Wednesday, 30 January 2019

Tentang HokBen, Sertifikat Halal dan Sistem Jaminan Halal

10:42:00 13 Comments
Dokpri. Hokben Majapahit

Dear friends,

Sebagai warga Semarang yang berdomisili di wilayah timur, saya bahagia...aaaa banget karena sesuatu yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir juga. Yaps, bener banget. Hokben akhirnya buka juga di jalan Brigjend Sudiarto akhir tahun 2018 lalu.

Lokasinya cuma 10 menitan dari rumah saya. Itu artinya, saya nggak perlu jauh-jauh pergi ke pusat kota untuk mengantar anak-anak saya makan Ekkado atau Es Ogura.

Ada HokBen di dekat rumah, artinya dompet saya jadi sedikit lebih aman.

Kok bisa?

Ya iya lah, karena HokBen Majapahit ini bukan outlet yang berada di Mall. Tahu sendiri dong, biasanya setelah makan di HokBen, anak-anak nggak akan mau langsung pulang. Pasti mereka pengan mampir main dulu, beli ini, beli itu banyak sekali (nyanyi ala Doraemon.LOL). Lalu, terkuraslah dompet Emak. Huhu...

Dokpri. Suasana outlet HokBen Majapahit saat lunch time

Outlet HokBen Majapahit ini merupakan outlet yang berdiri sendiri sekaligus menjadi outlet pertama di Jawa Tengah yang melayani drive thru. Jadi kalo kita sedang buru-buru dan mau take away langsung pesan aja melalui layanan drive thru. Nggak usah nunggu lama, pesanan kita langsung bisa dibawa. Kecuali kalo pesan menu yang butuh waktu agak lama untuk menyiapkannya seperti soup atau sukiyaki, biasanya customer akan dipersilahkan menunggu di tempat parkir.

Tapi kalo lagi punya banyak waktu sih mending dine in aja. Kita bisa makan dengan nyaman, karena outlet nya bersih dan luas. Bahkan bisa menampung hingga 160 orang, kok. Selain itu HokBen Majapahit juga memiliki sejumlah fasilitas seperti mushola, toilet dan meeting room.

HokBen Majapahit juga satu-satunya HokBen beroperasi selama 24, loh. Jadi kalo tengah malam tiba-tiba kelaparan dan pengen makan HokBen tinggal meluncur aja, deh.

Nah, biar kalian makin cinta sama HokBen baca dulu sejarah awal mula berdirinya HokBen

Sejarah HokBen

Banyak yang belum tahu bagaimana awal sejarah berdirinya HokBen. Berdiri pada tanggal 18 April 1985 dengan nama Hoka Hoka Bento dibawah PT. Eka Bogainti di Jakarta, ternyata resto ini asli dari Indonesia loh. Bento merupakan istilah Jepang untuk makanan bekal yang berisi nasi, lauk pauk dan sayuran yang dikemas dengan praktis sehingga mudah dibawa kemana-mana. Bento ala Jepang biasanya tersusun rapi dalam sebuah wadah berbentuk kotak baik dari kayu maupun plastik.

Menu-menunya sih ala Jepang, tetapi semuanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia kok. Hoka Hoka Bento kala itu menjadi resto ala Jepang pertama di Indonesia yang menyediakan menu-menu bervariatif dengan harga terjangkau. Nggak heran lah, kalo Hoka Hoka Bento dengan cepat mampu memikat hati masyarakat dan menjadi resto makanan Jepang siap saji terbesar di Indonesia.

Saya jadi ingat ketika pertama kali makan di Hoka Hoka Bento bertahun lalu, saya langsung jatuh cinta pada cita rasanya. Setelah bekerja dan punya penghasilan sendiri, tiap habis gajian pasti selalu mampir ke Hoka Hoka Bento.

Dokpri. Menu favorit 

Pada tahun 1990 Hoka Hoka Beto melakukan ekspansi dengan membuka outlet pertamanya di Bandung. Hingga kini ada kurang lebih 20 outlet yang tersebar di berbagai lokasi di Bandung. Menyusul kemudian di kota besar lainnya yaitu di Surabaya dan Malang pada tahun 2005. Jumlah outlet nya kini berjumlah sekitar 13 outlet.

Seiring waktu dan perkembangan jaman, Hoka Hoka Bento merilis layanan Delivery Order (pesan antar) dengan Call Center 1-500-505 pada tahun 2007. Kemudian pada tahun 2008, Hoka Hoka Bento meluncurkan website dengan fitur pemesanan online di www.hokben.co.id. Jadi, para customer yang lagi males keluar rumah tapi pengen makan HokBen, bisa loh pesan secara online.

HokBen secara resmi mendapatkan sertifikat halal dari MUI di tahun 2008. Customer nggak perlu khawatir akan ke-hahal-an HokBen karena semua vendor yang menyediakan semua bahan untuk HokBen juga harus memiliki sertifikat halal.

