All about my life

Sunday, 24 January 2016

Konsultan Pajak, Tugas dan Tantangannya

Zeti Arina, Konsultan Pajak
Dear Friends,
Konsultan pajak, tugas dan tantangannya. Profesi Konsultan Pajak kini mulai dibicarakan banyak orang. Terutama oleh orang-orang yang membutuhkan bantuannya untuk menghitung pajak. Kalau berbicara tentang Konsultan Pajak, pasti kita akan langsung teringat pada sosok satu ini. Adalah Zeti Arina, sosok yang identik dengan profesi konsultan pajak. Beliau  tak pernah berhenti mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pajak.

Beberapa waktu yang lalu, saya berhasil mewawancarai Zeti Arina tentang bagaimana cara menjadi seorang konsultan pajak, tugas dan tantangan yang dihadapi oleh seorang konsultan pajak.

Berikut ini hasil wawancaranya.

1] Bagaimana cara untuk menjadi seorang konsultan pajak?
Aturan konsultan pajak diatur di peraturan Menteri Keuangan PMK-111/PMK.03/2014. Persyaratan  menjadi konsultan pajak sebagai berikut :
  • Warga Negara Indonesia;
  • Bertempat tinggal di Indonesia;
  • Tidak terikat dengan pekerjaan atau jabatan pada Pemerintah/ Negara dan atau Badan Usaha Milik Negara/ Daerah;
  • Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang;
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak;
  • Menjadi anggota pada suatu Asosiasi Konsultan Pajak yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak; dan memiliki Serfikat Konsultan Pajak brevert A,B,C dengan mengikuti ujian sertifikasi yang diadakan oleh penyelenggara ujian sertifikasi konsultan pajak.
2] Apa saja tugas seorang konsultan pajak?
Tugas seorang konsultan pajak adalah memberi edukasi kepada klien tentang bagaimana cara menghitung, membayar dan melaporkan pajak.

3] Bagaimana cara mengedukasi masyarakat agar melek pajak?
Cara mengedukasi masyarakat agar melek pajak dapat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan, seminar, penyuluhan serta workshop.

4] Apa saja tantangan yang dihadapi oleh seorang konsultan pajak dalam menjalankan tugasnya?
Tantangan yang dihadapi oleh konsultan pajak dalam menjalankan tugasnya adalah apabila menemui masyarakat yang tidak patuh dalam membayar pajak. Tugas konsultan mengedukasi, menjelaskan dan memberitahukan untung ruginya serta resiko terburuk yang akan dihadapi apabila sampai terkena pemeriksaan pajak. Masyarakat diberi arahan bagaimana cara paling hemat membayar pajak tanpa melanggar aturan.

5] Apakah untuk menjadi seorang konsultan pajak harus memiliki kualifikasi pendidikan tertentu?
Seorang konsultan pajak setidaknya harus memiliki kualifikasi sebagai berikut :
  • Untuk mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak tingkat A, orang perseorangan harus memiliki ijazah paling rendah setidaknya Diploma III (D-III) program studi Akuntansi atau program studi Perpajakan atau ijazah Strata 1 (S-1) atau Diploma IV (D-IV) dari perguruan tinggi yang terakreditasi atau perguruan tinggi/ sekolah kedinasan.
  • Untuk mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak tingkat B, orang perseorangan harus memiliki Sertifikat Konsultan Pajak tingkat A dan memiliki ijazah paling rendah Strata 1 (S-1) atau Diploma IV (D-IV) dari perguruan tinggi yang terakreditasi atau perguruan/ sekolah kedinasan.
  • Untuk mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak tingkat C, orang perseorangan harus memiliki Sertifikat Konsultan Pajak tingkat B dan memiliki ijazah paling rendah Strata 1 (S-1) atau Diploma IV (D-IV) dari perguruan tinggi yang terakreditasi atau perguruan/ sekolah kedinasan.
6] Siapa saja yang menjadi klien konsultan pajak?
Yang  menjadi klien konsultan pajak adalah seluruh wajib pajak baik orang pribadi maupun perusahaan yang membutuhkan jasa konsultan pajak.

Menjadi seorang konsultan pajak ternyata tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi terutama ketika mengedukasi masyarakat untuk melek pajak. Inilah konsultan pajak, tugas dan tantangannya.


18 comments:

  1. susah ternyata ya mbk ika jd konsultan pajak itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Susah Muma...selain harus memiliki pendidikan khusus juga harus memiliki attitude yang baik ;)

      Delete
  2. Profesi sbg konsultan pajak masih jarang kayaknya.. Bolehlah nih bagi yang minat disini utk menggelutinya, sidikit saingannya nih ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, jarng karena tantangan mmenjadi konsultan pajak cukup berat ;)

      Delete
  3. konsultan pajak harus jujur juga yah, karena kalau enggak, nanti bisa kasus seperti dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus mb Ev...selain jujur juga harus amanah...

      Delete
  4. Eh berarti gak bisa jadi konsultan pajak lepasan ya..itu tuh kayak bagian marketing gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bisa kayaknya mbak...nggak bisa kayak konsultan freelance gitu, soalnya ada peraturan menteri keuangan seperti diatas ..

      Delete
  5. saya belom pernah sih konsultasi pajak mungkin kalau perusahaan butuh ya profesi ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konsultasi masalah pajak sama konsultan kalo kita menemui kesulitan atau bingung masalah pajak. Kalo sudah paham masalah pajak sih, nggak perlu konsultasi

      Delete
  6. Kerjaan suami aku dulu.mbak tp mumet dia karena banyak klien yg nakal.akhirnya drpd bikin dosa resign lah dia. Emang berat jd konsuktan di Indonesia kita harus amanah n ga gampang tergiur rayuan maut hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Muna, sudah banyak kan contohnya...konsultan pajak yang nakal..hehe

      Delete
  7. Profesi ini banyak banget godaannya ya, saya pernah wawancara seorang konsultan pajak yg perusahaan konsultannya fiktif dan banyak main2in uang pajak. Syereeemm mak, kalo yg mau berkecimpung di dunia ini kayaknya memang harus orang2 yg teguh iman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya..betuul, jadi ingat om dan tanteku yg kerja di kantor pajak. yang lempeng2 malah di musuhin teman2nya lho..

      Delete
  8. Duh bingung. Kaya'nya gak bakat deh di soal perpajakan. -,-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...kita bakatnya jadi blogger aja deh mb Nisa ;)

      Delete
  9. Dulu sempat tergiur kerja di konsultan pajak. Tapi temanku yg udah kerja di sana malah cerita yg seram2 akhirnya gak jadi lamar kerja jadi konsultan pajak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...jad konsultan pajak harus tahan rayuan, tahan godaan, tahan bantingan dan tahan yang lain2nya mb Wati...

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung dan tidak meninggalkan link hidup. Jangan lupa komentarnya yaaa.....
bundafinaufara.com

ID Corners

ID Corners

KEB

BRID

Blogger Perempuan

Fun Blogging Community

IDFB

Blogger Muslimah

Gandjel Rel

IIDN

IIDN

Warung Blogger

Warung Blogger

KOPI

KOPI

Copyright © My Life on Words | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com