Wednesday, 30 January 2019

# Hokben # Lifestyle

Tentang HokBen, Sertifikat Halal dan Sistem Jaminan Halal

Dokpri. Hokben Majapahit

Dear friends,

Sebagai warga Semarang yang berdomisili di wilayah timur, saya bahagia...aaaa banget karena sesuatu yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir juga. Yaps, bener banget. Hokben akhirnya buka juga di jalan Brigjend Sudiarto akhir tahun 2018 lalu.

Lokasinya cuma 10 menitan dari rumah saya. Itu artinya, saya nggak perlu jauh-jauh pergi ke pusat kota untuk mengantar anak-anak saya makan Ekkado atau Es Ogura.

Ada HokBen di dekat rumah, artinya dompet saya jadi sedikit lebih aman.

Kok bisa?

Ya iya lah, karena HokBen Majapahit ini bukan outlet yang berada di Mall. Tahu sendiri dong, biasanya setelah makan di HokBen, anak-anak nggak akan mau langsung pulang. Pasti mereka pengan mampir main dulu, beli ini, beli itu banyak sekali (nyanyi ala Doraemon.LOL). Lalu, terkuraslah dompet Emak. Huhu...

Dokpri. Suasana outlet HokBen Majapahit saat lunch time

Outlet HokBen Majapahit ini merupakan outlet yang berdiri sendiri sekaligus menjadi outlet pertama di Jawa Tengah yang melayani drive thru. Jadi kalo kita sedang buru-buru dan mau take away langsung pesan aja melalui layanan drive thru. Nggak usah nunggu lama, pesanan kita langsung bisa dibawa. Kecuali kalo pesan menu yang butuh waktu agak lama untuk menyiapkannya seperti soup atau sukiyaki, biasanya customer akan dipersilahkan menunggu di tempat parkir.

Tapi kalo lagi punya banyak waktu sih mending dine in aja. Kita bisa makan dengan nyaman, karena outlet nya bersih dan luas. Bahkan bisa menampung hingga 160 orang, kok. Selain itu HokBen Majapahit juga memiliki sejumlah fasilitas seperti mushola, toilet dan meeting room.

HokBen Majapahit juga satu-satunya HokBen beroperasi selama 24, loh. Jadi kalo tengah malam tiba-tiba kelaparan dan pengen makan HokBen tinggal meluncur aja, deh.

Nah, biar kalian makin cinta sama HokBen baca dulu sejarah awal mula berdirinya HokBen

Sejarah HokBen

Banyak yang belum tahu bagaimana awal sejarah berdirinya HokBen. Berdiri pada tanggal 18 April 1985 dengan nama Hoka Hoka Bento dibawah PT. Eka Bogainti di Jakarta, ternyata resto ini asli dari Indonesia loh. Bento merupakan istilah Jepang untuk makanan bekal yang berisi nasi, lauk pauk dan sayuran yang dikemas dengan praktis sehingga mudah dibawa kemana-mana. Bento ala Jepang biasanya tersusun rapi dalam sebuah wadah berbentuk kotak baik dari kayu maupun plastik.

Menu-menunya sih ala Jepang, tetapi semuanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia kok. Hoka Hoka Bento kala itu menjadi resto ala Jepang pertama di Indonesia yang menyediakan menu-menu bervariatif dengan harga terjangkau. Nggak heran lah, kalo Hoka Hoka Bento dengan cepat mampu memikat hati masyarakat dan menjadi resto makanan Jepang siap saji terbesar di Indonesia.

Saya jadi ingat ketika pertama kali makan di Hoka Hoka Bento bertahun lalu, saya langsung jatuh cinta pada cita rasanya. Setelah bekerja dan punya penghasilan sendiri, tiap habis gajian pasti selalu mampir ke Hoka Hoka Bento.

Dokpri. Menu favorit 

Pada tahun 1990 Hoka Hoka Beto melakukan ekspansi dengan membuka outlet pertamanya di Bandung. Hingga kini ada kurang lebih 20 outlet yang tersebar di berbagai lokasi di Bandung. Menyusul kemudian di kota besar lainnya yaitu di Surabaya dan Malang pada tahun 2005. Jumlah outlet nya kini berjumlah sekitar 13 outlet.