Tahun 2010, HokBen mengembangkan sayap dengan memperluas cabang hingga ke Jawa Tengah (Semarang dan Solo), Yogyakarta dan Bali. Tahun 2012, HokBen meluncurkan Hocafe dan kini ada lebih dari 150 cabang HokBen di Jawa dan Bali.



Lalu pada tahun 2013 HokBen melakukan peremajaan nama dan logo baru. Hoka Hoka Bento berganti nama menjadi HokBen. Logo HokBen juga berubah jadi lebih simple dan berwarna cerah. Kalau dulu HokBen identik dengan nuansa coklat, kini HokBen tampil lebih modern dengan nuansa warna kuning dan merah. Yang pasti HokBen kini tampil lebih modern dengan penawaran, pelayanan serta nuansa yang lebih segar dan bersahabat.

Kekayaan Inteletual HokBen dan HokBen Community Pattern

Seperti yang kita ketahui bahwa kekayaan intelektual itu mencakup Paten, Merek, Hak Cipta, Design Industri dan Indikasi Geografis. HokBen pun memiliki beberapa merek yang telah dipatenkan seperti Ekkado dan Tori No Teba.

Ekkado merupakan produk otentik dari HokBen. Ekkado berasal dari kata Egg (telur) dan Kado (bentuknya seperti kado) yang terbuat dari olahan udang segar dan telur puyuh yang dibungkus menggunakan kembang tahu. Buat yang pernah mencoba Ekkado pasti setuju kalo menu ini adalah salah satu menu favorit dari HokBen.

Sedangkan Tori No Teba adalah semacam gyoza yang menggunakan sayap ayam sebagai bungkusnya. Kebayang kan betapa lezatnya daging ayam giling yang gurih dimasukkan ke dalam sayap ayam kemudian digoreng dengan teknik khusus agar rasanya renyah di luar tetapi lembut di dalam.

Jadi Ekkado dan Tori No Teba itu merupakan karya original dari tim HokBen yang lalu banyak ditiru oleh produsen makanan lain.

Selama 33 tahun beroperasi, ada kurang lebih 382 merek terdaftar yang dimiliki oleh Hoka-Hoka Bento Group. Hmm, ternyata banyak juga, ya.

Oh iya, kalo kalian masuk ke outlet HokBen pasti kalian akan melihat ada yang baru. Selain dipenuhi dengan gambar-gambar dan tulisan berwarna cerah, kalian juga akan melihat semacam pattern  yang berangkaian dan berwarna kuning.


Ternyata pattern tersebut memiliki arti dan filosofi yang dalam, loh.

Parent and Kid. Simbol ini memiliki arti bahwa rata-rata pengunjung HokBen adalah orangtua dan anak-anak. Ya nggak heran juga sih, anak-anak kan suka banget dengan berbagai menu bento yang ada di HokBen.

Welcoming Hello. Pengunjung yang datang pasti disapa dan dilayani dengan ramah oleh para karyawan HokBen.

Friendship. Selain datang ke HokBen bersama orangtua maupun anak-anak, pasti kita juga pernah menikmati menu-menu HokBen bersama teman-teman dekat. Suasana makin hangat ketika kita bisa menikmati hidangan sambil asik bercengkrama bersama teman dan sahabat.

Respect. Simbol ini melambangkan sikap respek atau rasa hormat para karyawan HokBen kepada para pengunjung.

Pride. Adalah suatu kebanggan bagi HokBen karena bisa melayani para pengunjung.


HokBen, Sertifikat Halal dan Sistem Jaminan Halal

Dalam acara gathering kemarin Manajemen HokBen juga mengajak perwakilan dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetik (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah untuk menjelaskan sertifikasi halal yang dimiliki oleh HokBen. Mbak Oftiana dari LPPOM MUI Jawa Tengah menyatakan bahwa HokBen telah memiliki komitmen untuk menjaga bahan makanan dan alat olahan yang sesuai dengan ketentuan syariat Islam. HokBen termasuk perusahaan makanan yang sudah memiliki Sertifikat Halal dengan nomor 00160048830908 dan Sertifikat Sistem Jaminan Halal no HC574/LPPOMMUI/X/2017 untuk masa empat tahun.


pict by. lifestylesindonews

MUI tentu nggak bakalan begitu saja mengeluarkan sertifikat halal untuk perusahaan makanan. Semua perusahaan makanan yang mengajukan sertifikat halal akan melalui proses yang cukup panjang. Semua itu dilakukan MUI untuk melindungi hak-hak konsumen dalam mendapatkan makanan yang halal dan thayib.

Lalu bagaimanakah proses MUI mengeluarkan Sertifikat Halal?

Perusahaan yang ingin mendaftarkan sertifikasi halal ke LPPOM MUI, seperti industri pengolahan (pangan, obat, kosmetika), restoran, katering, hingga Rumah Potong Hewan (RPH), harus memenuhi persyaratan sertifikasi halal yang terdapat di dalam dokumen HAS 23000 yaitu tentang kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) :

  • Kebijakan Halal
  • Tim Manajemen Halal
  • Pelatihan dan Edukasi
  • Bahan
  • Produk
  • Fasilitas Produksi
  • Prosedur Tertulis Aktivitas Kritis
  • Kemampuan Telusur (Traceability)
  • Penanganan Produk yang Tidak Memenuhi Kriteria
  • Audit Internal
  • Kaji Ulang Manajemen
Kriteria Sistem Jaminan Halal itu kalau dijelasin satu per satu bakalan panjang banget. Semua perusahaan yang memenuhi 11 kriteria tersebut sudah pasti akan diberikan sertifikasi halal oleh MUI.

