Tips Sehat Fisik dan Mental Di Tengah Pandemi


Dear friends, 

Pandemi COVID-19 yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 telah menyebar ke seluruh dunia. Dampaknya, sebagian besar aktivitas dihentikan sementara untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini. Sekolah, kantor, pasar, dan tempat keramaian lain hampir tak ada aktivitas. Untuk sementara, sebisa mungkin semua kegiatan dilakukan di rumah masing-masing.

Keterbatasan ini kemudian menjadi tantangan. Kita dituntut untuk melewati hari-hari, dengan beraktivitas di rumah saja. Mungkin sekarang sudah memasuki minggu ke 9 ya (sampe lupa ngitung. LOL).

Berbagai cara dan tips sudah dilakukan untuk membuat hari-hari selama di rumah akibat pandemi virus corona ini tetap produktif. Mulai bekerja "seperti biasa" dan belajar secara rutin, berolahraga serta melakukan aktivitas lainnya.

Satu hal penting, semua aktivitas yang dilakukan hendaknya bisa membawa kondisi fisik dan mental kita tetap terjaga baik dan tidak mengalami gangguan.

Hal itu berkaitan dengan sistem imunitas tubuh. Seperti diketahui, imun yang rendah mungkin akibat mengalami gangguan fisik dan mental, justru berpotensi membuat kita rawan terinfeksi virus corona.

Ada berbagai cara untuk menjaga kesehatan fisik dan mental kita dan keluarga selama pandemi virus corona. 

1. Rutin Mengonsumsi Buah dan Sayuran



Mengonsumsi lebih banyak buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan satu di antara pola hidup sehat, sangat penting dilakukan ketika masa pandemi virus corona saat ini. Buah dan sayur juga merupakan sumber serat, vitamin dan mineral, serta senyawa penting lain yang dibutuhkan tubuh.

Simpan buah-buahan dan sayuran di lemari es untuk memungkinkan mempertahankan nutrisi yang terkandung, selain dimakan saat segar. Pastikan anak-anak masih mendapatkan banyak buah dan sayuran dalam makanan mereka. 

Tak lupa menyertakan sumber vitamin lain sebagai penambah nutrisi tubuh, misalnya saja kurma. Kurma ini baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan merupakan sumber serat makanan yang baik. Saya dan keluarga biasa mengonsumsi kurma untuk berbuka puasa. Kadang juga dikonsumsi sebagai campuran jus, susu dan kurma. Paduan dua bahan ini bisa membuat tubuh kita kuat sepanjang hari.


Makan tidak sekadar jadi pemuas selera dan pengisi perut saja, melainkan juga menjadi salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan. Jadi, berikan hanya yang terbaik dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh, ya. 

2. Makan Cemilan Sehat

Biasanya kita sering menyantap satu atau dua cemilan ketika sedang bersantai bersama keluarga. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa selain tiga makanan sehat, seperti sarapan, makan siang, dan makan malam, orang harus menikmati cemilan sehat pada pagi dan sore hari.

Pilihlah cemilan yang lebih sehat seperti kacang, keju, yoghurt (lebih disukai tanpa pemanis), buah cincang atau kering, buah-buahan, telur rebus, atau pilihan sehat lain daripada permen atau snack ringan asin. 



Makanan-makanan ini bergizi, lebih mengenyangkan, dan membantu membangun kebiasaan makan sehat. 

3. Olahraga Bersama Keluarga


Olahraga merupakan salah satu kegiatan positif yang bisa dilakukan bersama keluarga. Manfaat olahraga untuk kesehatan sudah tidak perlu diragukan lagi. Apalagi di masa pandemi begini, dimana semua anggota keluarga harus berada di rumah saja. 

Kita bisa melakukan olahraga bersama di rumah saja. Misalnya dengan melakukan permainan bersama anak-anak, senam aerobik atau joging di sekitar rumah. 

