Berbagi kebahagiaan bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Selagi orang tersebut mau dan mampu. Saya jadi ingat bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Menjadi manfaat bagi orang lain bisa membuatmu bahagia. Kata-kata itu selalu terngiang di telinga dan terpatri di benak saya. Kemudian saya bercermin dan mengingat, apakah saya sudah melakukannya? Apakah saya sudah berguna bagi orang lain, meski dengan hal kecil yang saya bisa? Apakah saya bisa berbagi bahagia? Apakah semua orang bisa merasa bahagia?

Bagaimana saya memulainya?

Saya memulainya dari lingkup kecil. Yaitu keluarga saya. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk keluarga. Yang paling utama adalah bagaimana saya menjalankan peran saya sebagai ibu rumah tangga dengan baik. Saya  berusaha menjadi mitra yang baik bagi suami, menjadi pelindung dan sahabat bagi anak-anak. Hal lain yang biasanya saya lakukan juga sederhana. Dengan menyediakan waktu untuk bercengkrama dengan keluarga, menjadi guru kalau anak-anak bertanya, menjadi pendengar yang baik ketika anak-anak bercerita, menyajikan hidangan favorit mereka disela kesibukan saya. Itu saja, sih. Saya yakin hampir semua ibu rumah tangga pasti bisa melakukannya. Meski kami hidup sederhana, saya merasa bahagia bersama keluarga saya.  Kebahagiaan terbesar saya adalah ketika melihat mereka bahagia. Klise? Biarlah. Yang penting saya jujur pada diri saya sendiri bahwa saya memang bahagia. Saya bersyukur dan bahagia memiliki mereka. Mereka adalah inspirasi kebahagiaan saya.

berbagi bahagia bersama tabloidnova.com
Bahagia saat wisuda tahun 2013
Kebahagiaan saya yang lain adalah ketika saya bisa membuat orang lain bahagia atas apa yang saya lakukan. Saya sedikit melebarkan sayap untuk menebar manfaat di lingkungan sekitar saya. Tahun 2010 saya mendirikan PAUD khusus untuk anak-anak di sekitar tempat tinggal saya. Saya memakai rumah pribadi orangtua saya untuk semua kegiatan PAUD. Ada sekitar 28 anak yang menjadi angkatan pertama PAUD saya. Honor? Nggak ada sama sekali. Malah, lebih sering merogoh kocek sendiri untuk menambal kebutuhan PAUD. Selain aktif di kegiatan PAUD, saya juga menjadi kader posyandu baik posyandu balita maupun lansia. Bahagia? Iya. Saya hanya ingin  berbagi kebahagiaan meski hanya dengan sedikit ilmu yang saya punya. Bagaimana dengan mereka? Semoga mereka bahagia, bisa menyekolahkan anak-anaknya lebih dekat dan tak perlu keluar banyak biaya. Semoga mereka bahagia ketika bersama-sama senam lansia dengan  saya.

berbagi-bahagia-bersama-tabloid-nova.com
Bahagia ketika bersama anak-anak didik

berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom
Bahagia bersama anak-anak didik

berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom
Bahagia ketika melihat anak didik belajar
berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom.
Bahagia melihat anak didik belajar
Meski memiliki kegiatan yang cukup padat, saya masih  meluangkan waktu untuk berkumpul dengan sahabat-sahabat saya ketika kuliah. Mereka juga rata-rata pendidik PAUD. Selain berbagi pengalaman ketika mengajar, kami juga berbagi ilmu tentang metode dan model pembelajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan masing-masing. Kami juga sering bersama-sama mengikuti seminar atau pelatihan seputar pendidikan anak.

berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom
Bahagia Bersama Teman Seperjuangan
berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom
 Bahagia bisa belajar bersama Pak Munif Chatib
Dua tahun belakangan ini, saya mengikuti beberapa grup kepenulisan. Tujuan saya pada awalnya adalah untuk menulis apapun yang berhubungan dengan dunia pendidikan anak. Ternyata, setelah bergabung dengan beberapa komunitas menulis dan komunitas blogger saya malah mendapat pengalaman lebih. Di komunitas saya belajar dari para penulis dan blogger senior yang sudah malang melintang di dunia menulis maupun blog. Banyak hal yang saya peroleh. Tidak hanya ilmu, saya juga mendapat banyak sahabat. Kami saling support, saling memotivasi, saling mengkritik dan saling memberi informasi. Meski hanya bertemu di dunia maya, tetapi saya merasa bahagia bersama sahabat saya.


berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom
 Bahagia Bersama Komunitas IIDN Semarang
berbagi-bahagia-bersama-tabloid-novacom
 Bahagia Bersama Komunitas Blogger

Bahagia? Ya, saya bahagia. Bahagia itu dicipta bukan diminta, kata adik saya Arinta. Dan saya membenarkannya. Apalagi kalau rasa bahagia itu bisa kita bagi pada sesama. 
Oooh, betapa indahnya dunia.