HokBen telah mendapatkan sertifikasi halal sejak tahun 2008 dan mendapatkan Sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) pada tahun 2017 lalu. Sertifikat Sistem Jaminan Halal diberikan kepada HokBen sebagai reward karena telah berhasil mendapatkan 3 kali grade A pada Status Implementasi Sistem Jaminan Halal.

Nah, gimana? Sudah semakin yakin kan, kalau semua menu yang disediakan HokBen halal dan thayib?

Friday, 25 January 2019

PRUCritical Benefit 88 : Menjaga Masyarakat dari Beban Finansial Akibat Penyakit Kritis

22:01:00 8 Comments
Dear friends,

Bicara soal sakit dan penyakit, tak seorang pun di dunia ini yang ingin sakit. Apalagi saya. Pengalaman merawat keluarga yang sakit hingga bertahun-tahun membuat saya tersadar bahwa sakit itu mahal. Berjuang melawan penyakit kritis itu sangat menguras emosi dan fisik pasien serta keluarganya. Selain itu, dampak terbesarnya tentu saja terganggunya kondisi keuangan keluarga. Kalau dihitung-hitung sudah berapa biaya yang terkuras untuk pengobatan dan perawatan si sakit. Makanya saya nggak mau sakit.

Nah, Jum'at (18/01/2019) lalu saya hadir dalam acara media gathering yang diadakan oleh Prudential untuk memperkenalkan produk terbarunya yaitu PRUCritical Benefit 88. Dalam acara tersebut hadir pula dokter Elta Diah Pasmanasari yang merupakan seorang dokter ahli saraf dari Rumah Sakit Siloam. Dokter Elta memaparkan tentang penyakit kritis yang paling ditakuti saat ini yaitu stroke. 

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, prevalensi berbagai Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis hingga hipertensi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. World Health Organization (WHO) bahkan mengungkapkan bahwa PTM ini menjadi penyebab 73% kematian di Indonesia. Ngeri juga ya, friends.

Dokter Elta Diah Pasmanasari
  
Stroke, Gejala dan Pencegahannya

Dokter Elta menjelaskan tentang stroke yaitu penyakit yang terjadi karena adanya penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah ke otak dan bisa juga bisa terjadi akibat adanya penyumbatan pada pembuluh darah, sehingga sel-sel pada otak mengalami kematian dan tubuh bisa mengalami kelumpuhan.

Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang juga sering disebut sebagai sillent killer. Kenapa begitu? Ya karena banyak penderita stroke yang tidak menyadari bahwa mereka terkena penyakit tersebut. Penyakit stroke datang dengan tiba-tiba tanpa kenal waktu dan usia.

Penyakit stroke adalah penyakit yang sangat ditakuti setelah penyakit kanker. Penyakit ini menyebabkan semua anggota tubuh kita kehilangan fungsinya dengan baik. Stroke bukan hanya penyakit orang tua, namun bisa juga terjadi pada anak muda yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Pola makan tidak sehat, kurang berolahraga, istirahat kurang menjadi penyebab stroke. Bahkan menurut dokter Elta, setiap 49 detik ada 1 orang yang terkena stroke.

Usia produktif adalah usia yang rentan terhadap berbagai risiko penyakit. Kesibukan dalam bekerja kadang menyebabkan pola makan menjadi kacau. Banyak diantara kita yang sering menyantap makanan berlemak, junk food, dan minum soda. Padahal semua jenis makanan itu bisa membuat kondisi kesehatan menjadi kurang baik.

Gejala Stroke 

Stroke ternyata bisa dicegah, asalkan kita bisa mengenali gejalanya. Caranya dengan memperhatikan "apa yang tadinya ada menjadi tidak ada dan apa yang tadinya tidak ada menjadi ada". Misalnya saja, biasanya kita mampu mengerjakan suatu aktivitas tiba-tiba kita kehilangan kemampuan untuk melakukannya, itu patut diwaspadai. Atau tiba-tiba kita sering merasa kesemutan di salah satu bagian tubuh, itu juga harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai terlambat untuk memeriksakan diri.

Serangan stroke bisa dikenali dengan tes SEGERA yaitu Senyum, Gerak dan Bicara. Jika ada masalah ketika melakukan tes SEGERA, artinya harus dilakukan pemeriksaan.

Orang yang terkena stroke masih punya kesempatan untuk menyelamatkan sel-sel otaknya dalam jangka waktu kurang lebih 3 jam setelah serangan. Harapannya adalah agar kesempatan untuk sembuh lebih besar.

