Dear friends,

Ulang tahun ke-4 Gandjel Rel, Petjah banget bow. Tak terasa komunitas blogger perempuan  Semarang kesayangan aka Gandjel Rel sudah berusia 4 tahun. Saya ini termasuk member senior loh, karena bergabung sejak awal komunitas ini berdiri. Bisa dibilang pekerjaan saya sebagai bloger  tumbuh  dan berkembang bersama Gandjel Rel.

Sekilas Tentang Komunitas Bloger Gandjel Rel

Alkisah, ada 5 orang eh, 4 orang emak dan 1 embak yang berkongsi membentuk sebuah komunitas yang mewadahi para bloger perempuan yang berdomisili di Kota Semarang. Mereka adalah Uniek Kaswarganti, Dewi Rieka, Rahmi Aziza, Wuri Nugraeni dan Lestari. Kebetulan di Semarang belum ada komunitas bloger perempuan. Akhirnya pada tanggal 22 Februari 2015 terbentuklah komunitas blogger perempuan Semarang. Mereka sepakat memberi nama komunitas ini dengan nama "Gandjel Rel" yang diambil dari nama salah satu makanan asli Semarang. Roti Gandjel Rel ini mirip dengan kue Gambang dari Betawi. Teksturnya keras tapi legit dan ada aroma kayu manisnya. Ya mirip lah kayak founder dan membernya yang manis dan legit. Hihi.

Founder Gandjel Rel

Dinamakan "Gandjel Rel" karena selain biar gampang diingat juga karena disesuaikan dengan tagline komunitas ini yaitu "Ngeblog ben Rak Ngganjel". Emang bener sih ya, perempuan butuh tempat buat mencurahkan 20 ribu kata tiap hari. Bahaya kalo nggak tersalurkan, bisa-bisa stress kan, makanya ngeblog bisa jadi sarana untuk menyampaikan uneg-unegnya. Biar nggak "ngganjel" kaaan.

Saat ini member Gandjel Rel sudah sekitar 100an orang. Kiprah Gandjel Rel di dunia blogging kini sudah mulai diperhitungkan. Buktinya beberapa brand dan perusahaan besar pernah bekerjasama dengan Gandjel Rel, lhoo. Semua itu tentunya tak lepas dari kerja keras para foundernya *ini nggak peres lho yaa. LOL.

Member Gandjel Rel juga berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari penulis buku (bahkan udah nulis banyak buku), ada yang pengusaha, dosen, pekerja kantoran, PNS hingga ibu rumah tangga tulen seperti saya. Oh iya, untuk jadi member Gandjel Rel juga nggak harus yang sudah berstatus ibu-ibu loh, yang masih single pun bisa jadi member Gandjel Rel. Yang penting perempuan tulen yaa.

Ulang Tahun ke-4 Gandjel Rel di Resto Pringsewu

Sebulan menjelang ulang tahunnya digelar, Gandjel Rel mengadakan Blogging Challenge dengan tema berbeda tiap pekannya. Blogging Challenge ini berlangsung selama 4 pekan dan diakhiri dengan Video Chalenge yang ditayangkan serentak tepat pada hari ulang tahun Gandjel Rel tanggal 22 Februari 2019. Jangan salah, Gandjel Rel memberikan hadiah kepada para pemenang Blogging Challenge dan Video Challenge, lho.

Sabtu, 23/2/2019 lalu Gandjel Rel merayakan ulang tahun ke-4 nya di Resto Pringsewu yang terletak di kota lama Semarang. Acara tahun ini dipandu oleh MC kondang yang juga member Gandjel Rel yaitu mbak Hartari Hartawan yang ternyata diam-diam kocak juga.

Perayaan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena Gandjel Rel mendatangkan bintang tamu spesial yaitu Agus Mulyadi yang akrab dipanggil Gus Mul. Hampir semua yang hadir pasti mengenal sosok penulis sekaligus redaktur mojok.co ini. Gus Mul menjadi narasumber talkshow yang bertema "Menulis Kreatif di Media Online" di perayaan ulang tahun Gandjel Rel tahun ini.



