Cara Merawat Rambut Rusak


Dear friends,

Memiliki rambut yang indah dan sehat adalah impian setiap orang, termasuk saya. Sebelum memiliki anak, rambut saya tergolong  tebal dan sehat. Tetapi setelah melahirkan, perlahan rambut saya menipis karena rontok tak berkesudahan. Selain itu rambut saya juga terlihat kusam dan rusak seperti tak terawat. Berbagai macam cara saya lakukan untuk mengembalikan kondisi rambut saya agar sehat seperti dulu. 

Saya sudah merangkumkan beberapa cara untuk merawat rambut rusak yang bisa dilakukan sendiri di rumah, antara lain : 

Pijat Kulit Kepala secara Rutin

Rutin memijat kulit kepala adalah salah satu cara merawat rambut, karena hal ini dipercaya berfungsi mengembalikan pertumbuhan rambut dengan cepat karena selama proses memijat kepala terjadi perenggangan yang membantu pertumbuhan dan ketebalan rambut. Agar mendapatkan hasil optimal, disarankan untuk memijat kepala secara rutin. Selain dapat membantu merawat rambut yang rusak, cara ini juga dapat memanjangkan rambut dan berfungsi meredakan stres akibat ketegangan.

Gunakan Lidah Buaya



Lidah buaya dikenal memiliki manfaat yang baik untuk rambut sejak dulu. Lidah buaya juga dikenal memiliki manfaat yang baik untuk rambut karena mengandung zat-zat seperti kalsium, fosfor, vitamin A, B1, karbohidrat, lemak, dan protein yang penting untuk kesehatan dan kesuburan rambut. 

Selain dapat merawat rambut yang rusak, lidah buaya juga mampu menghitamkan, menghaluskan serta menyehatkan rambut. Cara menggunakan lidah buaya sebagai bahan mengatasi rambut tipis, cukup mudah, kok. Ambil satu tangkai lidah buaya, belah menjadi dua dan usapkan gel lidah buaya ke seluruh bagian rambut. Setelah itu, diamkan sekira 30 menit lalu bilas dengan air bersih.

Gunakan Minyak Kelapa

Cara lain merawat rambut rusak secara alami yaitu menggunakan minyak kelapa. Kandungan pada minyak kelapa berfungsi secara efektif dalam menjaga dan melindungi kesehatan rambut. Minyak kelapa mengandung lemak tak jenuh yang berperan penting melindungi kesehatan kulit kepala agar rambut terhindar dari kekurangan protein. Caranya cukup mudah, oleskan minyak kelapa ke kulit kepala secukupnya, kemudian pijat pelan-pelan dan lakukan secara teratur.

Gunakan Jeruk

Buah jeruk kaya akan vitamin C yang juga efektif untuk mengatasi rambut dari kerusakan. Caranya mengaplikasikannyapun sangat mudah, belah jeruk menjadi dua bagian, kemudian oleskan irisan tersebut ke seluruh kulit kepala dan diamkan beberapa menit.

Setelah itu bilas menggunakan air hingga bersih. Lakukan perawatan ini 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Apabila aktivitas ini rutin dilakukan, maka rambut indah dan tebal bukan impian lagi buatmu. 

Gunakan Minyak Zaitun



Minyak zaitun mengandung asam lemak omega-3 yang berfungsi menjaga kesehatan dan  mengatasi kerusakan rambut dan menebalkan rambut. Selain itu, minyak zaitun juga membantu mengatasi rambut kering dan kusam. Kandungan dalam minyak zaitun dapat menjaga kelembapan rambut.

Cara menggunakan minyak zaitun untuk perawatan rambut sangat mudah. Panaskan minyak zaitun dan diamkan beberapa saat. Oleskan serta pijat ke seluruh bagian kulit kepala dan diamkan sekitar 30 menit dan bilas dengan air bersih.

Makan Buah dan Sayur

Merawat rambut rusak nggak hanya dilakukan dari luar, tetapi juga dari dalam. Untuk merawat dari dalam kita perlu mengonsumsi banyak buah dan sayur-sayuran hijau. Sayuran-sayuran hijau seperti kangkung, bayam, selada air, dan sawi kaya akan kandungan methyl sulphony methane (MSM) yang bisa berfungsi untuk meningkatkan produksi keratin pada rambut. 