Pencegahan Stroke

Menerapkan gaya hidup sehat merupakan langkah utama untuk mencegah stroke. Selain itu, kenali  dan hindari faktor risiko yang ada dengan cara mengikuti anjuran dokter. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah stroke,  yaitu :

  • Menjaga pola makan. Hindari konsumsi makanan asin dan berlemak yang berlebihan karena dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah dan risiko menimbulkan hipertensi yang dapat memicu terjadinya stroke. Makanan yang disarankan adalah makanan yang kaya akan lemak tidak jenuh, protein, vitamin, dan serat. 
  • Olahraga secara teratur karena dapat membuat jantung dan sistem peredaran darah bekerja lebih efisien. Olahraga juga bisa menurunkan kadar kolesterol dan menjaga berat badan serta tekanan darah pada tingkat yang sehat.
  • Berhenti merokok, sebab risiko stroke meningkat dua kali lipat jika seseorang merokok. Rokok dapat mempersempit pembuluh darah dan membuat darah mudah menggumpal. 
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol sebab minuman keras mengandung kalori tinggi. Jika minuman beralkohol dikonsumsi secara berlebihan, dapat membuat detak jantung menjadi tidak teratur.
  • Hindari penggunaan NAPZA seperti kokain dan methamphetamine, dapat menyebabkan penyempitan arteri dan mengurangi aliran darah.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kita bisa melakukan brain check up untuk mendeteksi gejala serangan stroke dan rutin memeriksakan diri apabila timbul gejala yang berpotensi pada serangan stroke.

Himawan Purnama, APV Head of Product Development Prudential
Dalam sebuah masyarakat sering terjadi kekhawatiran, apakah nantinya kita sebagai orangtua masih dapat mendampingi anak-anaknya ketika mereka wisuda atau menikah. Orangtua tentu berkewajiban untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan anak dan keluarganya.

Tetapi bagaimana jika seorang suami atau ayah sebagai pencari nafkah terdiagnosa penyakit kritis?Padahal, perjuangan melawan penyakit kritis pasti sangat menguras emosi dan fisik si pasien serta keluarganya. Dampak terbesarnya adalah terganggunya kondisi keuangan keluarga.

Jika tidak diantisipasi, bukan tidak mungkin suatu saat akan mengalami kebangkrutan karena biaya pengobatan yang tidak murah.

Kalau sudah begini, lalu siapa yang akan menanggung biaya selama pengobatan, biaya sekolah anak-anak dan biaya hidup sehari-hari keluarganya?

Nini Sumohandoyo, Coorporate Communications and Sharia Director Prudential Indonesia

Mengenal PRUCritical Benefit 88

Untuk melindungi pasien dan keluarganya dari dampak keuangan akibat penyekit kritis, Prudential Indonesia meluncurkan produk terbarunya yaitu PRUCritical Benefit 88. Melalui produk ini Prudential berharap dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan di rumah sakit dan juga biaya hidup.

Adapun manfaat yang ditawarkan PRUCritical Benefit 88 antara lain:

Proteksi Terjamin

  • Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period).
  • 10% Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp 200.000.000.
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun.
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yakni selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, atau premi tunggal.

Uang Pasti Kembali

  • 100% Uang Pertanggungan akan dibayarkan bila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun ; atau
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun Polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

Kehadiran PRUCritical Benefit 88 sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu "Listening. Understanding. Delivering." serta fokus untuk "We Do Health". Hal tersebut semakin mempertegas tujuan Prudential untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupannya. 

Pada akhirnya kita sadar betapa pentingnya melakukan pencegahan daripada pengobatan. Cara paling mudah adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan olahraga secara teratur.

#JalaninBareng  Prudential

Paparan dari para narasumber tadi, membuat saya terpacu untuk dapat menerapkan pola hidup sehat agar bisa menikmati hidup berkualitas.  Mencegah lebih baik daripada mengobati. Waspadai penyakit kritis, jangan sampai terlambat mengantisipasi. 


Wednesday, 23 January 2019

7 Trik Membaca Pikiran Orang

10:50:00 8 Comments
Dear friends,

7 Trik membaca pikiran orang. Kadang kita penasaran banget sama apa yang dipikirkan seseorang. Apakah dia jujur atau enggak ketika sedag berinteraksi dengan kita. Tapi, gimana caranya supaya kita tahu dia jujur apa enggak pada kita?

Nah, ternyata kemampuan membaca pikiran orang nggak cuma dimiliki oleh cenayang atau orang dengan kemampuan telepati aja. Kita yang orang awam pun bisa mempelajarainya, loh.  

Mau tahu trik nya?

Lakukan Kontak Mata

Lakukan kontak ketika berbicara. Melalui kontak mata secara langsung, kita dapat mengetahui dengan jelas berbagai emosi dan perasaan yang sedang dirasakan oleh lawan bicara kita. Biasanya seseorang yang sedang berbahagia akan melakukan kontak mata langsung dan pupil matanya membesar. Lain hal nya ketika seseorang sedang marah atau sedih, pupil matanya mengecil dan selalu menghindari kontak mata seperti tidak ingin diketahui emosi atau perasaan yang sedang dirasakannya.