4. Mengatur Pola Makan

Mengonsumsi produk segar mungkin tidak selalu memungkinkan bagi kita. Kita bisa mencoba untuk memilih makanan yang lebih sehat yang memiliki sedikit kandungan lemak jenuh, gula, dan garam.



Usahakan juga mengurangi makanan dan minuman manis. Perbanyak konsumsi air putih. Membuat olahan minuman buah atau sayuran seperti jus sayur dan buah, lemon, jeruk nipis, mentimun atau berri, jadi upaya yang bagus untuk menambahkan berbagai rasa ekstra yang menyehatkan bagi tubuh.

5. Luangkan Waktu untuk Me Time

Keinginan untuk memanjakan diri sendiri atau melakukan "me time" tampak menggoda saat menghadapi pandemi ini. Nggak ada salahnya kok memperlakukan diri sendiri dengan istimewa. Jika kita merasa lelah dan berada di ambang krisis kesehatan mental, luangkan waktu sejenak untuk bernapas, rileks, dan lakukan sesuatu hanya untuk diri sendiri. 



Kita bisa menonton film dan acara TV favorit, menikmati mandi busa yang menenangkan atau membaca buku sambil menyeruput secangkir teh. Apapun yang bisa membuat kita rileks, lakukan.

6. Jaga Jarak dengan Sosial Media

Walau penting untuk tetap mendapat informasi dan mengikuti berita terbaru agar tetap update, bukan berarti kita harus mengikutinya setiap saat, 24 jam seminggu. 

Pasalnya, berita buruk memiliki dampak negatif yang sangat besar pada kesehatan mental. Jika ingin meningkatkan kesehatan mental dan merasa lebih baik, mulailah dengan melakukan diet media sosial. Periksa berita terbaru sesekali saja, matikan TV dan baca buku yang bagus atau dengarkan musik favorit sambil bersantai. 



Para ahli kesehatan mental telah mengingtakan bahwa isolasi sosial buruk bagi kesehatan emosional pasien mereka. Para terapis mendorong pasien mereka untuk terlibat dengan dunia di sekitar mereka, bersosialisasi dengan orang lain, berteman, dan bekerja. 

Di saat karantina diperlukan untuk menghentikan penyebaran virus corona, penting untuk memenuhi kebutuhan terapi online, diet media, perawatan diri, dan tindakan lain untuk mengurangi dampak kesehatan mental. 

7. Asah Empati dengan membantu Sesama


Kita tahu bahwa pandemi ini berdampak terhadap kehidupan kita, terutama masyarakat kecil yang berpenghasilan harian. Banyak yang tidak bisa makan karena usahanya macet, diPHK dari tempatnya bekerja dan berbagai alasan lainnya. Kondisi semacam ini mau tidak mau menggugah rasa empati kita terhadap sesama. 

Demi meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak langsung akibat pandemi ini, banyak yang tergerak untuk membantu. Berbagai cara dilakukan, mulai dari berbagi sembako, uang dan sebagainya. Kita juga bisa membantu sesama dengan apa yang kita bisa. Misalnya saja memberikan donasi kepada lembaga terpercaya atau memberikan sembako secara langsung kepada masyarakat yang terdampak. Tak perlu berkecil hati bila kita tidak bisa memberikan banyak. Kontribusi sekecil apapun, pasti akan memberi dampak besar bagi masyarakat yang terdampak akan pandemi ini. 

Membantu orang lain yang membutuhkan akan membuat kita merasa lebih baik tentang diri sendiri dan pasti bahagia karena bisa membantu sesama. Hal ini baik untuk kesehatan mental dan stabilitas emosi  kita selama menghadapi masa krisis ini. 

Berbagai cara tersebut dapat membantu kita menghadapi masa karantina lebih efektif, sehingga kita dapat muncul dengan lebih bahagia dan lebih sehat ketika krisis virus corona akhirnya berakhir. Semoga banyak orang yang sadar akan hal ini dan mulai menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah. 