Merawat rambut rusak butuh ketelatenan, dan butuh proses. Selain melakukan perawatan seperti yang tertulis di atas secara rutin, hindari pemakaian shampo berbahan kimia dan peralatan seperti hair dryer atau catokan rambut yang terlalu sering. Selamat mencoba, ya!


Gejala Tipes pada Anak yang Perlu Diwaspadai

gejala-tipes-pada-anak

Dear friends,

Gejala tipes pada anak yang perlu diwaspadai. Anak-anak memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit tipes dibandingkan orang dewasa. Hal ini karena anak sering kali mengonsumsi jajanan sembarang, baik itu di sekolah maupun di rumah. Selain makanan atau minuman yang nggak bersih, anak juga sering tanpa sengaja memasukkan tangan atau benda lainnya ke dalam mulut.

Tangan atau benda yang sudah terkontaminasi dengan kuman dan bakteri akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh anak melalui mulut. Selain itu, anak juga lebih mudah terserang penyakit ini karena tubuhnya yang masih rentan terhadap serangan berbagai kuman dan bakteri. 

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Gejala tipes bisa saja datang secara tiba-tiba, tetapi bisa juga datang secara bertahap dalam kurun waktu beberapa minggu. Jika tidak segera diobati, gejala tipes akan memburuk seiring waktu disertai munculnya ruam berbintik merah di dada, menurunnya berat badan, dan perut kembung.

Gejala ini juga dialami oleh anak saya beberapa waktu lalu. Badannya tiba-tiba saja panas tinggi, nggak doyan makan lalu berat badannya menurun cukup drastis. Setelah dibawa ke rumah sakit, ternyata dia menderita tipes hingga harus dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Gejala Tipes pada Anak

Agar tidak kecolongan, maka kita sebagai orangtua harus  terhadap gejala yang timbul ketika anak terserang tipes. Apa saja gejalanya? Simak ciri-cirinya di bawah ini :

Gejala tipes pada anak sebenarnya sama dengan gejala yang timbul pada orang dewasa, jika dilihat dari durasi berlangsungnya demam, tanda-tandanya, maupun cara penanganannya. Gejala pada tipes atau demam tifoid bisa ringan maupun berat, tergantung kepada kondisi kesehatan, usia, serta vaksinasi yang pernah dilakukan penderita.

Gejala-gejala umum yang biasanya muncul ketika anak terserang tipes meliputi:
  • Demam tinggi, bisa mencapai 40°C
  • Sakit perut yang disertai dengan diare
  • Merasa lemah, cepat lelah, dan tubuh pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada tenggorokan
  • Mengalami sembelit
  • Tidak nafsu makan
  • Terjadi pembesaran hati dan limpa
  • Munculnya lapisan di lidah
Meski begitu, demam tifoid pada anak jarang sampai ada yang menyebabkan komplikasi masalah kesehatan yang serius. Namun, jika berujung kepada komplikasi biasanya terdapat pada masalah pencernaan, yaitu adanya lubang pada usus. Kondisi ini sangat serius dan butuh penanganan  secepatnya di rumah sakit.

Saat gejala tipes sudah makin parah, infeksinya bisa menyebabkan usus mengalami perdarahan dan berlubang. Dalam dunia kedokteran, kondisi seperti  ini disebut sebagai perforasi usus. Perforasi usus dapat menyebabkan peritonitis, yaitu infeksi pada jaringan yang melapisi bagian dalam perut. Peritonitis merupakan kondisi gawat darurat medis yang bisa mengancam nyawa.

Oleh karena itu jika si kecil mulai menunjukkan gejala tipes sebaiknya segera bawa ke dokter. Namun, segera bawa anak yang sakit tipes ke UGD rumah sakit terdekat jika berat badannya turun drastis, perut kembung berlarut-larut, demamnya makin tinggi, diare parah hingga dehidrasi, bahkan halusinasi.

Cara Mencegah Tipes pada Anak



Tipes adalah infeksi bakteri yang terdapat pada makanan dan minuman kurang bersih yang dikonsumsi anak. Hal paling penting untuk mencegah tipes pada anak adalah dengan menjaga kebersihan diri sendiri, kebersihan makanan dan minuman, dan juga kebersihan lingkungan sekitar.