Lihat Bahasa Tubuhnya

Bahasa tubuh merupakan refleksi jujur dari seseorang yang bisa menceritakan banyak hal tentang apa yang dirasakan terutama ketika dia merasa tidak nyaman mengenai sesuatu hal.

Berikut ini beberapa bahasa tubuh yang mengindikasikan seseorang merasa nyaman atau tidak nyaman:

Bahasa tubuh positif : mencondongkan tubuhnya ke arah kita, duduk dengan santai, melakukan kontak mata, senyumnya lepas bukan dipaksakan.

Bahasa tubuh negatif : tubuhnya diarahkan menjauh, menyilangkan tangan atau kaki, menggerakan jari atau kaki, memalingkan wajah ketika berbicara.

Lihat Ekspresi Wajahnya

Saat tengah berbicara dengan seseorang, coba lihat dan perhatikan ekspresi yang ditunjukkan. Ekspresi wajah seseorang bisa jadi alat bantu dalam membaca pikiran seseorang. Dia mungkin tidak menunjukkan rasa tidak suka dengan topik yang dibahas, tapi ekspresi wajahnya tidak bisa berbohong. 

Sebuah lekukan di ujung bibir saat tersenyum atau alis yang melengkung bisa menjadi indikasi bahwa dia tidak setuju atau tidak suka. Meskipun hal itu terjadi hanya dalam hitungan satu detik, tetapi sudah bisa menunjukkan sikap yang berbeda dengan kita.



Perhatikan Caranya Menyentuh Kita

Coba rasakan apakah genggaman tangannya lebih lemah atau lebih kuat dari biasanya. Atau mungkin seseorang yang kita kenal tidak mau bersalaman ketika bertemu? Nah, ini bisa menjadi indikasi ada hal buruk yang tengah terjadi. Agar dugaan kita lebih kuat, lihat juga apakah dia melakukan hal yang sama kepada orang lain atau hanya kepada kita saja.

Dengarkan Nada Bicaranya

Nada bicara tidak sama dengan tingkat volume suara tetapi lebih kepada intonasi dari kalimat yang diucapkan seseorang. Saat seseorang bicara lebih cepat atau lebih keras dari biasanya, maka bisa dipastikan  ada sesuatu yang terjadi pada dirinya.

Ketika dia hanya mengucapkan "hmm" atau "uh", dipastikan dia tengah berada dalam kondisi gugup. Dengar dan perhatikan juga apakah nada bicaranya sesuai dengan ekspresi yang ditunjukkan atau tidak. Bisa jadi seseorang akan berusaha menyembunyikan ekspresi atau nada suaranya, tapi tidak bisa menghilangkan keduanya. 

Perhatikan Responnya

Perhatikan respon yang diberikan seseorang saat kita ajak berbicara. Respon yang singkat atau pendek bisa diartikan bahwa dia sudah merasa enggan atau malas. Respons yang panjang menunjukkan bahwa seseorang tersebut tertarik terhadap topik yang kita bicarakan.

Perhatikan Jarak

Jarak antara kita dengan seseorang saat berinteraksi dapat memberikan gambaran dari pikiran seseorang tersebut. Saat ada seseorang yang menjaga jarak dengan kita dipastikan dia sedang tidak ingin terlibat dengan kita secara emosional. Namun demikian, ketika orang memberi jarak secara fisik dengan kita bukan berarti kita tidak diinginkan oleh seseorang tersebut. Bisa jadi seseorang tersebut sedang buru-buru.

Gabungkan dengan cara melihat ekspresi wajah dan bahasa tubuh, maka kita sudah bisa membaca pikiran seseorang yang sedang berinteraksi dengan kita.

Mau coba?



Tuesday, 22 January 2019

Jadikan Mimpi Menjadi Nyata dengan Investasi Reksadana (Kopdar Investarian 2)

22:50:00 25 Comments
manulife-reksa-dana


Setiap orang pasti punya mimpi yang ingin diwujudkan. Usaha yang dilakukan untuk mewujudkan mimpi mereka pun macam-macam. Ada yang nabung pake celengan, ada yang nabung ke bank ada pula yang nabung dengan membeli emas. Sah-sah aja mau pake cara bagaimana, yang penting halal ya, friends. 

Eh tapi jangan salah, ternyata banyak juga loh yang punya mimpi tapi belum juga berusaha buat mewujudkannya. Mimpinya baru sebatas angan-angan saja tanpa tahu kapan mau diwujudkan. Ya kayak saya ini contohnya. Punya banyak keinginan, punya banyak mimpi tapi nggak ngapa-ngapain. Hasilnya? Mimpi tinggallah mimpi.

Belajar Investasi Reksa Dana

Bicara tentang mengelola keuangan untuk persiapan masa depan, saya ngaku deh kalo belum bisa mengelola keuangan dengan baik. Uang yang saya hasilkan selalu saja habis untuk keperluan yang nggak jelas. Pas butuh duit bingung mau cari kemana karena nggak punya tabungan yang cukup.