Seiring waktu dan perkembangan jaman, Hoka Hoka Bento merilis layanan Delivery Order (pesan antar) dengan Call Center 1-500-505 pada tahun 2007. Kemudian pada tahun 2008, Hoka Hoka Bento meluncurkan website dengan fitur pemesanan online di www.hokben.co.id. Jadi, para customer yang lagi males keluar rumah tapi pengen makan HokBen, bisa loh pesan secara online.

HokBen secara resmi mendapatkan sertifikat halal dari MUI di tahun 2008. Customer nggak perlu khawatir akan ke-hahal-an HokBen karena semua vendor yang menyediakan semua bahan untuk HokBen juga harus memiliki sertifikat halal.

Tahun 2010, HokBen mengembangkan sayap dengan memperluas cabang hingga ke Jawa Tengah (Semarang dan Solo), Yogyakarta dan Bali. Tahun 2012, HokBen meluncurkan Hocafe dan kini ada lebih dari 150 cabang HokBen di Jawa dan Bali.



Lalu pada tahun 2013 HokBen melakukan peremajaan nama dan logo baru. Hoka Hoka Bento berganti nama menjadi HokBen. Logo HokBen juga berubah jadi lebih simple dan berwarna cerah. Kalau dulu HokBen identik dengan nuansa coklat, kini HokBen tampil lebih modern dengan nuansa warna kuning dan merah. Yang pasti HokBen kini tampil lebih modern dengan penawaran, pelayanan serta nuansa yang lebih segar dan bersahabat.

Kekayaan Inteletual HokBen dan HokBen Community Pattern

Seperti yang kita ketahui bahwa kekayaan intelektual itu mencakup Paten, Merek, Hak Cipta, Design Industri dan Indikasi Geografis. HokBen pun memiliki beberapa merek yang telah dipatenkan seperti Ekkado dan Tori No Teba.

Ekkado merupakan produk otentik dari HokBen. Ekkado berasal dari kata Egg (telur) dan Kado (bentuknya seperti kado) yang terbuat dari olahan udang segar dan telur puyuh yang dibungkus menggunakan kembang tahu. Buat yang pernah mencoba Ekkado pasti setuju kalo menu ini adalah salah satu menu favorit dari HokBen.

Sedangkan Tori No Teba adalah semacam gyoza yang menggunakan sayap ayam sebagai bungkusnya. Kebayang kan betapa lezatnya daging ayam giling yang gurih dimasukkan ke dalam sayap ayam kemudian digoreng dengan teknik khusus agar rasanya renyah di luar tetapi lembut di dalam.

Jadi Ekkado dan Tori No Teba itu merupakan karya original dari tim HokBen yang lalu banyak ditiru oleh produsen makanan lain.

Selama 33 tahun beroperasi, ada kurang lebih 382 merek terdaftar yang dimiliki oleh Hoka-Hoka Bento Group. Hmm, ternyata banyak juga, ya.

Oh iya, kalo kalian masuk ke outlet HokBen pasti kalian akan melihat ada yang baru. Selain dipenuhi dengan gambar-gambar dan tulisan berwarna cerah, kalian juga akan melihat semacam pattern  yang berangkaian dan berwarna kuning.


Ternyata pattern tersebut memiliki arti dan filosofi yang dalam, loh.

Parent and Kid. Simbol ini memiliki arti bahwa rata-rata pengunjung HokBen adalah orangtua dan anak-anak. Ya nggak heran juga sih, anak-anak kan suka banget dengan berbagai menu bento yang ada di HokBen.

Welcoming Hello. Pengunjung yang datang pasti disapa dan dilayani dengan ramah oleh para karyawan HokBen.

Friendship. Selain datang ke HokBen bersama orangtua maupun anak-anak, pasti kita juga pernah menikmati menu-menu HokBen bersama teman-teman dekat. Suasana makin hangat ketika kita bisa menikmati hidangan sambil asik bercengkrama bersama teman dan sahabat.

Respect. Simbol ini melambangkan sikap respek atau rasa hormat para karyawan HokBen kepada para pengunjung.

Pride. Adalah suatu kebanggan bagi HokBen karena bisa melayani para pengunjung.