Ada beberapa cara untuk mencegah tipes pada anak, diantaranya :

  • Selalu cuci tangan sebelum makan atau setelah dari toilet.
  • Tidak jajan sembarangan.
  • Sebisa mungkin bawa makanan dan minuman dari rumah, yang terjamin kebersihannya.
  • Hindari makan buah dan sayur mentah yang dijual di pinggir jalan, karena bisa saja buah dan sayur tersebut sudah terkontaminasi kuman dan bakteri.
  • Melakukan vaksinasi. Vaksin tifoid bisa diberikan pada anak-anak di atas 2 tahun. 
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Alangkah lebih baik, jika melakukan tindakan antisipasi terhadap berbagai penyakit dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Yuk, lakukan pola hidup bersih dan sehat, demi kesehatan diri dan keluarga.



Ide Bisnis bagi Pemula


Dear friends,

Ide bisnis bagi pemula bagi kalian yang ingin memulai bisnis sendiri. Bicara soal peluang usaha, saat ini sedang banyak sekali orang-orang yang tertarik untuk membuka usaha. Terutama para karyawan yang terdampak pandemi. Kebanyakan mencoba peruntungan untuk membuka usaha dari rumah. Termasuk saya. Secara tidak langsung saya juga termasuk pekerja yang terdampak pandemi. Banyaknya pekerjaan yang ditunda dan dibatalkan, saya harus memutar otak agar tetap bisa berpenghasilan meski hanya dari rumah saja. Beberapa waktu lalu saya sudah memulainya. 

Saya memulai dengan kemampuan yang saya punya, yaitu kemampuan mengolah makanan. Saya membuat kue, lauk, dessert yang bisa cepat laku. Biasanya dalam beberapa hari saya open PO dan membuat makanan sesuai pesanan. Alhamdulillah, tiap saya open PO, adaa saja yang pesan. 

Melihat ada peluang untuk memulai bisnis sendiri, saya ingin serius menjalankan bisnis ini. Salah satunya yang kekinian adalah membuka bisnis online. Di era digital ini, saya rasa penting untuk memiliki pola pikir yang terbuka dan sadar tentang perkembangan teknologi. Karena berkembangnya teknologi, dapat mempermudah kita dalam menjalankan berbagai hal, salah satunya adalah membuka peluang kita untuk memulai bisnis online. 

Jiwa enterpreneurship atau jiwa pengusaha memang perlu ditumbuhkan dalam diri anak muda. Karena merekalah yang menjadi ujung tombak dalam memakmurkan negara. Apabila semakin banyak pemuda Indonesia yang memiliki jiwa pengusaha, maka akan semakin besar juga kesempatan untuk bekerja karena banyaknya lapangan kerja yang tersedia. Hal ini tentu saja beriringan dengan semakin banyak pula harapan kesejahteraan bagi penduduk Indonesia.

Peluang usaha untuk pemula umumnya usaha yang tidak membutuhkan modal besar atau keahlian khusus. Bukan pula usaha yang butuh sistem manajemen yang komplek. Soalnya, pengusaha pemula belum memiliki pengalaman soal bisnis.

Tetapi jangan pula percaya bahwa setiap keberhasilan harus melalui serangkaian kegagalan. Menjadi pengusaha pemula bukan berarti selalu akan mengalami kegagalan. Tetapi sudah pasti, sebagai pemula kita harus ekstra hati-hati memilih peluang. 

Nah, apa aja sih yang bisa dijadikan peluang untuk memulai bisnis/ usaha?

Jadi Reseller 

Ini adalah pilihan yang paling tidak beresiko jika kita jalankan dengan baik. Reseller berarti kita menjualkan produk orang lain. Modal utama usaha ini adaah kepercayaan antara kita, pembeli dan pemilik atau produsen.

Mekanismenya sederhana saja. Kita mendapatkan toko atau pemilik produk baik rumah industri atau koveksi. Lalu kita membuat perjanjian soal patokan harga. Soalnya, keuntungan yang akan kita dapatkan berasal dari selisih harga yang kita tetapkan.

Nah, begitu ada pembelian, si pembeli akan transfer pada kita. Bagian ini yang paling sulit karena kita harus meyakinkan si calon pembeli bahwa kita adalah penjual yang amanah dan tidak akan melakukan penipuan.

Bisnis makanan kecil

Peluang usaha untuk pemula lainnya adalah berjualan makanan kecil. Tak perlu membuat sendiri makanan-makanan itu. Kita bisa membeli beragam jenis makanan kecil dalam jumlah agak besar.