Ternyata Gus Mul sereceh tulisannya. Tak jarang kami semua harus menahan tawa mendengar cerita-ceritanya. Materi disampaikan dengan luwes dan mudah dipahami. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menulis kreatif di media online ala Gus Mul adalah :

  • Ide Tulisan
    Kadang kita eh saya aja kali, sudah banget cari ide tulisan. Mau nulis apa bingung, nggak ada bahan, lalu stuck, nggak nulis apa-apa. Padahal kata Gus Mul, ide itu bertebaran di sekitar kita. Hanya saja kita nggak jeli menangkapnya. Kata Gus Mul sih, coba kalo lagi jalan, ambil gambar (foto maksudnya) peristiwa yang sedang terjadi, lihat sekeliling pasti ada yang bisa dijadikan ide tulisan lalu tulis sebisanya.
  • Pemilihan Diksi
    Saya sering merasa kalau penguasaan diksi saya masih terbatas. Kalimat-kalimat yang saya tulis masih biasa-biasa saja. Padahal pemilihan diksi yang menarik dan tepat bisa membuat pembaca tertarik untuk membaca tulisan kita hingga selesai.
  • Ciri Khas
    Tiap bloger atau penulis pasti memiliki ciri khas masing-masing dalam menulis. Hal ini lah yang membedakannya dengan orang lain. Contohnya Gus Mul. Dia selalu menyertakan istilah atau kata bahasa Jawa dalam tulisannya. Nah, kalo kalian punya cici khas, nggak?
  • Sudut Pandang
    Menulis dari sudut pandang kita sendiri yang anti mainstream dan berbeda dengan sudut pandang orang lain.
  • Kutipan
    Kebanyakan dari kita lebih ingat kutipan-kutipan seorang penulis dibanding judul buku atau keseluruhan isi dari sebuah buku.

Saking antusiasnya mendengarkan penjelasan Gus Mul, sampai-sampai nggak sadar kalau sudah waktunya makan siang. Perut mulai kerucukan minta diisi, maklum nggak sarapan euy. *salahe siapa.

Ternyata Resto Pringsewu telah menyiapkan beberapa menu untuk makan siang kami. Semuanya enak dan mengenyangkan. *ketahuan makannya banyak, nih. LOL.

Tumpengnya ini buatan Resto Pringsewu lho

Ini adalah kali ke-4 saya berkunjung ke Resto Pringsewu. Tahun lalu saya dan beberapa teman bloger juga diundang pada saat pembukaan resto ini. Resto Pringsewu yang berlokasi di kota lama ini menempati gedung peninggalan Oei Tiong Ham, sang raja gula dari Semarang. Bangunannya tidak banyak diubah, hanya direnovasi dan diperbaiki di beberapa bagian tanpa mengubah arsitektur aslinya.

Resto ini terdiri dari 2 lantai dan semua sudutnya cukup instagramable. Cocok lah buat foto-foto. Selain menyediakan menu-menu makanan Jawa, Resto Pringsewu juga menyediakan beraneka macam makanan khas atau oleh-oleh dan kopi.

Photo by Mecta Deera
Oh iya, di bagian depan Resto Pringsewu juga dibuka Teraz Oei Tiong Ham yaitu semacam kafe yang buka mulai sore hingga malam hari. Nah, kapan nih kalian ajakin aku ongkrong di Teraz Oei Tiong Ham sambil menikmati Tahu Walik yang hangat dan Avocade Thai yang seger?



Yang pasti acara ulang tahun Gandjel Rel ini berkesan banget, karena selain banyak member dan para kolega yang hadir juga karena ada talkshow yang bergizi. Dan yang lebih spesial lagi adalah, akhirnya saya bisa minta tandatangan sama Gus Mul di buku yang saya beli sejak 3 tahun lalu.

Minta tandatangan Gus Mul

Semoga semua member Gandjel Rel makin semangat ngeblog ben rak ngganjel, ya.

Love you Gandjel Rel.