Setelah mengikuti kopdar investarian pertama bulan Oktober lalu, tekad saya makin bulat untuk mulai melek finansial. Salah satu strategi yang saya lakukan adalah belajar berinvestasi. Beruntung Sabtu 12 Januari 2019 lalu, saya kembali hadir di acara kopdar investarian kedua di Verve Bistro. Manulife mengajak kami semua yang hadir untuk mulai menulis rencana dan target untuk mewujudkannya.



Sebenarnya saya merasa terlambat banget karena baru sadar bahwa merencanakan keuangan dengan berinvestasi itu penting banget. Tapi nggak pa-pa deh, daripada nggak berbuat apa-apa sama sekali. Ye, kaan.

Intinya, berapapun gaji atau pendapatan yang kita terima, ada baiknya jika bisa disisihkan untuk berinvestasi untuk merencanakan masa depan yang lebih cerah. Investasi menjadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan hasil yang lebih dari yang kita miliki saat ini.

Apa bedanya investasi dengan menabung?

Investasi dan menabung adalah dua hal yang berbeda, tetapi masyarakat umum kadang masih menganggap sama. Jadi, investasi adalah segala macam usaha yang dilakukan seseorang untuk menambah nilai dari aset yang telah dimilikinya. Sedangkan menabung lebih ke arah proses menyimpan sebagian hasil pendapatan yang disimpan atau disisihkan untuk kepentingan di masa mendatang.

Menabung biasanya dilakukan untuk tujuan jangka pendek, sedangkan investasi biasanya dilakukan untuk tujuan jangka panjang. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Tabungan punya risiko yang sangat kecil karena sistem keamanan bank yang canggih dan terpercaya. Misalnya bank tempat kita menabung mengalami pencurian atau kerugian, kita nggak perlu kuatir karena tabungan kita dijamin oleh bank dan pemerintah. Kita sebagai nasabah pasti akan menikmati bunga tabungan, tetapi dengan jumlah yang tidak terlalu besar.

Kekurangannya? Diam-diam duit kita akan digerogoti oleh yang namanya inflasi. Yups, inflasi itu ibaratnya "silent robber" yang bisa merampok duit kita perlahan-lahan. Nilai uang yang kita simpan tidak lagi sama dengan pada saat kita menabung. Udah nabungnya lama, hasilnya nggak ada. Sayang, kan.

investasi-reksa-dana-manulife
Risiko menabung dang investasi
Nah kalo investasi, pastinya keuntungan yang ditawarkan jauh lebih besar daripada bunga tabungan. Modal yang kita tanam akan terus bertambah nilainya dari waktu ke waktu, sehingga dana yang kita investasikan akan semakin bertambah. Karena potensi imbal hasilnya lebih besar, maka risiko akan kehilangan dalam investasi pun lebih besar ketimbang tabungan.

Reksa dana dan Jenis-jenisnya

Investasi reksa dana merupakan salah satu investasi strategis bagi masyarakat pemodal, baik pemodal institusional maupun individual. Hal ini juga termasuk bagi para pemodal kecil dan orang-orang yang nggak punya banyak waktu dan pengetahuan mengenai literasi keuangan, khususnya untuk menghitung risiko atas suatu investasi.

Nah, reksa dana sendiri merupakan program investasi yang menggabungkan modal dari banyak investor, dan berinvestasi pada beragam instrumen, serta dikelola secara profesional oleh perusahaan pengelola aset (Manajer Investasi).


investasi-reksa-dana-manulife


Sebelum kalian berinvestasi reksa dana, sebaiknya ketahui terlebih dulu jenis-jenis reksa dana yang ada. Ada beberapa jenis reksa dana yang paling populer saat ini yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Reksa dana Pasar Uang

Reksa dana ini seluruhnya instrumen pasar uang. Jatuh temponya kurang dari satu tahun. Reksa dana ini relatif lebih aman dari pada reksa dana lainnya, namun potensi hasil dan fluktuasi cenderung stabil.

Reksa dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap dananya dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih tinggi dari pada reksa dana pasar uang.

Reksa dana Campuran

Sesuai namanya, reksa dana campuran mengalokasikan dananya secara imbang di berbagai instrumen keuangan seperti obligasi, dan saham. Karena dapat berinvestasi saham, reksa dana campuran lebih berisiko.

Reksa dana Saham

Reksa dana saham menempatkan dananya minimal 80% ke saham. Potensi hasil dan risikonya paling tinggi dibandingkan jenis reksa dana lainnya.

Nah, kalian mau pilih yang mana?

Investasi reksa dana butuh jangka waktu yang berbeda-beda. Ada yang untuk kurang dari setahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan lebih dari 5 tahun. Untuk jangka waktu satu tahun atau kurang, mungkin kita bisa memilih reksa dana pasar uang, sedangkan untuk investasi 1-5 tahun, kita dapat memilih reksa dana pendapatan tetap.

Masih bingung juga?

Kalo gitu, coba deh buat perencanaan investasi kalian menggunakan tabel "invesment planning" berikut ini.