Semoga situasi seperti ini segera usai, kondisi segera normal kembali dan negara kita kembali menjadi negara yang sehat secara fisik dan mental, sehingga pada ulang tahun negara kita ke 75 nanti kita berada dalam kondisi yang aman dan sejahtera. 

Peduli pada diri sendiri, peduli terhadap sesama, sama artinya dengan mencintai bangsa. 


15 comments

  1. Semoga pandemi segera berahir
    . Aaamiiin

    ReplyDelete
  2. Aku merasakan bener mba terpaan aneka informasi, ada yang hoax ada yang beneran, semuanya bikin pusing. Sementara waktu menjauh dari medsos memang ampuh untuk mengurangi kecemasan. Kalaupun harus buka medsos, pilih yang potensial menghibur diri aja.

    ReplyDelete
  3. Aamiin. Terima kasih ya, sudah diingatkan. Semoga kebiasaan baik ini bisa terus menjadi gaya hidup kita sehari-hari, ya

    ReplyDelete
  4. Makasih tipsnya bunda, sangat bermanfaat baget buat para pembaca. Semoga sehat selalu

    ReplyDelete
  5. Terimakasih tipsnya mb Ika, semuanya sudah Maya laksanakan kecuali olahraga. Kecuali jalan kaki tiap pagi atau sore sambil dorong sepeda anak termasuk olahraga berarti ya Maya melakukan olahraga

    ReplyDelete
  6. Benar mbak, berbagi dengan sesama sesuai apa yang kita punya memang membahagiakan ya..semoga pandemi segera berlalu, kangen mudik..

    ReplyDelete
  7. Saya sdg membiasakan diri mengganti teh manis di saat sahur dengan air madu. Sementara setelah berbuka minum banyak infused water dg unsur kurma & buah2an. Alhamdulillah, puasa ini jauh lebih nyaman dibanding puasa lalu. Frekw sakit saat puasa di th ini jauh berkurang..hehe..

    ReplyDelete
  8. quote terakhirnya kereenn Bun.

    Peduli pada diri sendiri, peduli terhadap sesama, sama artinya dengan mencintai bangsa.

    ReplyDelete
  9. Makin deg2an niih mau belanja ke pasarnya, kmrn2 masih agak tenang yaa.. .Lhaa skrg krn banyak yg tau2 pulkam trus ngemall jadi deg2an lagi kan. . Semoga segera membaik dan bisa kerja keluar lagi ya Mb

    ReplyDelete
  10. Semuanya masih ok sih dilakukan kecuali jaga jarak dgn media. Hiks..aku sdh ketergantungan nih..huhu

    ReplyDelete
  11. bener banget mba, saat2 ini kadang terlalu banyak informasi atau baca berita dari sosial media jg bs bkin otak jd full yang akhirnya bkin stress, kalau beritanya bkin resah atau itu hoax lanjut skipp aja

    ReplyDelete
  12. Makasih tipsnya ya mbak. Membantu sesama ternyata juga bikin bahagia. Seperti quote kalo mau bikin diri sendiri senyum makan bikin orang lain senyum juga. .

    ReplyDelete
  13. Aku sejak awal pandemi udah membatasi baca timeline, males banget karena banyak berita hoax. Aku berharap Agustusan nanti sudah lenyap pandeminya, jadi bisa meriah ya ultah negeri ini

    ReplyDelete
  14. Aku juga nih Bun, lagi melakukan pembatasan online wkwkwk isinya covid makin menjadi-jadi. Daripada kebawa pikiran, mending skip baca gitu kecauli yang memang sudah diberitakan di tv. Pola hidup sehat yang masih kurang, me time aaahhh paling suka dengan drakor hehehe

    ReplyDelete
  15. dulu aku rajin banget minum jus sayur, tapi semenjak disini jarang yang jual sayur organik jadi kendor dehh minum jusnya.. mau mulai lagi ah biar kece kayak mba ika

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup. Jangan lupa komentarnya yaaa.....
bundafinaufara.com