Kita bisa mengemas makanan itu dalam plastik berbagai ukuran. Bisa ukuran 500 gram atau lebih kecil lagi dengan cara membungkus yang baik. Lalu berbagai jenis makanan itu bisa dititipkan ke warung-warung di sekitar tempat tinggal atau dijual secara online.

Membuka Jasa Laundry

Sudah banyak dilakukan orang tetapi tetap saja laris jika dilakukan. Soalnya, cuci mencuci baju adalah kebutuhan orang setiap hari. Itulah yang membuat usaha laundry tak pernah mati.

Modal usaha ini hanya butuh satu mesin cuci, alat seterika, timbangan dan beberapa perlengkapan kecil lainnya. Selanjutnya kita hanya butuh satu atau dua karyawan yang bisa membantu kita mencuci dan menyetrika. 

Jual Pulsa Elektrik

Jual pulsa elektrik justru paling tepat dilakukan oleh seorang karyawan sebagai usaha sampingan. Pasalnya, teman kantor, teman kos, dan sebagainya adalah pasar yang tepat dan menggiurkan. Menurut info yang saya dengar, seorang pebisnis pulsa skala besar di Jakarta bahkan mampu memiliki omzet Rp20 triliun setahun. Wow.

Usaha besar tentu dimulai dari yang kecil lebih dahulu, dan kita bisa memilih pulsa elektrik sebagai tahap awal. Mudah, tanpa biaya besar, dan waktu yang fleksibel adalah daya tarik bisnis ini. Modalnya pun relatif kecil, yaitu mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1 jutaan saja. Untuk mendapatkan pelanggan tetap juga relatif mudah, yaitu teman atau tetangga sendiri.

Bagaimana cara menjadi agen pulsa elektrik ini? Tiap provider pulsa elektrik punya ketentuan yang berbeda. Namun secara umum kita cukup mendaftar dan melakukan deposit. Kemudian, saldo kita bisa digunakan untuk transaksi semua produk. 

Menjual Aneka Kue dan Minuman 

Bagi yang memiliki hobi memasak kue, maka ide berikut adalah ide yang sempurna. Kita bisa menghasilkan uang dari kegiatan yang kita gemari ini. Setelah seharian bekerja, kemudian sore harinya setelah pulang dari kantor, Anda bisa menyalurkan hobi membuat kue itu, yang mana bisa dijual pada keesokan harinya di kantor atau kepada tetangga sekitar tempat tinggal. Pastinya menyenangkan jika setiap sore bisa melakukan hobi serta mendapatkan penghasilan pula.



Kue yang dijual bisa dalam bentuk kue basah seperti donat, brownies kukus, klappertart, bika ambon, dadar gulung, banana cake, bolu coklat, lapis legit, klepon, apem, onde-onde, dan kue cucur. Kue kering pun juga tak kalah banyak, misalnya walnut cream cheese, sandwich coklat mint, nastar nanas, putri salju, cookies lemon, dan kukis selai kacang coklat. 

Selain kue, kita juga bisa menjual aneka minuman kekinian seperti kopi, susu almond, atau jus buah yang dikemas dalam botol. Inovasi adalah kunci penting, untuk menjaga mood agar tidak bosan. 

Sebagai pemula, sudah pasti bakal ada berbagai hal baru yang akan kita hadapi. Jika ingin maju, jangan sampai hal-hal baru yang peuh tantangan membuat kita patah semangat. Karena letak keberhasilan adalah kemampuan mengatasi tantangan itu. Sehingga peluang usaha untuk pemula akan langsung membawa kita kepada kesuksesan.

Poin-poin di atas hanyalah sebagian kecil dari ide usaha sampingan yang berkembang dan populer beberapa tahun belakangan ini. Bagaimanapun juga, masih ada ratusan bahkan ribuan ide usaha sampingan lain yang masih belum terungkap dan menunggu seseorang untuk segera menjalankannya. Selalu berpikir kreatif akan mengantarkan kita pada sebuah ide yang belum pernah ada sebelumnya sehingga peluang sukses pun semakin besar.

Semangat berusaha, ya!