HokBen, Sertifikat Halal dan Sistem Jaminan Halal

Dalam acara gathering kemarin Manajemen HokBen juga mengajak perwakilan dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetik (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah untuk menjelaskan sertifikasi halal yang dimiliki oleh HokBen. Mbak Oftiana dari LPPOM MUI Jawa Tengah menyatakan bahwa HokBen telah memiliki komitmen untuk menjaga bahan makanan dan alat olahan yang sesuai dengan ketentuan syariat Islam. HokBen termasuk perusahaan makanan yang sudah memiliki Sertifikat Halal dengan nomor 00160048830908 dan Sertifikat Sistem Jaminan Halal no HC574/LPPOMMUI/X/2017 untuk masa empat tahun.


pict by. lifestylesindonews

MUI tentu nggak bakalan begitu saja mengeluarkan sertifikat halal untuk perusahaan makanan. Semua perusahaan makanan yang mengajukan sertifikat halal akan melalui proses yang cukup panjang. Semua itu dilakukan MUI untuk melindungi hak-hak konsumen dalam mendapatkan makanan yang halal dan thayib.

Lalu bagaimanakah proses MUI mengeluarkan Sertifikat Halal?

Perusahaan yang ingin mendaftarkan sertifikasi halal ke LPPOM MUI, seperti industri pengolahan (pangan, obat, kosmetika), restoran, katering, hingga Rumah Potong Hewan (RPH), harus memenuhi persyaratan sertifikasi halal yang terdapat di dalam dokumen HAS 23000 yaitu tentang kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) :

  • Kebijakan Halal
  • Tim Manajemen Halal
  • Pelatihan dan Edukasi
  • Bahan
  • Produk
  • Fasilitas Produksi
  • Prosedur Tertulis Aktivitas Kritis
  • Kemampuan Telusur (Traceability)
  • Penanganan Produk yang Tidak Memenuhi Kriteria
  • Audit Internal
  • Kaji Ulang Manajemen
Kriteria Sistem Jaminan Halal itu kalau dijelasin satu per satu bakalan panjang banget. Semua perusahaan yang memenuhi 11 kriteria tersebut sudah pasti akan diberikan sertifikasi halal oleh MUI.

HokBen telah mendapatkan sertifikasi halal sejak tahun 2008 dan mendapatkan Sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) pada tahun 2017 lalu. Sertifikat Sistem Jaminan Halal diberikan kepada HokBen sebagai reward karena telah berhasil mendapatkan 3 kali grade A pada Status Implementasi Sistem Jaminan Halal.

Nah, gimana? Sudah semakin yakin kan, kalau semua menu yang disediakan HokBen halal dan thayib?

13 comments:

  1. Hokben enak banget, dulu sering banget kesini sama temen temen tapi semenjak pisah jadi jarang lagi

    ReplyDelete
  2. HokBen ya? Itu favorit saya banget tuh makanannya enak-enak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, bener banget, aku punya beberapa menu favorit di HokBen

      Delete
  3. Wah betul banget tuh makanan yang ada di HokBen memang memanjakan lidah :D

    ReplyDelete
  4. Aku baru tahu nih kalau ternyata pattern itu mempunyai arti tersendiri

    ReplyDelete
  5. Aku memang belum pernah ke sana tapi kayaknya menggoda banget makanannya, aku jadi pingin ke sana juga :D

    ReplyDelete
  6. Wah HokBen memang favorit saya juga, selain enak juga sudah dijamin halal :)

    ReplyDelete
  7. Pingin jajan2 ngabisin vocer Hokben hehehe

    ReplyDelete
  8. Aku jrg makan di Hokben tp tiap kali lihat iklannya ngiler. Kapan2 pgn nyoba makan di sana

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Semarang timur makin banyak tempat makan yaa mbak. Jadi ga perlu ke kota dulu. Tapi yaa emang selalu ramai. Jadi mesti sabar buat nunggu. Rasanya masakan hokben dari dulu ga pernah bikin bosen

    ReplyDelete
  11. Menunya enak, halal, tempatnya asyik pula. Bikin betah ya

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup. Jangan lupa komentarnya yaaa.....
bundafinaufara.com

Follow Me @ikapuspita1