga SSD berukuran 512 GB yang disatukan dalam kondisi RAID0.

Paduan ini membuat Asus ROG GL502VS mampu memberikan performa yang cepat sekaligus ruang yang sangat lega untuk menyimpan semua data.

ASUS ROG GX800 Memiliki Keyboard yang Nyaman



Keyboard  ASUS ROG GX800  kini menggunakan mekanikal keyboard. Hal ini membuatnya nyaman dan memiliki daya tahan yang lebih unggul dibanding keyboard sebelumnya. Keyboard  terasa lebih clicky juga sangat halus dan empuk. Tombol WASD berwarna agak bold dengan aksen putih disekelilingnya.

Perangkat ini juga memiliki trackpad yang responsive dan punya daya jelajah yang amat luas. Trackpad buttonnya pun dibuat dengan sangat baik dan empuk ketika ditekan. Satu yang sedikit agak berbeda, logo ASUS yang berada di sebelah kanan notebook ikut menyala ketika perangkat dihidupkan. Ketika kita telah mengkonfigurasi RGB-nya, logo itu akan turut memancarkan warna-warni yang bakal memikat mata. Jadinya dapat hiburan ganda ya, guys.

Uji Performa ASUS ROG ROG GX800

Beberapa hasil uji performa ASUS ROG GX800 dalam berbagai benchmark.














Dengan segala kemampuan dan spesifikasi hardware yang dimiliki notebook gaming ini, kita harus mengakui bahwa ASUS ROG GX800 memang the real monster gaming notebook abad ini. ASUS ROG GX800 memiliki kekuatan lebih gahar pada perangkat gamingnya yang rasanya belum akan tertandingi.

Itulah 7 alasan besar mengapa gamers harus memiliki ASUS ROG GX800. Harga yang mahal bukan alasan untuk tidak memperjuangkannya, kan?


Follow Me @ikapuspita1