Menu Praktis untuk Sehari-hari

Dear friends,

Menu praktis untuk sehari-hari- Bagi ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah seperti saya, membuat jadwal menu untuk sehari-hari akan memudahkan saya dalam menyiapkan makanan bagi keluarga. Tujuannya agar menu bisa bervariasi dan anak-anak mau makan dengan semangat. Kadang anak-anak susah banget kalau disuruh makan, alasannya nggak selera. Ini kadang yang bikin saya stres. 

Kalau nggak masak, bakalan makin boros karena anak-anak dan suami pasti bakalan jajan mulu. Nah, untuk mengakalinya saya libatkan anak-anak saat menyusun menu. Kalo sudah begitu, mereka nggak akan bisa mengelak lagi dengan alasan tidak berselera karena mereka sendiri yang menyusun menunya. 

Selera makan anak-anak suka berubah-ubah. Dulu mereka paling suka makan makanan frozen, seperti sosis, nugget atau kulit ayam crispy tapi sekarang selera mereka berubah. Mereka lebih suka makanan berkuah atau sayur. Ya, sekarang sih kadang-kadang masih suka makan makanan frozen, tapi sudah tidak sesering dulu. 

Saya punya beberapa menu yang praktis untuk buka dan sahur nih. Siapa tahu, kalian mau mencobanya. Sila simak, beberapa menu andalan saya untuk buka dan sahur di bawah ini, ya!

Pecel Sayur


Siapa yang tak kenal sajian yang berasal dari campuran sayur-sayuran ini. Masakan ini sering juga disebut "javanesse salad". Penyajiannya juga praktis banget, kita cuma perlu merebus sayurannya sebentar lalu menyiapkan bumbu kacangnya. Biasanya sih, saya beli bumbunya di pasar. Jadi tinggal mengencerkannya dengan air saja. Praktis, kaaa? Hihi. 

Tapi kalo mau bikin sendiri sih bisa juga ya. Siapkan saja 250 gram kacang tanah. Goreng hingga berubah warna (jangan sampai gosong ya. Kalo gosong bumbunya bakalan pahit). Siapkan bumbu-bumbu seperti bawang putih, sedikit kencur, cabai merah/ rawit, daun jeruk, gula jawa dan garam. Semuanya diuleg sampai halus ya. Kalian juga bisa bikin bumbu pecelnya sekalian banyak dan disimpan dalam wadah tertutup. Bumbu pecel ini bisa awet dalam beberapa minggu. Kalo di tempat saya sih nggak bakalan awet, karena bisa langsung habis dicemilin atau kalo nggak buat nemenin makan kerupuk. Hihi. Selamat mencoba, ya!

Telor Ceplok Bumbu Kecap


Menu praktis lainnya yang jadi favorit banyak orang adalah telor ceplok bumbu kecap ini. Waktu memasaknya juga cenderung cepat. Buat ibu-ibu yang tiap pagi harus buru-buru nyiapin sarapan, menu ini sangat cocok untuk disajikan. 

Bumbu-bumbunya juga sederhana. Kita hanya perlu bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai hijau dan sedikit cabai rawit jika suka citarasa pedas. Boleh juga ditambahkan tomat sebagai pelengkap. 

Cara membuatnya mudah sekali. Goreng telur satu per satu menjadi telur mata sapi atau telur ceplok. Di wajan lain, panaskan 3 sendok makan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, lalu tambahkan irisan cabai, tumis hingga layu. Masukkan 200 ml air, tambahkan kecap, gula dan garam secukupnya. Masukkan telur ceplok jika air sudah mendidih. Biarkan hingga air menyusut, koreksi rasa. Tuh, gampang dan poraktis banget kan. Kita bisa menyantapnya dengan lalap daun selada atau timun. Hmm..yummy.

Gyeran Mari (Telur Dadar ala Korea)


Menu praktis lain yang juga mudah untuk dibuat adalah telur dadar isi sayuran yang dalam bahasa Korea sering disebut Gyeran Mari. Gyeran mari atau telur dadar ala Korea ini hanya butuh bahan dasar berupa telur saja. Kita juga bisa menambahkan sayur untuk melatih anak-anak agar suka makan sayur.