Nah, keliatan kan berapa banyak dana yang dibutuhkan untuk investasi? Kita bisa mengira-ngira sendiri berapa banyak dana yang kita butuhkan dan berapa target waktu untuk mengumpulkannya. Sesuaikan juga dengan kemampuan finansial kita, ya.

Eh itu, investasi buat biaya pendidikan kenapa jangka waktunya lama banget? Iyaa, emang sengaja saya sisihkan investasi buat biaya pendidikan si bungsu yang sekarang masih TK. Rencananya dana itu buat biaya pendidikannya saat kuliah nanti.

Semakin panjang jangka waktunya, semakin ringan dana yang kita sisihkan untuk investasi. Yuk, jadikan mimpi menjadi nyata dengan mulai investasi reksa dana!

Photo by. Dikoko Production



Saturday, 12 January 2019

Semarang Bridge Fountain, Daya Tarik Baru Pariwisata Semarang

20:27:00 3 Comments
Dear friends,

Semarang Bridge Fountain menjadi daya tarik baru pariwisata Semarang. Warga Semarang pasti tahu, kalau bertepatan dengan malam tahun baru lalu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi meluncurkan Semarang Bridge Fountain di jembatan Banjir Kanal Barat.

Jadi mulai awal tahun 2019 ini, akan ada atraksi air mancur menari di jembatan Banjir Kanal Barat. Asiiiik!!

Kabarnya Semarang Bridge Fountain ini merupakan jembatan dengan atraksi air mancur menari pertama di Indonesia, loh. Proyek wisata bernilai 17 miliar ini diselesaikan dalam jangka waktu 6 bulan. Atraksi air mancur dengan bermacam warna ini mirip dengan yang ada di jembatan Banpo, di sungai Han, Korea Selatan. Harapannya, Semarang Bridge Fountain ini bisa menjadi destinasi wisata baru di kota Semarang. 

Keren, ya.

Pict by. febbykristianto. Semarang Bridge Fountain
Pemerintah kota Semarang memang sedang berbenah dalam pembangunan tempat-tempat wisata yang berpotensi menarik wisatawan. Mulai dari revitalisasi kota lama dan sekitarnya, pembangunan Taman Indonesia Kaya hingga pembangunan pedestrian di beberapa sudut kota Semarang. Makanya, sekarang kota Semarang tuh, makin sedap dipandang loh, friends. 

Pak Hendi, selaku Walikota Semarang memang berkomitmen untuk selalu membangun hal-hal baru di kota Semarang. Tujuannya tak lain agar sektor pariwisata di kota Semarang selalu berkembang.

Buat kalian yang penasaran dengan kecantikan atraksi air mancur menari di jembatan Banjir Kanal Barat, coba deh datang kesana. Tiap hari Minggu hingga Kamis, kalian bisa menikmati atraksi air mancur menari tiap pukul 19.30 hingga pukul 20.00 WIB. Sedangkan pada hari Jum'at dan Sabtu kalian bisa menikmati atraksi air mancur menari dua kali, yaitu pada pukul 19.30 hingga pukul 20.00 dan pukul 21.00 hingga 21.30 WIB. 

Catet tuh jam-jam atraksi air mancur menari di jembatan Banjir Kanal Barat. Jangan sampai salah waktu trus kecewa karena gagal melihat atraksi air mancur menari. Hihi. 

Semarang Bridge Fountain ini bisa dinikmati dari dua sisi, loh. Bagi masyarakat yang berada di sisi utara bisa melihat dari arah Madukoro atau Kokrosono. Sedangkan dari arah selatan, masyarakat bisa melihat dari arah Puspanjolo atau Basudewo. 

Nggak hanya bisa menikmati atraksi air mancur menari yang berwarna-warni, kita juga akan bisa menikmati alunan musik dan lagu-lagu daerah, loh. Menarik banget, kan.

Ayo, berkunjung dan berwisata di kota Semarang!

Tulisan ini dibuat dalam rangka #roadto4thgandjelrel dan diikutsertakan dalam #blogchallengegandjelrel




Thursday, 10 January 2019

Welcome 2019, Welcome New Chapter of My Life

14:10:00 2 Comments


Welcome 2019, welcome new chapter of my life.

Selamat tahun baru ya, friends. Sebenarnya telat banget ya, karena udah tanggal 10 bulan Januari tahun 2019 baru ngucapin selamat tahun baru.

Yah, saya masih terlena dengan pekerjaan di dunia nyata, friends. Nulis di blog karena memang harus nyelesein utang-utang tulisan aja. Itupun belum kelar semua (gitu kok ngakunya bloger pro, ya). LOL

Jadi gini lho, sebenarnya di dunia nyata (emang biasanya ngidernya di dunia maya doang, ya) saya bersama beberapa teman lagi ngerjain sebuah buku kuliner Semarang gitu, deh. Ada sekitar 71 lokasi yang kami liput dan ternyata itu sangat-sangat menyita waktu banget. Tiap 2 hari atau 3 hari sekali kami liputan ke 3 lokasi sekaligus. Dari target sebulan selesai, ternyata liputannya molor hingga 2 bulan. Itu belum ngerjain approvelan dan editing, loh. Huhu..

