Friday, 21 September 2018

Mengapa Jadi Sering Buang Air Saat Minum Obat Darah Tinggi?

Dear friends,

Hipertensi merupakan salah satu penyakit dengan jumlah penderita terbanyak di Indonesia. Hal ini tak lepas dari penyebab hipertensi yang sering dilakukan oleh banyak orang sebagai gaya hidupnya. Makan makanan kaya lemak, kolesterol hingga gula dapat menyebabkan gangguan pada aliran darah yang kemudian menjalar menjadi gangguan hipertensi. Selain itu, hipertensi juga bisa menjadi pencetus penyakit lainnya yang lebih gawat misalnya stroke hingga kematian saat ibu dengan riwayat darah tinggi ketika melahirkan.



Untuk menanganinya, pengobatan hipertensi dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan setiap hari hingga tekanan darah menjadi normal dan stabil. Ada beberapa jenis obat yang digunakan untuk mengatasi hipertensi salah satunya adalah obat diuretika atau obat dengan efek menambah frekuensi buang air kecil. Mungkin banyak diantara penderita hipertensi yang merasakan seringnya buang air kecil setelah mengkonsumsi obat-obatan ini. Meski sedikit repot, namun obat ini sangat diperlukan untuk mempercepat turunnya tekanan darah yang dimiliki.

Dalam artikel di https://www.guesehat.com/minum-obat-hipertensi-kok-jadi-beser-ya disebutkan bahwa obat diuretika akan mengurangi kadar natrium di dalam tubuh dengan cara mengeluarkannya bersama dengan air seni. Seperti yang diketahui bahwa pasien hipertensi harus melakukan diet garam yang kaya akan natrium. Mengeluarkan natrium yang sudah ada di dalam tubuh juga diperlukan dengan cara pemberian obat diuretika tersebut.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan saat menggunakan obat diuretika, sebaiknya mengkonsumsi obat tersebut di pagi atau siang hari saat penderita berada di rumah namun tidak pada jam tidu rmalam agar dapat buang air dengan nyaman.

Penyembuhan hipertensi juga dipengaruhi oleh gaya hidup yang dilakukan. Asupan makanan perlu dijaga agar tak kemasukan natrium terutama dalam bentuk garam. Diet garam sangat penting untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, hindari makanan berlemak, kolesterol dan minuman beralkohol agar kondisi tekanan darah tetap stabil.

Lakukan olahraga sesuai dengan kemampuan tubuh untuk membakar lemak terutama bagi penderita hipertensi yang memiliki kelebihan berat badan. Dengan terbakarnya lemak dan kolesterol akan bisa membantu aliran di pembuluh darah semakin lancar dan menstabilkan tekanan darah.



2 comments:

  1. diet garam memang ampuh ya mba semoga kita sellau disehatkan aamiin

    ReplyDelete
  2. Wah mulai sekarang harus diet garam nih ya, biar tekanan darah tidak gampang naik.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup. Jangan lupa komentarnya yaaa.....
bundafinaufara.com

Follow Me @ikapuspita1