Bahan yang diperlukan antara lain 3 buah telur, garam secukupnya, merica secukupnya, daun bawang, wortel dipotong dadu kecil, kaldu bubuk (jika suka). Cara membuatnya cukup mudah. Panaskan wajan anti lengket dengan api kecil. Beri 1 sendok teh minyak dan ratakan dengan kuas masak atau tisu dapur. Setelah wajan panas, masukkan setengah bagian kocokan telur, tunggu hingga setengah matang. Saat bagian atas telur masih basah, taburkan wortel dan daun bawang, lalu gulung hingga padat. Sisihkan di pinggir wajan. Tuangkan sisa kocokan telur di sisi wajan yang masih kosong, tunggu hingga setengah matang. 

Ambil gulungan dadar berisi wortel dan balut dengan telur dadar yang sudah setengah matang. Gulung lagi.Bolak-balik gulungan dadar hingga matang, namun jangan terlalu lama agar permukaan dadar gulung tidak kering. Angkat, tunggu hingga agak dingin lalu iris sesuai selera. Saya yakin, anak-anak akan semangat sarapan pagi dengan menu ini. 

Pindang Cabe Ijo


Ssstt, pindang cabe ijo ini salah satu favorit keluarga saya loh. Kalo saya masak ini, bisa dipastikan saya bakalan masak nasi berkali-kali, saking larisnya. Sepintas cara masaknya terlihat ribet, tapi ternyata enggak loh. Caranya gampang banget. 

Pertama, goreng ikan pindang salem (bisa ikan pindang jenis apapun, sih) setelah dibersihkan sebelumnya hingga garing. Sambil menggoreng ikan pindang, kita bisa siapin bumbu-bumbunya yaitu bawang merah, bawang putih (semuanya diiris halus), cabe ijo, cabe rawit dan tomat. 

Kalau ikan pindangnya sudah digoreng semua, tumis bumbu-bumbunya. Tumis duo bawang hingga harum, tambahkan cabe ijo, tumis hingga layu. Masukkan air secukupnya, tambahkan gula pasir, garam, kecap. Masukkan ikan pindang goreng, tambahkan tomat. Masak hingga air menyusut. Koreksi rasa. Pindang cabe ijo ini cocok dinikmati bersama nasi hangat. 

Orek Tempe


Menu berikut ini kayaknya menu sejuta umat ya. Dimana-mana menu ini selalu ada dan semuanya suka. Cara membuatnya juga mudah. Cukup ditumis-tumis saja sebentar, udah. 

Caranya potong tempe seseuai selera, potong dadu boleh, potong memanjang juga boleh. Goreng tempe yang sudah dipotong sebentar saja. Tumis duo bawang hingga harum, masukkan irisan cabe (merah, hijau, rawit), tumis hingga layu. Masukkan tempe yang sudah digoreng, aduk rata. Tambahkan gula, garam, kecap dan sedikit air. Aduk hingga bumbu tercampur rata. Koreksi rasa, sajikan hangat-hangat. 

Nah, kelima menu ini praktis sekali disajikan untuk menu sarapan karena waktu memasaknya yang singkat dan persiapannya yang cepat. Sebenarnya masih banyak banget menu-menu praktis lain yang bisa dibuat untuk sehari-hari, nanti saya kumpulin lagi deh yah. 

Selamat mencoba menu praktisnya. 


Ulang Tahun Kemerdekaan ke 75, Apa Kabar Indonesia?



Dear friends,

Sudah enam bulan lamanya masyarakat Indonesia menghadapi situasi berat akibat wabah covid-19. Situasi yang menakutkan dan mencemaskan sehingga selama itu pula masyarakat melakukan upaya untuk menghindari terkena virus corona. Sudah banyak korban berjatuhan akibat covid-19 hingga hari Jum'at (14/08/2020) ini di Indonesia sebanyak 135.123 kasus positif corona, 6.021 orang meninggal dunia dan 87.558 pasien sembuh.

Kita begitu babak belur dihajar pandemi pada awal kuartal kedua tahun 2020. Dikagetkan dengan kemunculan wabah corona yang akhirnya melumpuhkan sektor-sektor kehidupan. Membuat semua orang harus beradaptasi secepat kilat dan memulihkan diri dari keterkejutan.

Sejak diumumkan adanya warga yang terpapar virus awal Maret lalu, korban positif virus jumlahnya semakin bertambah.  Sementara itu ketersediaan rumah sakit dan tenaga medis serta alat pendukung kesehatan seperti pakaian APD dan ventilator sangat minim. Hal ini menunjukkan ketidaksiapan pemerintah dalam menghadapi pandemi ini. 