Dokpri. Suasana liputan (in frame.Mb Olipe dan Mb Nia)

Itu baru 1 kerjaan loh, friends. Alhamdulillah akhir tahun lalu kebagian rezeki diundang jalan-jalan ke Kabupaten Banjarnegara selama 4 hari 3 malam. Padahal sebelumnya juga diajak jalan-jalan sama Disporapar selama 2 hari 1 malam ke Dieng dan Magelang. Belum lagi event offline lainnya. Badan rontok...rontok dah. Tapi alhamdulilah, namanya juga rezeki. Pantang ditolak. 

Tahun 2019, Tahun Kerja Keras

Saya menyebut tahun ini adalah tahun kerja keras. Kenapa? Sebab tahun ini 3 anak saya sama-sama masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Si kakak masuk Perguruan Tinggi, si mas masuk SMP dan si bungsu masuk SD.  Kebayang kan, saya dan suami harus ngeluarin duit berapa buat biaya sekolah mereka? Makanya saya sebut tahun ini adalah tahun kerja keras. 



Akhir tahun kemarin, saya dan suami mulai mendaftarkan si kakak dan si mas. Biar nyicil ayem gitu kalo udah dapat sekolah. Biar tahu berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan, jadi saya dan suami punya waktu untuk menyiapkannya. 

Kebetulan si kakak menginginkan kuliah di STIFAR yang masih satu yayasan dengan sekolahnya. Lokasinya pun nggak terlalu jauh dari rumah. Bila diterima tentulah saya dan suami bersyukur banget karena si kakak nggak perlu jauh-jauh buat kuliah. Jadi hemat biaya kost, makan sama transport. 

Nah, kalo si mas rencananya saya masukkan ke SMP IT. Sekolahnya full day dan berbasis agama yang kuat. Meski biaya sekolahnya lebih mahal dari sekolah negeri, tapi di sekolah ini ada program tahfidz Qur'an juga. Harapannya sih, biar lingkungan pergaulan si mas nggak keluar dari jalur, mengingat pergaulan anak jaman sekarang bikin hati orangtua was-was.

Si bungsu Rara insyaAllah tahun ini masuk SD negeri dekat rumah saja, biar ngojeknya nggak terlalu jauh, hihi. Ya maklum lah ya, tukang ojeknya kan wira-wiri nguruin kerjaan juga. 

Doakan ya friends, semoga ketiga anak saya berjodoh dengan sekolah dan perguruan tinggi pilihan kami. 

Resolusi Tahun 2019



Ngomogin soal resolusi, sebenarnya saya malu karena resolusi tahun lalu banyak yang belum tercapai. Mungkin karena kurang usaha kali, ya.

Akhir tahun lalu saya kepikiran mau bisnis makanan, produksi frozen food gitu dan dijual dengan cara online. Soalnya kalo jualan offline, saya belum bisa memenej waktu jadi nggak yakin bisa konsisten jualan offline. Ini sudah diapprove sih sama pak bos, tinggal mematangkan konsep dan jalan aja.

Trus, saya pengen banget bisa nambah skill saya di bidang MUA. Selama ini kan saya cuma bantu-bantu kalo ada yang butuh dirias. Selain nambah skill juga pengen nambah peralatan make up nya. Lah, gimana mau jadi MUA pro, kalo alat tempur seadanya. Ye, kaaan.

Trus..., nah kan terus lagi. Tahun ini saya kok berharaaaaaap banget bisa ke baitullah. Umroh gitu sama suami dan Bapak. Kalo haji kan ga bisa tiba-tiba, harus nunggu sekitar 22 tahun baru bisa berangkat. Selain itu, pengeeen banget bisa punya kendaraan roda 4 (sekarang sih punyanya kendaraan roda 6 alias motor 3 bijik. LOL). Mobil itu udah jadi kebutuhan yang mendekati urgent, karena kami sudah nggak mungkin pergi jarak jauh menggunakan sepeda motor sendiri-sendiri.

Doakan resolusi saya terwujud tahun ini ya, friends.

New Chapter of My Life



Tahun 2019 ini juga jadi tahun yang penting buat saya loh, friends. Pasalnya tahun ini saya akan masuk ke usia cantik. Yes, I'm going to fourty this year. As they said, life is begin at fourty. 

Meski baru akan berumur 40 tahun beberapa bulan lagi, tapi awal tahun ini udah kerasa banget feel "usia cantik" nya. Hihi. *makin tua kok malah seneng yak. LOL

Yah, intinya sih saya masih ingin berkarya melalui bidang yang sedang saya tekuni sekarang ini. Masih banyak impian dan keinginan-keinginan yang harus diwujudkan. Buat saya, usia hanyalah angka, tetapi semangat harus makin menyala. Tul, nggak?

Semoga tahun ini membawa kebaikan, kebahagiaan dan kesuksesan buat kita semua ya, friends.


Follow Me @ikapuspita1