Merayakan Kemerdekaan di Tengah Pandemi



Pandemi memang mengubah kehidupan kita secara drastis. Perkantoran mulai menerapkan kebijakan bekerja dari rumah. Aktivitas belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara untuk dialihkan dalam kelas daring. Siswa menyimak pembelajaran dari layar gadget mereka. Aktivitas ibadah dijalani secara personal dan dilakukan di ruang-ruang privat. Rumah menjadi pusat kegiatan selama wabah belum teratasi.

Kita lantas dihantui kecemasan berlebih karena ruang gerak dibatasi. Hanya berkutat di rumah atau keluar sesekali untuk urusan yang urgent saja. Kondisi ini tentu saja memunculkan kecemasan. Ya wajar aja sih, hal ini terjadi ketika kita dihadapkan pada ketidakpastian, seperti pandemi saat ini.

Yang kita tahu sekarang, pandemi ini nyata dan menyeramkan. Sudah banyak sekali korban berjatuhan, entah dari masyarakat sipil, tenaga kesehatan, maupun pejabat publik. Ini menggambarkan bahwa virus Covid-19 ini tidak pandang bulu. Ia tidak memilih target sasarannya. Ia memaksa kita meningkatkan kewaspadaan dan semakin menjaga kesehatan. Ia juga menyadarkan kita untuk lebih memerhatikan kondisi orang-orang sekeliling.

Berada di rumah terus menerus bisa memicu munculnya sindrom cabin fever dan itu berpotensi dialami orang-orang terdekat dan diri sendiri. Sindrom ini menyebabkan kita jadi rentan stress, mudah marah, fungsi konsentrasi menurun, dan dihinggapi perasaan negatif lainnya. Padahal kondisi mental yang baik adalah awal mula dari kesehatan fisik yang baik.

Dengan dukungan dari orang terkasih, harapannya kondisi cabin fever teratasi. Sebagai individu akan semakin merasa kehadirannya ada di mata orang lain. Supaya kita tidak sendirian menghadapi pandemi yang begitu melelahkan ini. Pandemi yang menguras energi dan menyita kewarasan kita.

Mendefinisikan Ulang Arti Kemerdekaan

Kemudian, apakah kita perlu mendefinisikan ulang makna kemerdekaan ketika pandemi seperti sekarang? Jika merdeka diartikan sebagai kebebasan, berarti saat ini kita tengah terpenjara. Terkungkung dalam ruang gerak yang sempit dan tidak memiliki keleluasaan. Untuk melakukan hal-hal yang kita senangi sekalipun, rasanya sulit sekali saat pandemi ini.

Tanggal 17 Agustus 2020 ini untuk pertama kalinya kita akan merayakan HUT Kemerdekaan RI yang ke 75 di tengah pandemi. Kita merayakan kemerdekaan tapi dalam kondisi tidak merdeka, dalam artian tidak bebas merayakannya seperti tahun-tahun lalu. Tahun ini tidak akan ada pawai, lomba-lomba yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Tahun ini kita akan merayakan hari kemerdekaan di rumah saja.

Pandemi memang mengorbankan banyak hal dari hidup kita, termasuk kemerdekaan diri. Seperti harus lebih menahan diri untuk melakukan transaksi pembelian. Lebih mengerem untuk belanja barang yang tidak dibutuhkan, agar uangnya bisa dialokasikan sebagai tabungan atau dana darurat. Penyebabnya lagi-lagi adalah, kita tak pernah tahu sampai kapan pandemi ini berlangsung. Jadi semestinya, kita bersiap atas kemungkinan terburuk dengan merencanakan segalanya secara matang. Termasuk, siaga secara finansial.



Namun kesempatan ini tidak bisa dinikmati oleh semua masyarakat. Masih ada yang harus banting tulang lebih keras untuk sekadar memastikan hari ini bisa makan cukup. Mereka adalah para pekerja harian yang tidak menggantungkan hidup mereka dari gaji bulanan.

Dari sinilah kita akhirnya memahami bahwa merdeka di masa pandemi adalah ketika kita masih diberikan kesempatan bernapas tanpa menyandang status sebagai pasien Covid-19. Merdeka adalah saat kita dikelilingi orang-orang terkasih yang masih sehat selama pandemi. Orang-orang yang saling dan selalu mendukung serta menguatkan di kondisi sulit sekalipun.

Merdeka di saat pandemi juga bisa dimaknai tentang bagaimana hidup kita bisa berjalan dengan tenang karena tidak ada kesulitan berarti saat harus beli kuota internet untuk kerja dari rumah. Masih punya cadangan dana dan tetap punya penghasilan tetap yang tidak berkurang sedikit pun. Jika semua itu masih ada pada diri kita, artinya kita bisa sedikit lega dan merdeka menghadapi pandemi.

Lantas siapa yang bisa menjamin bahwa kemerdekaan seperti itu bisa dinikmati utuh oleh semua rakyat kala pandemi? Masih terdengar berita masyarakat kesulitan mengakses sinyal untuk belajar daring. Masing tersiar kabar bahwa banyak siswa yang tidak memiliki gadget untuk mendukung belajar daring. Banyak juga yang akhirnya memulai usaha baru demi menggerakkan roda perekonomi an keluarga, setelah kehilangan mata pencaharian.

Kita yang sudah merdeka, sudah sewajarnya turut membantu mengentaskan warga lain yang masih terpuruk akibat pandemi. Kita yang mampu memandang pandemi sebagai waktu luang baru untuk menambah kemampuan atau hobi baru, ada baiknya menularkan semangat positif kepada lainnya. Karena tidak semua orang bisa mengalihkan dan menepis energi negatif menjadi sebuah aktivitas yang bermanfaat.

Yuk, kita sebarkan semangat pada orang lain agar tetap semangat menjalani hidup meski di tengah pandemi. Namun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan, agar kita segera merdeka dari pandemi.





Resolusi


Dear friends,

Apa kabar resolusi? Tahun 2020 sudah kita lalui hampir 8 bulan lamanya. Apa kabar resolusimu? Sudahkah dijalankan sesuai keinginan? Bagaimana dengan saya sendiri?

Bisa dibilang resolusi yang saya susun tahun ini ada yang sedang dijalankan ada juga yang harus tertunda karena pandemi.

Meski begitu saya nggak mau buru-buru mengatakan kalo resolusi saya tahun ini gagal. Saya tetap harus mengejarnya, meski dengan langkah yang lebih lambat.

Pelan-pelan tapi pasti.

Saya terus meyakinkan diri saya sendiri bahwa semua resolusi saya pasti akan tercapai. Saya memiliki keinginan yang harus saya wujudkan di 2020 ini.

Saya tulis semuanya di jurnal yang saya miliki. Write them down.

Kenapa penting untuk menuliskannya?

Karena bagi saya, ini semacam MOU dengan diri sendiri untuk memenuhi keinginan tersebut secara oficial

Alasan lainnya adalah supaya tidak “melanggar” apa yang sudah saya tuliskan sendiri karena saya tahu kalau saya sangat lemah. Alasan untuk menunda dan tidak punya waktu sering muncul di depan pintu yang menghalang resolusi saya berjalan.

dokpri. Tulisan ini sengaja saya tempel di depan meja kerja saya
Kertas bertuliskan wishlist/ resolusi ini sengaja saya tempelkan di depan meja kerja saya, agar bisa selalu saya baca dan saya jadikan afirmasi bagi diri sendiri. Keliatan muluk-muluk ya?

Biarin aja, toh mimpi itu gratis.

So, what do you want in 2020?

Coba untuk menuliskannya.

Saya yakin, sesuatu yang diafirmasi secara positif akan menghasilkan sesuatu yang positif juga. Keyakinan ini yang membuat saya dan suami saat ini berhasil mewujudkan setidaknya satu dari wishlist tahun ini.

Sudah hampir 3 bulan ini saya dan suami bertekad merampungkan bangunan di sebelah yang tadinya direncanakan untuk garasi. Tapi, di tengah jalan, kami berubah rencana. Kami ingin membuat sebuah tempat usaha di rumah, semacam toko gitu. Mau dibikin toko apa, kami belum ada ide. Yang penting bangunannya jadi dulu. Kini, bangunannya sudah jadi sekitar 80%. Tinggal pasang keramik dan mengecat dindingnya.

Alhamdulillah.

Saatnya mengejar resolusi yang lain.

Dunia tidak perlu tahu, mungkin cukup kita sendiri yang tahu. Setidaknya ini bisa menjadi pilihan yang lebih menarik daripada tidak punya resolusi dan go with the flow.